SATELITNEWS.COM, SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Serang tahun 2022 meningkat sebesar 5,04 persen, dari target 2,97 persen.
Data tersebut, diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Serang.
”Pertumbuhan ekonomi sudah melebihi target yaitu target 2,97 persen tercapainya 5,04 persen,” ujar Tatu, Jumat (31/3/2023).
Atas peningkatan tersebut, kata Tatu, untuk laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Serang paska pandemi Covid-19 udah kembali normal.
”Ini angka-angka yang kita dapat dari BPS Kabupaten Serang. Mudah-mudahan ke depannya semakin meningkat,” paparnya.
Kemudian untuk Indeks Pembangunan Manusia atau IPM mengalami kenaikan sebesar 67,75 poin dari yang ditargetkan 67,29 poin. Tatu juga memaparkan, untuk tingkat pengangguran di Kabupaten Serang pihaknya bersyukur lantaran mengalami penurunan pada tahun 2022.
Baca Juga: Tahun 2027, Pemkab Serang Gelar Pilkades Serentak di 191 Desa
”Alhamdulilah, turun tahun 2022 mendapatkan nilai 10.61 persen, turun dari yang telah ditargetkan,” ujarnya.
Tatu memastikan, persoalan pengangguran akan terus menjadi fokus Pemda Kabupaten Serang. Sebagaimana diketahui paska pandemi Covid-19 tidak sedikit masyarakat yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja atau PHK. Untuk menanganinya, ada program gabungan yang dilakukan oleh setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
”Jadi dari Disnakertrans, data masyarakat Kabupaten Serang by name by address siapa saja yang terkena PHK, terus meraka diundang ke dalam zoom meeting dan ditanyakan mau apa, ingin usaha apa dan diberikan beberapa pilihan,” ungkapnya.
Ia mencontohkan, ada perusahaan roti menawarkan kerjasama, kemudian kelompok pertanian, hingga budidaya ikan.
“Dengan BPJS Ketenagakerjaan sudah duduk bareng, untuk membuat program bersama untuk para pencari kerja atau karyawan yang terkena PHK,” pungkasnya. (sidik)
























