SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Juventus tumbang 0-1 di markas Sassuolo. Gol tunggal Gregoire Defrel membuat Si Nyonya Tua pulang tanpa poin.
Sassuolo vs Juventus pada laga lanjutan Serie A tersaji di Mapei Stadium, Senin (17/4/2023). Kedua tim bermain imbang tanpa gol di babak pertama.
Sassuolo yang tampil menekan bisa mencetak gol di menit ke-64. Gregoire Defrel mencatatkan namanya di papan skor.
Usaha Juventus mencetak gol penyama kedudukan tak berbuah hasil hingga laga tuntas. Sassuolo menang 1-0.
Hasil ini membuat Sassuolo naik ke urutan 10 dengan 40 poin. Sementara, Juventus tertahan di peringkat ketujuh usai meraih 44 poin.
Pelatih Juventus Massimiliano Allegri kecewa dengan penampilan Juventus. Allegri mengakui Juventus tidak main bagus. Menurutnya, Juventus telat panas dan baru bereaksi setelah kebobolan. “Kami tidak main bagus selama satu jam, lalu bereaksi setelah tamparan dari gol (Sassuolo). Ini pertandingan penting untuk klasemen, tapi ini kekalahan kedua beruntun di Serie A, keduanya di laga tandang,” ujar Allegri kepada DAZN.
“Kami harus berdiri kembali, memperbaiki yang keliru, dan mengambil pendekatan yang berbeda.”
Gol Sassuolo yang diciptakan oleh Gregoire Defrel tak lepas dari kesalahan Nicolo Fagioli. Meski demikian, Allegri menolak untuk mengkambinghitamkan gelandang berusia 22 tahun itu.
“Semua orang melakukan kesalahan, itu adalah sebuah kesalahan, tapi dia tidak bertanggung jawab atas kekalahan ini. Seluruh tim tidak main sesuai standar yang tepat,” kata Allegri.
Dalam laga tersebut, Juventus sebetulnya mampu melepaskan 13 percobaan dengan tiga yang mengarah ke gawang. Lini depan memang menjadi masalah Juventus sepanjang musim ini.
Juventus bahkan cuma mampu mencetak lima gol dalam enam pertandingan terakhirnya. Satu-satunya laga yang tak menghasilkan gol, yaitu melawan Sassuolo.
Kinerja Juventus bahkan dikritik pedas oleh Lapo Elkan, yang merupakan calon pewaris kekayaan dari keluarga Agnelli. Dia menyebut Juventus yang sekarang tak punya masa depan.
Allegri mengaku Juventus baru tampil sip saat mendapat tamparan dari lawan. Namun, dalam dua laga terakhir di liga malah harus kalah. “Kami tidak bermain bagus selama satu jam, kemudian bereaksi setelah tamparan di depan gawang.Itu adalah pertandingan penting untuk klasemen, tapi itu adalah kekalahan kedua berturut-turut di Serie A, keduanya di laga tandang,” kata Allegri kepada DAZN.
Di sisi lain, penampilan buruk di laga itu mendapat cibiran dari anggota Keluarga Agnelli. Lapo Elkann, yang merupakan adik John Elkann dan sepupu Andrea Agnelli, memberi kritikan pedas lewat media sosialnya usai laga tersebut. Ia tampak kesal melihat penampilan Dusan Vlahovic dkk yang tak seusai harapan. “Bukannya kalian tak bisa berbuat lebih baik, tapi memang seharusnya kalian tampil lebih baik. Kalian harusnya malu,” cuit Elkann usai laga.
Pria 45 tahun itu juga mengomentari analisis jurnalis senior Italia, Maurizio Pistocchi yang memberikan pandangannya di media sosial. Juventus dinilai “tampil minim ide dan minim kualitas”.
Tak cuma itu, Pistocchi juga menulis “Sassuolo sudah selayaknya menang” dan “jika terus main seperti ini, Juventus tak punya masa depan.
”Saya sepakat,” balas Elkann, menanggapi cuitan Pistocchi. (dm)