SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Empat orang pekerja proyek normalisasi kali Serua di Perumahan Villa Bintaro Regency, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan tertimpa tembok turap, pada Jumat (6/10).
Satu pekerja dinyatakan tewas dalam insiden tersebut.
Rizal (40) salah satu saksi berada di lokasi kejadian mengatakan dia mendengar suara gemuruh pada pukul 10.30 Wib.
Mendengar suara yang cukup keras seketika membuat dirinya mendatangi sumber suara. Ketika didatangi, ternyata suara itu berasal dari sebuah turap di sisi kali yang rubuh.
“Saya waktu di dalam rumah kedengaran gemuruh ‘kedubrak’ tembok rubuh saya buru-buru keluar ternyata sudah rubuh,” ujarnya.
Setibanya di lokasi, ia diberitahu oleh salah satu pekerja bahwa terdapat 4 orang yang tertimbun. Sontak dirinya dan para warga turun ke kali mencoba melakukan pertolongan.
Baca Juga: Dua Padel di Tangsel Beroperasi tanpa Izin, Fraksi PSI Desak Satpol PP Tegas
“Kata para pekerja ada yang tertimpa, buru-buru saya tolongin ada 4 korban kan ketindih material ini longsor. Satu persatu ya kita evakuasi yang 4 itu luka berat, yang meninggal satu,” ucapnya.
“Iya saya ikut evakuasi atas dasar kemanusiaan. Saya sempat nyari tangga turun. Karena mau lompat juga saya ngeri nanti saya yang celaka. Saya ngambil tangga, saya turun saya bantuin. Evakuasi lewat sana,” sambungnya.
Usai kejadian, garis polisi dipasang melintang di lokasi kejadian.
Kapolsek Pondok Aren Kompol Bambang Askar Sodiq membenarkan peristiwa nahas tersebut. Ia mengatakan, korban meninggal dunia atas nama Suherman (39). Sedangkan untuk korban luka yakni Rahmat (44) , Hamzah (35) dan Zainal Arip (33).
“Pekerja program Normalisasi Kali Serua sedang melakukan pekerjaan merakit besi untuk cakar ayam untuk pondasi cor pinggir kali Serua sebelum longsor. Setelah itu para korban atau pekerja dimaksud dibawa ke rumah sakit Bakti Asih Ciledug,” pungkasnya. (eko)
