SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Seorang pria ditemukan tewas usai gantung diri di rumah kontrakannya yang berada di Kampung Cilenggang 1, Serpong, Tangerang Selatan.
Kematian Aditya Bayu, yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang ayam geprek, diketahui tetangganya yang merasa curiga lantaran pria tersebut tak keluar rumah selama beberapa hari pada Kamis (17/8) lalu.
Tetangga Aditya, Uya mengatakan awalnya salah satu warga bernama Wiwi memanggil korban yang tak kunjung keluar rumah. Namun saat dipanggil tidak ada jawaban.
Kata Uya, warga yang merasa curiga langsung memanggil warga lainnya dan pemilik kontrakan untuk mendobrak pintu rumah korban. Saat itu, setelah pintu didobrak, korban sudah ditemukan tidak bernyawa dalam posisi tergantung kain di kamar mandi kontrakan sekitar pukul 15.50 WIB.
“Bu Wiwi ini manggil RT sama pemilik kontrakan. Pertama dicari di warung ngga ada. Kemudian pas di cek ke kamar mandi itu dia udah gantung,” ucapnya, Minggu (20/8).
Aditya yang baru menempati kontrakan selama dua bulan itu hanya tinggal seorang diri. Sedangkan istri dan anaknya tinggal terpisah di wilayah Pamulang. Selain itu, Aditya membuka usaha kuliner ayam geprek.
Baca Juga: YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta
“Sudah berkeluarga punya anak satu. Dia itu pisah rumah sama istrinya engga tinggal bareng. Dia buka usaha ini disuruh kakaknya. Nah nanti seminggu sekali dikasih uang gajinya itu dia pasti nyamperin istrinya,” katanya.
Adanya peristiwa tersebut membuat para warga syok lantaran Aditya dikenal sebagai orang yang aktif dalam lingkungan tempat tinggalnya. “Baik, rajin, suka bergaul juga ama tetangga. Kita juga ngga nyangka korban sampai bisa begitu,” bebernya.
Lebih lanjut, kata Uya, saat kejadian korban pun langsung dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan. “Katanya si dia (korban) orang Parung Bogor, kemarin itu sama keluarga langsung dibawa kesana buat dimakamkan, yang saya tau,” paparnya.
Kapolsek Serpong, AKP Darma Adi Waluyo membenarkan hal tersebut. Kata dia, korban yang berusia 27 tewas gantung diri.
“iya gantung diri,” pungkasnya saat dihubungi melalui telepon. (eko)
























