Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

1 Kelas Diisi 72 Siswa, Over Kuota PPDB Tangsel Diadukan ke Nadiem

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 9 Agu 2023 09:45 WIB
Rubrik Edukasi, Headline, Kota Tangsel, Metro Tangerang
1 Kelas Diisi 72 Siswa, Over Kuota PPDB Tangsel Diadukan ke Nadiem

KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR: Seorang guru melakukan kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 12 Kota Tangerang Selatan, Selasa (8/8). (EKO SETIAWAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELIT NEWS.COM, TANGSEL—SMP Negeri 12 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi sorotan lantaran sebuah unggahan di media sosial tentang seorang guru madrasah ibtidaiyah yang mengadukan nasib siswa-siswanya saat memasuki sekolah tersebut kepada Mendikbudristek Nadiem Makarim. Lewat akun twitter @ocehan_zea, guru ini mengungkapkan proses PPDB di sekolah tersebut yang sarat dengan kejanggalan. Salah satunya adalah ketika satu ruang kelas harus diisi 72 siswa.

Unggahan itu diawali dengan penuturannya sebagai guru di sebuah Madrasah Ibtidaiyah (setingkat SD). Dia menyatakan murid-murid sekolahnya tertarik melanjutkan pendidikan ke SMP Negeri karena memiliki kartu keluarga Kota Tangsel.

Sebagai guru kelas enam, dia mengaku turut memantau sistem online yang diterapkan pada penerimaan siswa baru tersebut, atau yang dikenal sebagai PPDB. Pada awal menjalankan perannya itu, dua tahun lalu, dia menyatakan sudah menemukan sejumlah kejanggalan dalam hal rekapitulasi nilai calon peserta didik baru di sekolah-sekolah.

Dia menunjuk kepada kecurigaan terhadap rekapitulasi nilai dari kelas 4 sampai 6 yang, menurutnya, banyak sekali yang mencapai 98. Ini ditemukannya di pendaftaran SMP maupun MTs Negeri.

Belum lagi, dia menambahkan, beberapa oknum di jalur zonasi memainkan titik rumah karena pendaftaran memasukkan titik sendiri. Juga berlaku jatah atau jalur-jalur penerimaan tak resmi, seperti RT dan RW, lurah, camat, DPRD dan Satpol PP.

Dampaknya adalah over kuota. Para peserta didik pun harus terkena getahnya. Di sebuah SMP Negeri, dia menyebut satu rombongan belajar bisa sampai diisi sampai 50, bahkan 72 siswa. Para siswa baru itu tidak mendapat fasilitas meja dan kursi dan akhirnya diminta membawa sendiri.

Baca Juga: Redam Debu Vulkanik, Pemkot Tangsel Semprot Jalan Protokol Dini Hari

Selain mengutip keterangan mantan muridnya sendiri, akun @ocehan_zea menyertakan tangkapan layar kesaksian lain tentang rombongan belajar yang sangat padat itu.

Humas SMPN 12 Tangerang Selatan Imas Mahdalena tidak menampik adanya kelebihan siswanya pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023. Dia juga menyatakan pada awal kegiatan belajar mengajar, terdapat 4 ruang kelas yang memang diisi oleh 72 orang siswa. Ketika itu, siswa sempat belajar dengan lesehan.

BeritaTerbaru

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

Selasa, 8 Sep 2026 20:53 WIB
Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga

Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga

Selasa, 8 Sep 2026 20:47 WIB
48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan

48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan

Selasa, 8 Sep 2026 20:25 WIB

Namun kini persoalan kelebihan siswa itu mulai terurai setelah pihak sekolah memberlakukan kelas pagi dan siang. Meski demikian, pada tiap kelas yang ada masih terlihat sesak.

“Waktu itu 4 kelas ada 72 siswa tiap kelasnya. Iya sempat (lesehan), ngga muat bangkunya. Tapi sekarang ini sudah terurai tidak sampai 72, dengan menerapkan kelas pagi dan siang,“ ungkap Imas, Selasa (8/8).

Imas mengatakan kelebihan siswa di sekolah yang terletak Jalan Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren itu terjadi karena sejumlah alasaan. Yang pertama adalah animo masyarakat yang tinggi. Faktor berikutnya yakni bangunan sekolah yang tidak memadai.

“Karena animo masyarakat ke kita sangat tinggi. Sampai anaknya datang orangtuanya kesini nangis di depan saya. Anaknya ingin sekolah di sini, sampai berani bayar berapa pun. Kata kami mohon maaf, kami sudah penuh,” ujar Imas.

Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Selasa 8 September 2026: Lokasi, Syarat dan Biayanya

Menurut Imas, SMPN 12 sebenarnya memiliki 10 kelas. Namun karena dua ruang kelas rusak maka berkurang menjadi 8. Dua kelas yang rusak itu tidak difungsikan.

Dia mengatakan pada saat PPDB, pihaknya telah mengikuti peraturan yang berlaku. Walau pun, kata dia, banyak wali murid yang datang dengan melakukan berbagai cara agar anaknya bisa diterima.

Imas sempat memperlihatkan salah satu percakapan dengan seseorang yang meminta dirinya untuk bisa memasukkan peserta didik baru dan dibarengi dengan penawaran sejumlah uang hingga Rp 8 juta rupiah. Meski begitu dirinya tetap memberikan pemahaman jika untuk bisa menyekolahkan anak di
sekolah ini harus melalui jalur dan aturan yang berlaku.

Menurut Imas, saat ini ada 500 siswa di SMPN 12 Kota Tangsel yang terbagi ke dalam 28 rombongan belajar. Sementara kapasitas siswa yang diterima melalui jalur PPDB murni hanya 320 orang.

“Yang diterima kami 320, yang resmi. Sisanya ngga tau jalur apa, jalur langit, gaib. Itu yang susah dibendung. Kami menolak, tapi ngga tau pada masuk. Harusnya ngga diterima. Kami bawahan. Tapi mereka saya tanya lewat jalur mana, afirmasi bukan? Mereka jawab ‘kami jalur tol, gaib’. Kalau lewat kami itu tidak diterima, tapi kalau atasan kami bawa, saya bawahan. Kami harus mengikuti. Kepsek kan bawahannya Dinas,” paparnya. (eko)

Tags: ppdbSMPN 12 Tangseltangsel
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis
Edukasi

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

Selasa, 8 Sep 2026 20:12 WIB
Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara
Bola & Sport

Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara

Selasa, 8 Sep 2026 20:01 WIB
Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang
Headline

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

Selasa, 8 Sep 2026 19:53 WIB
Gubernur Banten Andra Soni. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pengadaan 500 Ribu Perumahan Di Banten Terkendala Lahan

Selasa, 8 Sep 2026 18:41 WIB
Pemkab Tangerang Targetkan 1.100 Aspontren Rampung Tiga Tahun
Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Targetkan 1.100 Aspontren Rampung Tiga Tahun

Selasa, 8 Sep 2026 17:54 WIB
Headline

Antisipasi Sisa Abu Vulkanik, PJJ di Tangsel Diperpanjang hingga 9 September

Selasa, 8 Sep 2026 11:09 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Kamis 3 September, Cek Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:37 WIB
Dongkrak Investasi, DPUPR Serang Dorong Perubahan Tata Ruang

Dongkrak Investasi, DPUPR Serang Dorong Perubahan Tata Ruang

Kamis, 3 Sep 2026 15:36 WIB
Proyek Hutan Bambu Dianggap Mubazir, Ini Penjelasan Pemkab Tangerang

Proyek Hutan Bambu Dianggap Mubazir, Ini Penjelasan Pemkab Tangerang

Kamis, 3 Sep 2026 07:26 WIB
Bobol Gawang PSIM Lebih Dulu, Persita Harus Puas Bawa Satu Poin

Bobol Gawang PSIM Lebih Dulu, Persita Harus Puas Bawa Satu Poin

Sabtu, 5 Sep 2026 19:54 WIB
Aktivis Soroti Lambannya Pengumuman Nama Sekda Lebak Definitif

Aktivis Soroti Lambannya Pengumuman Nama Sekda Lebak Definitif

Kamis, 3 Sep 2026 19:09 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.