SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Sedikitnya 1.735 guru yang lolos dalam seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kota Tangerang mendapat berkah Ramadan. Betapa tidak, Rabu (05/04/2023) siang mereka secara resmi dilantik oleh Wali kota Tangerang Arief R Wismansyah sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Pelantikan juga dihadiri oleh Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin dan Kepala BPKSDM Heryanto. Wali kota Tangerang Arief R Wismansyah meminta dengan resminya para guru menyandang status P3K, diharapkan dapat semakin meningkatkan dedikasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tangerang.
“Anak-anak kita semua harus mampu menjawab tantangan zaman, dan guru harus bisa menjadi panutan bagi mereka,” ujar wali kota saat melantik 1.735 guru P3K di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Wali kota menambahkan, pemerintah terus melakukan reformasi budaya kerja untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas di sektor pendidikan, sehingga membuat para guru harus mau terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Selain guru bertugas memberikan pelajaran kepada murid, namun bapak-ibu juga harus terus belajar meningkatkan kemampuan,” paparnya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang ASN baik P3K maupun PNS memiliki hak dan kewajiban yang sama. Termasuk tambahan tambahan penghasilan. “Begitu juga hak THR, karena memang P3K dan PNS sama hak dan kewajibannya, jadi enggak ada beda, dapatnya sama” ucapnya.
Penegasan itu dia sampaikan lagi saat memberikan briefing kepada anak buahnya tersebut. Dia mengatakan bahwa guru P3K Kota Tangerang mendapat THR. “Jadi nanti bapak ibu para guru P3K dapat THR sama dengan PNS,” katanya seraya disambut tepuk tangan dari para guru P3K yang baru dilantik.
Baca Juga: Wali Kota Tangerang Sachrudin Putuskan PJJ Diperpanjang hingga Jumat
Namun demikian, Jamal mewanti-wanti lantaran hak sama, maka guru P3K juga kewajibannya sama sebagai pegawai pemerintah dengan PNS. “Termasuk menyukseskan program pendidikan di Kota Tangerang, di antaranya bahwa sekolah sekarang diwajibkan untuk memberikan kemampuan berbahasa Inggris kepada siswa serta keterampilan IT. Bahkan di sejumlah sekolah ada namanya Englih Day, jadi dalam satu hari itu diujicoba menggunakan Bahasa Inggris,” terangnya. (made)
























