SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Banjir yang sempat melanda beberapa wilayah di Kabupaten Pandeglang, kini berangsur surut dan aktivitas masyarakat mulia normal. Karena, belakangan ini cuaca-pun mulai normal (cerah berawan).
Kepala Desa (Kades) Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Ilman menyatakan, sejak Jumat – Sabtu (19-20/12) banjir di 4 Kampung Desa Idaman sempat naik dengan ketinggian air 1 meter.
Saat itu, aktivitas warga juga terhambat. Karena, jangankan jalan raya. Jalan kampung, jalan desa, persawahan dan beberapa ruas jembatan-pun terendam air.
“Alhamdulillah, kini genangan air mulai surut. Warga-pun kembali beraktivitas, walau sebagian masih membereskan kondisi rumah paska terendam banjir,” kata Ilman, Minggu (21/12/2025).
Menurutnya, kini dibeberapa titik masih tersisa genangan – genangan air. Namun, cuaca membaik dan masyarakat berharap luapan air tidak terjadi lagi.
Diakuinya, sempat khawatir terjadi luapan air semakin tinggi. Bahkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan seluruh pihak, untuk mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Krisis Air Bersih Mulai Melanda, KSB Banten Sebut 3 Kabupaten Terdampak Paling Besar
“Bantuan kedaruratan kebencanaan sudah diterima masyarakat, terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang perduli dengan kondisi kami,” tambahnya.
Saat ini juga tambah Ilman, pihaknya masih terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati. Karena, prediksi cuaca ekstrem masih akan terjadi.
Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Lilis Sulistiyati mengatakan, banjir yang diakibatkan luapan aliran Sungai Cilemer, sudah berangsur normal.
“Alhamdulillah, banjirnya berangsur surut. Masyarakat juga mulai beraktivitas, seperti biasanya,” ungkap Lilis.
Diakuinya, sebelumnya selain Kecamatan Patia, banjir juga sempat melanda wilayah Kecamatan Pagelaran, Labuan, Carita, Munjul, dan beberapa kecamatan lainnya.
Akses jalan yang sebelumnya tidak dapat dilintasi, ujarnya, kini sudah normal dan kembali terlihat.
Baca Juga: Hujan Siang Hari Sebabkan Banjir di Tangsel
Diberitakan sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi, masih mengguyur wilayah Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang. Bahkan, sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) di 4 Kampung di Desa setempat, rumahnya sudah tergenang semua dengan ketinggian air antara 60 cm – 70 cm.
Kepala Desa (Kades) Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Ilman menyatakan, saat ini kondisinya masih hujan deras. Debit air terus naik, warga masih berusaha bertahan di rumahnya masing-masing.
“Ijin, kami butuh perhatian khusus dan butuh bantuan personel penyelamatan gabungan, khawatir air terus naik dan hujan belum tentu reda sampai besok,” kata Ilman, Jumat (19/12/2025).
Katanya, bukan hanya permukiman warga yang terendam. Tapi juga, akses jalan baik jalan kampung, jalan desa, termasuk jalan menuju ke kecamatan juga terendam, begitu lahan persawahan masyarakat.
Itu artinya, kata Ilman, ketinggian air sudah sulit dikendalikan. Bahkan, jembatan menuju Kampung Tajur dan beberapa perkampungan lainnya, sudah terendam.
“Ini perlu diantisipasi, paling tidak di standby – kan perahu karet di sini, untuk memudahkan proses evakuasi warga terdampak, jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” tandasnya.
Diakuinya, ia sudah berkoordinasi dengan para pihak terkait, termasuk aparatur desa, kecamatan, BPBDPK dan Basarnas, serta relawan kemanusiaan lainnya, yang konsen terhadap kemanusiaan.
Diketahui, banjir juga masih melanda sejumlah wilayah lain di Kabupaten Pandeglang seperti, di Kecamatan Labuan, Carita, Panimbang, Pagelaran dan beberapa wilayah rawan lain. (mardiana)
























