SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Ratusan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di sepuluh Desa di Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, diajari cara menangani kebakaran.
Tindakan itu sengaja dilakukan, sebagai upaya meminimalisir kerugian materil dan non materil dari musibah tersebut, sekaligus meningkatkan kesigapan anggota Linmas dalam menghadapi musibah kebakaran.
Kepala Bidang (Kabid) Damkar Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, Endan Permana mengatakan, tujuan utama dilakukannya pelatihan tersebut agar penanganan bencana tersebut bisa dilakukan atau ditangani dengan cepat.
“Tujuannya ada beberapa hal, seperti memberi panduan informasi tentang bencana kebakaran, serta sistem proteksinya. Jadi kita berikan pelatihan kepada anggota Linmas, di semua kecamatan,” kata Endan, Senin (14/8/2023).
Selain itu, kata Endan, pelatihan yang dilakukan instansinya juga sebagai upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai cara mencegah terjadinya kebakaran atau tindakan awal yang harus dilakukan ketika kebakaran terjadi.
Karena selama ini, banyak masyarakat merasa panik ketika terjadi kebakaran.
Baca Juga: Cuaca Membaik, Banjir di Pandeglang Berangsur Surut, Aktivitas Masyarakat Kembali Normal
“Memasyarakatkan cara-cara pencegahan dan penanggulangan kebakaran dilingkungan masyarakat. Jadi masyarakat juga bisa mengantisipasi kebakaran, karena kita berikan ilmunya. Memang bencana tidak bisa kita prediksi, tetapi setidaknya kita berikan mereka cara mencegahnya,” tambahnya.
Endan juga mengatakan, pelatihan yang dilakukan sebagai upaya mengenalkan cara menggunakan alat pemadam kebakaran, baik di mobil Damkar maupun alat pemadam api ringan (Apar).
“Kita juga memberikan pengarahan penggunaan peralatan pemadaman sesuai standar yang ditetapkan,” ujarnya.
Sekda Kabupaten Pandeglang Ali Fahmi Sumanta mengatakan, pelatihan yang dilakukan, merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan Pemkab dalam menanggulangi bencana kebakaran.
Para peserta yang mengikuti pelatihan, nanti bisa menggunakan ilmu dan pengalaman yang didapat pada saat menangani kebakaran.
“Kita berikan bekal agar penanganan bencana kebakaran bisa dilakukan dengan baik dan cepat. Jadi sambil menunggu mobil damkar datang ke lokasi, kita bisa ikut membantu atau memberikan penanganan pertama musibah kebakaran,” imbuhnya. (*/redaksi)
Baca Juga: Dinsos Salurkan Bantuan, Data Sementara Terdampak Banjir Pandeglang Mencapai 1.282 KK dan 5.122 Jiwa
