SATELITNEWS.COM, TANGERANG--Memiliki kelainan perkembangan saraf otak atau biasa disebut autisme sejak usia dini, tak menghalangi Muhammad Rifani Putra Atala untuk berkarya melalui musik. Anak laki-laki yang kini berusia 17 tahun itu terus berlatih musik hingga dirinya bisa tampil di Acara Hari Anak Nasional (HAN) di Plaza Puspemkot Tangerang, Jumat (28/7) lalu.
Rifa tak hanya pandai bernyanyi. Dia juga piawai memainkan alat musik. Pada acara Hari Anak Nasional (HAN) tersebut, dia memperlihatkan kemampuannya bermain drum dan piano.
Ia begitu menikmati saat menabuh drum dan ketika jarinya yang lihai menekan tuts piano, mengeluarkan nada-nada indah. Penonton yang menyaksikan penampilannya pun dibuat kagum.
Rifa sudah meniti karirnya sebagai musisi professional. Dia telah merilis tiga singel lagu yang berjudul Persahabatan, Atensi dan Aku Istimewa. Dua diantaranya ia nyanyikan dalam acara HAN bersama bandnya.
Rifa merupakan anak kedua dari pasangan Riwan dan Desi. Kedua orang tuanya itu sangat bersyukur karena Tuhan telah memberikan anak yang istimewa kepada mereka.
Desi menceritakan awal mula anaknya itu bisa memiliki keterampilan dalam bidang musik. Menurutnya, saat berumur 2 tahun, dokter mendiagnosis bahwa Rifa memiliki gangguan perilaku dan interaksi sosial akibat kelainan perkembangan saraf otak atau biasa disebut autisme.
Baca Juga: Kolaborasi Lintas Komunitas Perkuat Perlindungan Anak di Kota Tangerang
“Setelah tahu anak kami berkebutuhan khusus, dari situ Rifa mulai terapi dan saat ia mulai memasuki usia sekolah, kami masukkan ke sekolah khusus. Dari situ kami juga berusaha bagaimana caranya Rifa ini bisa menjadi anak yang mandiri dan produktif,” ungkapnya saat menemani Rifa di Acara Hari Anak Nasional.
Dengan kondisi Rifa yang berkebutuhan khusus itu, kata dia, untuk berkomunikasi memang sulit sehingga sampai saat ini masih rutin melakukan terapi. Namun Rifa bisa berbicara meskipun hanya sedikit-sedikit.
“Berbicara itu bisa, cuma yang tidak bisa itu berkomunikasi yang sampai saat ini masih diterapi. Karena kalau bicara dan komunikasi itu beda ya. Kalo bicara biasa gitu dia bisa dan bahkan bahasa Inggrisnya pelafalannya itu bagus. Tapi memang kalau berkomunikasi 2 arah gitu, hanya point-pointnya saja. Misalkan dia bilang ‘mamah mau makan’, dia mengucapnya hanya makan aja gitu,” ucapnya.
Beranjak ke kelas 3 SD, bakat musik Rifa mulai kelihatan ketika sang anak sangat antusias mendengar musik dan bernyanyi. Sejak saat itu ia mengarahkan Rifa ke bidang seni musik dan memfasilitasi kebutuhan-kebutuhannya agar anaknya itu ahli dalam bidang tersebut.
“Karena memang dia tertarik sama musik sehingga kami mendukung dan berusaha memberikan yang terbaik untuk dia,”ujarnya.
Selain itu, Rifa juga adalah anak yang aktif dan banyak mengikuti kegiatan dalam kehidupan sehari-harinya. Dirinya pun sangat antusias dan tak pernah lelah menjalani kegiatan tersebut khususnya dalam bidang musik.
Baca Juga: Pokja Bunda Paud Kabupaten Serang Inisiasi Gerakan Makan Tanpa Drama
“Jadi setiap pulang sekolah itu dia ada kegiatan juga, seperti hari Senin ada ngaji, asmaul husna dia hapal tuh. Terus Selasa dia piano, Rabu ada drum, Kamis ada les vokal, Jumat dia ngaji, Sabtu dia ada muaythai, jadi memang aktivitasnya banyak,”sebutnya.
Usaha Rifa yang rutin berlatih musik pun akhirnya membuahkan hasil, dalam berbagai ajang lomba menyanyi, drum dan piano, Rifa pernah mendapatkan sebuah penghargaan. Hebatnya, Rifa kini memiliki 3 single lagu dan salah satu lagunya diciptakan oleh musisi ternama.
“Single terbarunya yang berjudul Aku Istimewa itu diciptakan oleh Yayang dan dibantu musisi hebat tanah air seperti, Edi Kemput (Grassrock) pada gitar, Agung Yudha Asmara (Dewa19) pada drum, Anwar Fatahillah (Powerslaves) pada bass, serta Eghay Synth pada keyboard. Jadi mereka itu sangat mendukung agar Rifa semakin pintar dalam bermusik,”tandasnya. (mg5)
























