Minggu, 13 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

6 Tahun Kasus Kematian Calon Bidan di Lebak Belum Ada Titik Terang

Oleh Made Nusantara
Senin, 5 Jun 2023 18:09 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Kabupaten Lebak
6 Tahun Kasus Kematian Calon Bidan di Lebak Belum Ada Titik Terang

KETERANGAN PERS: Amas dan Yuyu orangtua dari Alm Ayu Oktaviani saat menggelar konferensi pers di salah satu rumah makan di Kecamatan Rangkasbitung. Pihak keluarga mempertanyakan pengungkapan kasus kematian putri tersebut, Senin (05/06/2023). MULYANA/SATELIT NEWS.COM

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, LEBAK—6 tahun sudah Ayu Oktaviani mahasiswi Kebidanan Latansa Mashiro Rangkasbitung meninggalkan keluarga dan teman-temanya. Namun sayang, kematian putri dari pasangan Amas (51) dan Yuyu (45) warga Kampung Juara Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, hingga kini kasusnya mandek tanpa kejelasan dari pihak kepolisian.

Ayu Oktaviani saat itu yang masih berstatus mahasiswi semester IV Akademi Kebidanan (Akbid) La Tansa Mashiro Rangkasbitung kala ditemukan tewas mengambang di Sungai Ciujung tepatnya di Kampung Batu Rambang, Desa Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak pada Jumat 24 Bulan Maret 2017 silam. Polisi yang menangani kasus kematian calon bidan tersebut tak berujung memberikan kabar baik apa yang menjadi motif tewasnya gadis cantik anak pertama dari dua saudara pasangan Amas dan Yuyu tersebut hingga saat ini (2023).

“Kami (sekeluarga) dari sejak kepergian Ayu Oktaviani hanya diminta sabar dan berdoa oleh kepolisian. Namun kami juga mempertanyakan keseriusan polisi dalam mengungkap kasus kematian anak tercinta kami (Ayu Oktaviani),” kata Yayu didampingi kuasa hukumnya saat menggelar konferensi pers di salah satu rumah makan di Kecamatan Rangkasbitung, Senin (5/6/2023).

Kesabaran yang terus ditanamkan oleh keluarga rupanya sudah tak terbendung. Sebab kematian Ayu Oktaviani diyakini bukan karena murni tenggelam seperti kabar yang beredar kala itu. Namun, pihak keluarga meyakini kematian anak pertamanya tersebut diduga ada indikasi pembunuhan. “Hasil visum yang kami terima tidak ada air yang merendam paru-paru anak saya (Ayu Oktaviani). Biasanya kalau mati tenggelam dia banyak minum sehingga paru-parunya dipenuhi air. Tapi ini tidak,” kata Yuyu.

Sebelum ditemukan meninggal dengan kondisi mengambang di sungai Ciujung, menurut keterangan security, Ayu Octaviani itu minta izin keluar dengan alasan ke ATM.  Yuyu menduga ada yang menjemput yakni orang Ayu (pacar), namun ia enggan menyebutkan siapa nama pacarnya tersebut, namun ia menyebut pacarnya tersebut seorang anggota polisi. Tidak ada tanda-tanda mencurigakan karena sebelum ditemukan tewas, Ayu meminta dijemput untuk pulang sementara ibunya tak bisa karena kondisi sudah larut malam.

“Jadi malam itu, saya dapat telepon dari pacarnya bahwa ayu ada pulang gak, dan bilang pacarnya itu kalau pulang jangan dimarahin. Tapi tahu siapa yang menjemput,” imbuhnya. “Saya harap kepolisian bisa segera menuntaskan kasus kematian anak kami, jangan mandek seperti ini tanpa ada kejelasan,” timpalnya.

Baca Juga: Polres Lebak Siagakan Satgas Karhutla

Kuasa hukum keluarga Alm Ayu Oktaviani Asep dan Yayan Sumaryono menyebut, kematian Ayu Oktaviani bukan kelalaian melainkan adanya dugaan pembunuhan. Sebab, hasil visum tidak ditemukan tumpukan air di dalam paru-paru. Kuasa hukum menyebut ungkap kasus kematian calon bidang di Latansa itu mandek tanpa ada kejelasan.

“Keluarga korban meminta kepolisian menuntaskan kasus tewasnya Alm Ayu Oktaviani. Pihak keluarga mempertanyakan gelar perkara ungkap kasus Alm Ayu dari tahun 2017 hingga saat ini belum menemukan titik terang dan terkesan mandek tanpa kejelasan,” katanya. “Kasus ini sudah enam tahun, Polres Lebak kemana aja?” timpal keduanya. Hingga berita ini dimuat, Satelit News.Com belum mendapat konfirmasi dari pihak Polres Lebak. (mulyana)

BeritaTerbaru

Pabrik Pengolahan Karet di Batuceper Kebakaran, Petugas BPBD Kesulitan Air

Pabrik Pengolahan Karet di Batuceper Kebakaran, Petugas BPBD Kesulitan Air

Minggu, 13 Sep 2026 20:23 WIB
Aleksa Andrejic Bawa Persita Kalahkan Java United

Aleksa Andrejic Bawa Persita Kalahkan Java United

Minggu, 13 Sep 2026 19:31 WIB
Kepala BKD Banten, Ai Dewi Suzana. (ISTIMEWA)

Tiga Jabatan Eselon II Masih Kosong, Pemprov Lakukan Pemetaan Pegawai

Minggu, 13 Sep 2026 19:10 WIB
POTO BERSAMA : Gubernur Banten poto bersama dengan anak SMK di Pandeglang. Saat ini, Pemprov Banten tengah melakukan evaluasi terhadap penjurusan mata pelajaran di SMK agar sesuai dengan kebutuhan lapangan pekerjaan.(DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)

Pemprov Evaluasi Jurusan SMK, Dindikbud Banten Lakukan Optimalisasi Kejurusan

Minggu, 13 Sep 2026 19:05 WIB
Tags: Kasus Kematian Calon BidanKematian Ayu Oktaviani belum terungkappolres lebak
Share37TweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

PEMBANGUNAN JALAN -- Ruas Jalan Mancak-Cikedung, merupakan ruas jalan yang menjadi prioritas pembangunan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui DPUPR. (ISTIMEWA)
Banten Region

DPUPR Kabupaten Serang Bangun Ruas Jalan Cikedung

Minggu, 13 Sep 2026 18:58 WIB
Abu GAK Mengintai Gangguan Pernapasan, Warga Lebak Diminta Tak Abai
Banten Region

Abu GAK Mengintai Gangguan Pernapasan, Warga Lebak Diminta Tak Abai

Minggu, 13 Sep 2026 18:22 WIB
Udara Dinyatakan Aman, DLH Lebak Tetap Siaga Pantau Abu GAK
Banten Region

Udara Dinyatakan Aman, DLH Lebak Tetap Siaga Pantau Abu GAK

Minggu, 13 Sep 2026 18:14 WIB
BERI BANTUAN -- Babinsa Koramil 0104/Cimanuk Kodim 0601/Pandeglang, turut mendampingi Pemerintah Desa Kadumadang untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran. (ISTIMEWA)
Banten Region

Babinsa Koramil 0104/Cimanuk Pandeglang Dampingi Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran

Minggu, 13 Sep 2026 17:33 WIB
Perubahan APBD Lebak 2026, Pendapatan Daerah Menyusut
Banten Region

Perubahan APBD Lebak 2026, Pendapatan Daerah Menyusut

Minggu, 13 Sep 2026 17:23 WIB
MAULID NABI MUHAMMAD SAW -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW, di Ponpes Al-Kalam, Kecamatan Jiput, Pandeglang, Sabtu (12/9/2026) malam. (ISTIMEWA)
Banten Region

Doa Bersama bagi Jurnalis yang Hilang di GAK pada Acara Maulid Nabi Muhammad SAW

Minggu, 13 Sep 2026 15:25 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

BELAJAR DARI RUMAH -- Seorang pelajar di Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, melakukan belajar dari rumah didampingi orang tuanya, usai Pemkab Lebak memberlakukan PJJ yang kembali di perpanjangan sampai 11 September 2026, Rabu (9/9/2026). (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Dampak Erupsi GAK Masih Terasa, Pemkab Lebak Perpanjang Kebijakan PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 19:17 WIB
Sekolah di Kota Tangerang Kembali Tatap Muka Usai PJJ Dampak Abu Vulkanik

Sekolah di Kota Tangerang Kembali Tatap Muka Usai PJJ Dampak Abu Vulkanik

Minggu, 13 Sep 2026 13:58 WIB
MELAKUKAN PENCARIAN : Tim SAR gabungan melakukan pencarian rombongan wartawan di perairan Selat Sunda. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

Ini Detail Lokasi Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang di Hari ke Empat

Jumat, 11 Sep 2026 10:26 WIB
Polresta dan Kodim Tigaraksa Kerahkan Water Canon Bersihkan Abu Vulkanik

Polresta dan Kodim Tigaraksa Kerahkan Water Canon Bersihkan Abu Vulkanik

Selasa, 8 Sep 2026 08:27 WIB
MENDATANGI POS SAR : Kapolda Banten Irjenpol Hengki, mendatangi pos SAR untuk mengetahui perkembangan pencarian lima wartawan yang dikabarkan hilang. (ISTIMEWA)

Polda Banten Siapkan Pos Antemortem Dalam Pencarian Wartawan Hilang Kontak

Rabu, 9 Sep 2026 15:25 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.