SATELITNEWS.COM, SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, akan mengevaluasi kinerja di internalnya atas Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2022. Karena masih terdapat catatan, yang harus ditindaklanjuti.
Hal itu, diungkapkan Bupati Tatu saat ditemui usai menggelar rapat Paripurna Penyampaian Keputusan DPRD, tentang rekomendasi DPRD Kabupaten Serang atas LKPJ Bupati Serang tahun anggaran 2022, Kamis (27/4/2023).
“Penyampaian rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Pemda Kabupaten Serang Alhamdulillah direkomendasikan baik, tetapi masih ada catatan yang itu menjadi evaluasi,” kata Tatu.
Dengan adanya catatan tersebut, lanjut Tatu pihaknya ada rapat evaluasi internal terhadap capaian yang belum dicapai secara maksimal. Salah satunya adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Kalau pertumbuhan ekonomi kan sudah cukup bagus yah di Kabupaten Serang, kemudian IPM ada kenaikan, kita sih pengennya IPM ada kenaikan signifikan tapi sulit sekali, kita sudah mendiskusikan dengan BPS berkaitan dengan indikator dukungannya,” ujarnya
Sedangkan terkait laju pertumbuhan ekonomi, kata Tatu, setelah pandemi pihaknya menargetkan 2,9 persen, naik menjadi 5,04 persen, selanjutnya adalah tingkat kemiskinan mengalami kenaikan.
Baca Juga: Beredar ‘Iuran Alumni’ di Wisuda Faletehan, IKAFA Klarifikasi
“Tingkat kemiskinan ini target kita 4,22 persen dan di 2022 naik menjadi 4,96 persen, nah ini hasil evaluasi kita ini paska pandemi covid belum pulih secara normal, karena memang di pandemi ini bukan hanya industrial besar tetapi juga ekonomi menengah juga terdampak,” tuturnya.
Kemudian yang lainnya, berkaitan dengan pengangguran terbuka dibawah yang ditargetkan.
“Tetapi ini juga kita tidak berpuas diri, supaya masyarakat Kabupaten Serang tidak hanya tujuannya bekerja di industri tetapi mereka bisa membentuk kelompok usaha kecil menengah,” katanya.
Tatu mengungkapkan agar target target yang telah ditetap tercapai semua, pihaknya mendorong terhadap OPD terkait agar membuat program, seperti pemulihan ekonomi. Dan program itu akan dimonitor terus.
Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum mengklaim, berdasarkan hasil pengukuran indikator sasaran LKPJ Akhir tahun 2022 sangat baik.
“DPRD memberikan rekomendasi kepada Pemda yang tertuang dalam surat keputusan DPRD, dari penilaian kinerja selama satu tahun ini kami memberikan apresiasi atas keberhasilan keberhasilan tersebut,” pungkasnya. (sidik)
Baca Juga: Terkendala SK, Anggaran Karang Taruna Kabupaten Serang Rp500 Juta Tersendat
























