SATELITNEWS.COM,TANGSEL—Ratusan warga Kota Tangerang Selatan melakukan Salat Istisqa berjamaah di Lapangan Cilenggang, Serpong pada Sabtu (28/10). Salat ini menjadi salah satu ikhtiar agar hujan segera turun sehingga bencana kekeringan yang menyebabkan krisis air bersih dapat berakhir.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyatakan kegiatan ini sebagai bentuk keyakinan dan usaha dalam permintaan kepada Allah untuk menurunkan hujan di tengah kemarau yang berkepanjangan. Dia meminta agar Salat Istisqa dilakukan sampai hujan turun.
“Salat Istisqa’ bukan hanya ritual. Ini adalah manifestasi kepedulian umat terhadap lingkungan dan masyarakat bermunajat kepada Allah SWT, memohon kepadanya untuk diturunkan hujan, dan bentuk tawakal kita,” ucap Benyamin.
Untuk itu Benyamin meminta agar pelaksanaan Salat Istisqa’ terus dilakukan hingga tingkat kewilayahan.
“Pertama Salat Istisqa ini terus dilakukan oleh tingkat kecamatan dan kelurahan, Salat Istisqa juga terus dilakukan sampai hujan turun di Pondok-Pondok Pesantren,” katanya.
Langkah tersebut, kata dia, tentunya beriringan dengan berbagai langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam menangani masalah kemarau dan kekeringan yang melanda.
Baca Juga: Kekeringan Meluas di Tangsel, 421 KK Terdampak dan 576 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan
“Kita (Pemerintah Kota Tangerang Selatan-Red.) telah melakukan berbagai langkah untuk memitigasi dampak dari kemarau ini. Mulai dari penyediaan air bersih bagi warga, pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan hingga edukasi pentingnya konservasi air,” bebernya.
Langkah tersebut, tambah dia, juga harus seiring dengan partisipasi aktif dari masyarakat, seperti menghemat air dan mendukung berbagai program pemerintah terkait lingkungan dan alam.
“Dan seiring itu semua kita memperbanyak doa dan introspeksi. Dan semoga Allah mengabulkan doa kita dan segera menurunkan hujan sebagai rahmatnya,” pungkasnya.
Dalam kegiatan Salat Istisqa tersebut jajaran Forkopimda, ormas Islam, organisasi kepemudaan dan seluruh elemen masyarakat di Tangerang Selatan juga menggalang donasi untuk rakyat Palestina. Ratusan juta rupiah berhasil dikumpulkan.
“Sebelum hari ini, dari ASN terkumpul 415 juta lebih dan pada pagi hari ini terkumpul 55 juta rupiah dan ditambah dari Kecamatan Pondok Aren sebesar 28 juta, kemudian juga ada BKMT tadi 4 juta,” ucap Benyamin.
Dimana kata Benyamin, donasi ini nantinya akan diserahkan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang Selatan untuk diserahkan ke Baznas pusat yang kemudian nantinya dikirimkan ke Palestina.
Baca Juga: BPBD Kabupaten Lebak Sudah Salurkan 382 Ribu Liter Air kepada Warga
“Simpati dan donasi kita untuk Palestina silakan terus dilakukan oleh masyarakat,” ucapnya.
Benyamin mengingatkan kepada semua soal pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang secara jelas dan gamblang menolak segala bentuk penjajahan di muka bumi.
“Saya ingin mengingatkan pembukaan UUD 1945 yang mengatakan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan,” ucapnya. (eko)
























