Kamis, 10 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

SK Tanggap Darurat Sedang Dibuat Di Kabupaten Tangerang

Oleh Evi Mahfiyah
Jumat, 15 Sep 2023 17:28 WIB
Rubrik Headline, Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
SK Tanggap Darurat Sedang Dibuat Di Kabupaten Tangerang

ANTRE AIR BERSIH: Warga mengantre air bersih di Kelurahan Kranggan Kecamatan Setu Kota Tangsel, Kamis (14/9). EKO SETIAWAN/SATELIT NEWS

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TIGARAKSA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menyiapkan surat keputusan (SK) Bupati terkait status bencana kekeringan akibat kemarau panjang tahun ini. Pemkab Tangerang berencana menetapkan status tanggap darurat dalam waktu dekat.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat menyatakan pembuatan SK Bupati itu kini sedang dibahas di bagian hukum Pemkab Tangerang. Menurut dia, ada sejumlah alasan status tanggap darurat ditetapkan. Di antaranya adalah dampak kekeringan itu sudah meluas. Kemudian, berdasarkan pantauan BMKG, Kabupaten Tangerang Sudah mengalami kekeringan.

“Potensi warga yang mengalami krisis air bersih bertambah, karena kekeringan diprediksi masih panjang. Walaupun nanti datang musim hujan skalanya masih di bawah normal,” kata Ujat, Kamis (14/9).

Ia menyebutkan, dalam satu desa di lingkup kecamatan sampai 100 hingga 200 kepala keluarga (KK). Jumlah warga terdampak  bencana kekeringan tersebut dapat diprediksi bisa mencapai ribuan kepala keluarga.

“Analoginya, bila satu desa sudah 200 kepala keluarga maka bila dikalikan 11 kecamatan mencapai 2.200 KK. Jadi memang jumlahnya ribuan,” ujarnya.

Ia menyatakan, kemarau dan kekeringan akibat fenomena El Nino ini menurut prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berlangsung September-November 2023.

Baca Juga: Walikota Tangerang Pantau Kondisi TPA Rawa Kucing via Helikopter, Begini Kondisinya

“Kami sudah koordinasi dengan BMKG dan prediksinya kemarau ini akan panjang,” ungkap dia.

Hingga saat ini, sudah dua kabupaten di Banten yang menyatakan status tanggap darurat bencana kekeringan. Yang pertama adalah Kabupaten Lebak. Sedangkan daerah kedua yang mengumumkan darurat kekeringan yakni Kabupaten Serang.

BeritaTerbaru

MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi'i menyampaikan keterangan mepada wartawan terkait perkembangan pencarian rombongan wartawan yang hilang di Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Pencarian Hari Ketiga Nihil, Kabasarnas: Belum Ada Tanda-tanda

Kamis, 10 Sep 2026 19:35 WIB
LIFE JAKET : Tim gabungan dari TNI AL menemukan life jaket saat melakukan pencarian terhadap rombongan wartawan yang dikabarkan hilang. (ISTIMEWA)

Tim Pencari Sempat Temukan Pelampung Di Perairan Cikoneng, Labuan Pandeglang

Kamis, 10 Sep 2026 19:31 WIB
Viral Dua Pria Baku Pukul di SPKLU Suvarna Sutera, Diduga Rebutan Isi Daya Mobil Listrik

Viral Dua Pria Baku Pukul di SPKLU Suvarna Sutera, Diduga Rebutan Isi Daya Mobil Listrik

Kamis, 10 Sep 2026 19:28 WIB
Pemkab Tangerang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Siap Siaga dan Antisipasi Dampak Erupsi

Pemkab Tangerang Perkuat Koordinasi Lintas Sektor, Siap Siaga dan Antisipasi Dampak Erupsi

Kamis, 10 Sep 2026 19:23 WIB

Sementara itu ratusan warga Kelurahan Kranggan Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan sudah merasakan kesulitan air bersih sejak satu bulan. Selain akibat kemarau panjang, kontur tanah di wilayah tersebut juga menjadi penyebab kekeringan.

“Kalau kekeringan satu bulan lalu sudah merasakan kemarau, untuk kontur tanah di Kelurahan Keranggan memang sudah banyak galian-galian mungkin itu yang jadi penyebab cepatnya kekeringan,” ujar Madih, Lurah Keranggan, Kamis (14/9).

Selama ini, kata dia, para warga harus mengambil air bersih yang bersumber dari mesin pompa di salah satu perumahan di wilayah tersebut. Walau pun tidak mencukupi, kata dia, bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Selama satu bulan terakhir warga ambil air bersih di pompa air di perumahan Lagon, itu tidak digunakan. Kita bikin selang-selang untuk warga. Walaupun tidak selalu mencukupi tapi bisa membantu sedikit,” katanya.

Baca Juga: Tigaraksa Wilayah Tertinggi Kasus Kebakaran

Atas hal tersebut, jelas Midih, pihaknya mengajukan bantuan air bersih kepada Pemkot Tangsel. Alhasil, pada Kamis 14 September 2023 para warga antusias saat mobil milik petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel datang.

“Karena di wilayah kita ini ada 10 RT yang mengajukan air bersih karena mengalami kekeringan. Maka alhamdulillah pada hari ini sudah didistribusikan 4 kendaraan tangki air bersih dari BPBD,” paparnya.

“Makanya kami dari kelurahan Keranggan akan berupaya ke Dinas Perumahan dan Tata Kota untuk meminta mobil tangki air yang lebih bersih. Kami juga masih ingin disiapkan dibantu toren penyimpanan air,” tambahnya.

Madih berharap, bantuan air bisa bisa terus dilakukan. Mengingat, jelas dia, air merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat.

“Saya berharap bantuan air bersih ini bisa dilakukan terus karena kebutuhan masyarakat sangat banyak di kelurahan Keranggan. Sukur-sukur dalam 2 hari sekali dapat suplay air, yang terdampak dari list yang di ajukan RT untuk KK berjumlah 700 kk ada 10 RT,” pungkasnya. (alfian/eko/gatot)

Tags: BPBD Kab Tangerangtanggap darurat
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Pemkab Tangerang Gelontorkan Rp2,65 Miliar untuk UMKM, Anak Yatim dan Disabilitas
Bisnis

Pemkab Tangerang Gelontorkan Rp2,65 Miliar untuk UMKM, Anak Yatim dan Disabilitas

Kamis, 10 Sep 2026 19:19 WIB
Headline

Culinary Day 2026 Hadir Meriahkan Tangerang 10K, 80 Tenant Siapkan Kuliner Khas Kota Tangerang

Kamis, 10 Sep 2026 18:50 WIB
EJN Berguru ke Maestro Bambu, Siapkan Gerakan Pelestarian Bambu di Kabupaten Tangerang
Kabupaten Tangerang

EJN Berguru ke Maestro Bambu, Siapkan Gerakan Pelestarian Bambu di Kabupaten Tangerang

Kamis, 10 Sep 2026 18:50 WIB
Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Tangerang, DLH Turun Tangan dan Larang Warga Konsumsi
Headline

Ribuan Ikan Mati di Situ Cangkring Tangerang, DLH Turun Tangan dan Larang Warga Konsumsi

Kamis, 10 Sep 2026 17:23 WIB
Abu Vulkanik di Bandara Soekarno-Hatta Tetap Diawasi
Kota Tangerang

Abu Vulkanik di Bandara Soekarno-Hatta Tetap Diawasi

Kamis, 10 Sep 2026 17:15 WIB
Warga Komplek Nusa Indah Tolak Pembangunan SMPN 25 Tangerang Selatan, Ini Alasannya
Kota Tangsel

Warga Bukit Nusa Indah Surati Wali Kota Tangsel Soal Penolakan SMPN 25

Kamis, 10 Sep 2026 17:07 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Petugas Puskesmas Labuan Pandeglang Bagikan Masker

Petugas Puskesmas Labuan Pandeglang Bagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 20:04 WIB
RAPAT KERJA -- Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Karang Taruna Kabupaten Serang, Selasa (8/9/2026). (ISTIMEWA)

Terkendala SK, Anggaran Karang Taruna Kabupaten Serang Rp500 Juta Tersendat

Selasa, 8 Sep 2026 16:50 WIB
Fuso Hantam Truk Pengangkut Sapi di Lebak, 2 Ekor Luka Berat, 6 Kabur

Fuso Hantam Truk Pengangkut Sapi di Lebak, 2 Ekor Luka Berat, 6 Kabur

Minggu, 6 Sep 2026 19:20 WIB
BELAJAR DARI RUMAH -- Seorang pelajar di Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, melakukan belajar dari rumah didampingi orang tuanya, usai Pemkab Lebak memberlakukan PJJ yang kembali di perpanjangan sampai 11 September 2026, Rabu (9/9/2026). (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Dampak Erupsi GAK Masih Terasa, Pemkab Lebak Perpanjang Kebijakan PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 19:17 WIB
Bobol Gawang PSIM Lebih Dulu, Persita Harus Puas Bawa Satu Poin

Bobol Gawang PSIM Lebih Dulu, Persita Harus Puas Bawa Satu Poin

Sabtu, 5 Sep 2026 19:54 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.