SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Dalam waktu satu hari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menerjunkan 6 unit mobil pemadam dan 24 anggota, untuk memadamkan api yang membakar gudang palet di Pergudangan Dadap, Kecamatan Kosambi dan lapak limbah oli di Kampung Ampel, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Minggu (11/6/2023).
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat mengatakan, bahwa ada dua lokasi yang terjadi kebakaran dalam waktu sehari. Lokasi pertama berada di Kampung Ampel, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja dan lokasi kedua di Pergudangan Dadap, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi.
Kata Ujat, untuk di lokasi pertama kebakaran terjadi di sebuah lapak limbah oli bekas. Peristiwa itu bermula pada pukul 05.16 WIB. Untuk memadamkan api yang membakar lapak limbah oli tersebut, pihaknya menerjunkan sedikitnya 3 unit mobil pemadam yang terdiri dari Pos Cisoka, Pos Tigaraksa, dan Pos Balaraja.
“Lokasi pertama kita terjunkan 3 unit pemadam. Beruntung, setelah kita terjunkan personil, api bisa segera dipadamkan. Walaupun membutuhkan waktu sedikitnya dua jam untuk menjinakan api tersebut,” kata Ujat Sudrajat kepada Satelit News, Minggu (11/6).
Lanjut Ujat, di lokasi kedua, kebakaran terjadi di sebuah gudang palet di Kawasan Pergudangan Dadap, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi. Katanya, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Untuk memadamkan api yang menyelimuti gudang palet itu, pihaknya menerjunkan 3 unit mobil pemadam yang terdiri dari Pos Kosambi, Pos Pakihaji, dan Pos Sepatan.
“Jadi total yang diterjunkan 6 unit pemadam. Dengan jumlah personil kurang lebih sekitar 24 personil,” katanya.
Baca Juga: Pemkab Tangerang Stop Operasional PT SLI Sementara Waktu
Menurut Ujat, dua lokasi yang terjadi kebakaran salah satunya telah berhasil dipadamkan, yaitu lapak limbah oli di Balaraja. Sementara, untuk kebakaran di gudang palet masih proses pemadam hingga malam ini (kemarin).
“Kalau limbah oli sudah dipadamkan. Sementara di Kosambi masih berlangsung proses pemadaman,” tandasnya.
Meski demikian, Ujat mengaku, bahwa pihaknya masih belum mengetahui apa penyebab terjadinya kebakaran di dua lokasi tersebut. Namun, dia memastikan dalam peristiwa kebakaran di dua lokasi itu tidak ada korban jiwa ataupun luka.
“Penyebab belum diketahui, tapi dipastikan tidak ada korban luka ataupun jiwa,” tegasnya.
Sementara itu, Komandan Regu Damkar pada BPBD Kabupaten Tangerang, Margono Agus menambahkan, bahwa api yang menyelimuti gudang palet sangatlah besar. Sehingga, pihaknya merasa kesulitan untuk memadamkan api yang telah membumbung tinggi membakar gedung tersebut.
“Saat kita sampai, api sudah sangat besar. Jadi cukup sulit juga untuk dipadamkan. Namun saat ini masih proses dan terlihat api mulai mengecil,” pungkasnya. (alfian/aditya)
Baca Juga: 100 Warga Cengkok Sentul Demo PT SLI, Mediasi Bakal Digelar di Kantor Kecamatan Balaraja Pekan Depan
























