Sabtu, 10 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Survei LSI Denny JA, Partai Berbasis Islam Meredup di Pemilu 2024

Oleh Fajar Aditya Kusuma
Sabtu, 18 Mar 2023 16:26 WIB
Rubrik Nasional
Survei LSI Denny JA, Partai Berbasis Islam Meredup di Pemilu 2024

Peneliti Senior LSI Denny JA Ade Mulyana saat pemaparan hasil survei di Kantornya, Jakarta Timur, Jumat (17/3). (RM)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA – Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyatakan, pada Pemilu 2024, partai berbasis Islam secara keseluruhan potensial dukungannya meredup. Bahkan, partai berbasis Islam dalam pemilu tahun depan itu potensial memperoleh dukungan paling kecil sepanjang sejarah pemilu di Indonesia, sejak era Reformasi (1999-2024), ditambah pemilu 1955.

Pemilu era Orde Baru tidak dimasukkan ke dalam kategori pemilu bebas karena partai peserta pemilu hanya dibatasi menjadi 3 partai politik yang itu-itu saja.

“Walau pemilih Indonesia 87 persen muslim, partai berbasis Islam tidak pernah menang pemilu bebas, bahkan mengecil,” kata Peneliti Senior LSI Denny JA Ade Mulyana saat pemaparan hasil survei di Kantornya, Jakarta Timur, Jumat (17/3).

Salah satunya, penyebabnya, kata Ade, karena depolitisasi Islam yang berhasil di era Orde Baru melalui azas tunggal Pancasila dan P4. Di samping itu juga disebabkan oleh kurangnya inovasi partai politik berbasis Islam di era Reformasi.

Penyebab berikutnya, absennya capres berlatar belakang santri yang kuat. Padahal capres yang kuat menarik partainya kuat pula. Sejak Pilpres pilihan langsung 2004, tidak ada capres yang kuat yang berlatar belakang politik Islam.

Bahkan Amien Rais yang populer sebagai tokoh reformasi di tahun 2004, sudah tersisih di putaran pertama.

Baca Juga: 1 Januari 2027, Guru PPPK Paruh Waktu Otomatis Jadi PPPK Penuh Waktu

“Setelah pemilu presiden 2004, praktis tak ada capres berlatar politik Islam yang berhasil bahkan hanya untuk maju secara sah sebagai kandidat presiden. Sedangkan partai terbuka/nasionalis memiliki capres yang kuat untuk mengangkat partai,” tuturnya.

Ade memaparkan, lebih dari 50 persen publik memandang partai yang berbasis Islam yaitu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelombang Rakyat (Gelora), dan Partai Ummat (PU).

BeritaTerbaru

1 Januari 2027, Guru PPPK Paruh Waktu Otomatis Jadi PPPK Penuh Waktu

1 Januari 2027, Guru PPPK Paruh Waktu Otomatis Jadi PPPK Penuh Waktu

Jumat, 9 Okt 2026 08:50 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya

Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya

Jumat, 9 Okt 2026 08:22 WIB
Dasco: Perpres Perlindungan Ekosistem Ojol Resmi Dirilis

Dasco: Perpres Perlindungan Ekosistem Ojol Resmi Dirilis

Kamis, 8 Okt 2026 20:22 WIB
Mulai Tahun 2027, Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis

Mulai Tahun 2027, Kenaikan Kelas Tak Lagi Otomatis

Kamis, 8 Okt 2026 18:52 WIB

Lebih dari 50 persen publik memandang partai yang berbasis terbuka/nasionalis yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Golkar (Golkar), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Demokrat, Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Persatuan Indonesia Raya (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA), Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda), Partai Buruh, dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).

“Total 38.9 persen dari peserta pemilu 2024 dinilai berbasis Islam. Dari sisi jumlah partai, partai berbasis Islam sudah minoritas,” tuturnya.

Dari tiga partai papan atas atau partai dengan dukungan di atas 10 persen, tidak ada partai berbasis Islam. Persentase partai berbasis Islam di partai papan atas nol.

Partai papan atas, pertama ditempati PDI Perjuangan dengan dukungan sebesar 22.7 persen. Kedua Golkar dengan 13.8 persen, ketiga Gerindra dengan 11.2 persen. Dari partai papan tengah, partai dengan dukungan 4 persen sampai 10 persen, partai berbasis Islam ada dua partai, yaitu PKB dan PKS.

Baca Juga: Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 9 Oktober, Cek Lokasinya

Persentase partai berbasis Islam di partai papan tengah adalah 50 persen. Partai papan tengah ini terdapat empat partai. PKB paling tinggi dengan dukungan 8,0 persen. Diikuti oleh Partai Demokrat dengan dukungan sebesar 5,0 persen, kemudian PKS dengan dukungan 4,9 persen, dan Partai NasDem dengan dukungan 4,4 persen.

“Capaian tertinggi partai berbasis Islam hanya di posisi papan tengah saja,” sebutnya.

Dari partai papan bawah, partai dengan dukungan 1 persen sampai 4 persen, partai berbasis Islam ada dua yaitu PPP dan PAN. Persentase partai berbasis Islam di partai papan bawah adalah 66,7 persen.

Partai papan bawah ini, terdapat tiga partai yakni Perindo paling tinggi dengan dukungan 2,8 persen, disusul oleh PPP dengan dukungan 2,1 persen, dan PAN dengan dukungan 1,9 persen.

Dalam urutan partai kecil, yang punya dukungan 1-4 persen, didominasi oleh partai berbasiskan Islam. Dari partai nol koma, partai dengan dukungan dibawah 1 persen, partai berbasis Islam terdapat tiga partai yaitu, PBB, Partai Ummat, dan Gelora.

Persentase partai berbasis Islam di partai nol koma adalah 37,5 persen. Partai nol koma ini terdapat delapan partai, yaitu PSI dengan dukungan 0,5 persen, PBB dengan dukungan 0,3 persen, Garuda dengan dukungan 0,3 persen, Ummat dengan dukungan 0,3 persen. Lalu Hanura dengan dukungan 0,1 persen, Buruh dengan dukungan 0,1 persen, Gelora dengan dukungan 0,1 persen, dan PKN dengan dukungan 0,1 persen.

Dipaparkan Ade, setahun sebelum pemilu legislatif 2024, partai berbasis Islam sebanyak 17.6 persen. Partai berbasis terbuka/nasionalis sebesar 61 persen. Jika dibuat dalam perbandingan, maka dukungan partai berbasis Islam dengan dukungan partai berbasis terbuka/nasional 1 berbanding 3.5.

“Artinya dalam Pemilu 2024, total dukungan atas partai berbasis Islam potensial terkecil sepanjang sejarah pemilu bebas di Indonesia,” pungkasnya.

Data dan analisa didasarkan pada survei nasional pada tanggal 04-15 Januari 2023 dan riset kualitatif. Survei nasional menggunakan 1200 responden di 34 Provinsi di Indonesia. Wawancara dilaksanakan secara tatap muka (face to face interview).

Margin of error (Moe) survei ini adalah sebesar +/- 2.9 persen. Riset kualitatif dilakukan dengan analis media, Focus Group Discussion (FGD), dan indepth interview. (rm)

ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Komnas HAM Bongkar Tujuh Masalah MBG
Nasional

Komnas HAM Bongkar Tujuh Masalah MBG

Kamis, 8 Okt 2026 18:50 WIB
Pemerintah Subsidi Biaya Haji 2027 Rp 3,2 Juta, Jamaah Lunasi Rata-Rata Rp 23 juta
Nasional

Pemerintah Subsidi Biaya Haji 2027 Rp 3,2 Juta, Jamaah Lunasi Rata-Rata Rp 23 juta

Kamis, 8 Okt 2026 08:37 WIB
Mantan Bupati Kukar Rita Widyasari Ingin Kasus TPPU Lekas Tuntas
Nasional

Mantan Bupati Kukar Rita Widyasari Ingin Kasus TPPU Lekas Tuntas

Kamis, 8 Okt 2026 08:12 WIB
Nusron Wahid Tak Hadiri Pemanggilan KPK
Nasional

Nusron Wahid Tak Hadiri Pemanggilan KPK

Kamis, 8 Okt 2026 08:08 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Senin 31 Agustus, Ada di 5 Lokasi
Nasional

Layanan SIM Keliling Jakarta Kamis 8 Oktober, Cek Lokasinya

Kamis, 8 Okt 2026 07:54 WIB
Mantan Jampidsus Febrie Didakwa Terima Rp346,7 M dan US$440.990
Nasional

Mantan Jampidsus Febrie Didakwa Terima Rp346,7 M dan US$440.990

Rabu, 7 Okt 2026 18:48 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

Ribuan Hektare Lahan Pertanian Menyusut, Pemprov Lakukan Pengamanan

Ribuan Hektare Lahan Pertanian Menyusut, Pemprov Lakukan Pengamanan

Selasa, 6 Okt 2026 11:19 WIB
Kepala Bapenda Banten, Berly Rizki Natakusumah. (ISTIMEWA)

Bapenda Banten Hitung Ulang Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor

Jumat, 9 Okt 2026 11:07 WIB
Kepala Dishub Kabupaten Serang, Beny Yuarsa. (ISTIMEWA)

Kebutuhan Lampu PJU di Kabupaten Serang Capai 24 Ribu Titik

Senin, 5 Okt 2026 15:43 WIB
Asah Kompetensi Keselamatan Berkendara, Guru dan Siswa Berlaga di Cari_Aman Academy Bootcamp

Asah Kompetensi Keselamatan Berkendara, Guru dan Siswa Berlaga di Cari_Aman Academy Bootcamp

Rabu, 7 Okt 2026 18:05 WIB
Audi Marissa Mendadak Batal Rujuk dengan Anthony Xie, Begini Kata Pihak Pengadilan

Audi Marissa Mendadak Batal Rujuk dengan Anthony Xie, Begini Kata Pihak Pengadilan

Kamis, 8 Okt 2026 17:01 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.