SATELITNEWS.COM, CIKUPA – diduga adanya korlseting listrik pada kendaraan roda empat, dua minibus dan lapak limbah plastik di Telaga Sari RT 04/RW05, Desa Telaga Sari, Kecamatan Cikupa, ludes terbakar, Rabu (29/3) siang.
Salah satu warga sekitar bernama, Wawan mengatakan, awal mula terjadinya kebakaran, ketika ada api didekat mobil minibus Suzuki R3 yang terparkir dekat lapak limbah. Lalu, api tersebut sangat cepat merambat ke lapak limbah plastik milik Hamami.
“Awalnya ada api disekat mobil R3, lalu tersebut cepat sekali merambat, mungkin karena disekutar banyak plastik yang sangat mudah terbakar,” kata Wawan kepada Satelit News, Rabu (29/3).
Lanjut Wawan, melihat api yang membesar, pegawai lapak dan warga sekitar langsung berbondong-bondong membawa air, mencoba untuk memadamkan api. Selain itu, pengelola limbah juga langsung menghubungi pihak Damkar pada BPBD.
“Kami panik, tapi sempat mencoba untuk memadamkan api. Sambil menunggu Damkar tiba,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat mengatakan, setelah mendapatkan informasi adanya kebakaran di sebuah lapak limbah plastik, yang membakar dua unit mobil beserta sebuah lapak limbah, personil damkar langsung diterjunkan ke lokasi.
Baca Juga: Sambut HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, EcoSuLe Siap Tebar 10.000 Liter Eco Enzyme di Sungai
“Kita mendapat laporan sekitar pukul 13.03 WIB. Kemudian tim langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penanganan,” kata Ujat.
Untuk menjinakan api yang berkobar dengan ganas, serta menyelimuti dua unit minibus dan lapak limbah plastik tersebut, BPBD menerjunkan tiga unit pemadam yang terdiri dari Mako 00, Unit Pos Tigaraksa, dan Pos Pasar Kemis dilengkapi dengan 16 anggota personilnya.
“Tak berselang lama, api tersebut berhasil dipadamkan dengan kurun waktu selama setengah jam lebih. Kemudian, sebelum meninggalkan lokasi, anggota pun melakukan proses pendinginan di sekitar lokasi,” jelasnya.
Ujat menduga, kebakaran yang menghanguskan lapak limbah dan dua unit mobil milik warga itu, disebabkan oleh adanya korlseting listrik pada kendaraan roda empat Suzuki R3 tersebut.
Menurut Ujat, tidak ada korban luka ataupun jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Hanya saja, kerugian materil yang diderita pemilik lapak dan mobil ditaksir mencapai Rp 600 juta.
“Taksiran kerugian mencapai Rp600 juta. Namun masih beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa ataupun luka,” mantapp. (alfian/aditya)
Baca Juga: Pelaku Pelecehan di Cipondoh Tak Kunjung Tertangkap, Keseriusan Polisi Dipertanyakan





















