SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Kekeringan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus meluas. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel mencatat sebanyak 19 titik kekeringan tersebar di sejumlah wilayah hingga Senin, (25/8/2026).
Komandan Pleton Satuan Tugas BPBD Kota Tangsel, Dian Wiryawan mengatakan berdasarkan rekapitulasi penanganan bencana kekeringan periode 8 Juli hingga 25 Agustus 2026, sedikitnya 421 kepala keluarga (KK) atau 2.042 jiwa terdampak.
“Jumlah titik kekeringan tercatat 19 titik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (26/8/2026).
Kelurahan Keranggan menjadi wilayah dengan titik kekeringan terbanyak, yakni mencapai 15 titik. Belasan titik tersebut tersebar di sejumlah RT, mulai dari RT 002/001, RT 004/002, RT 001/001, RT 013/005, RT 003/001, RT 006/002, RT 005/002, RT 012/005, RT 009/005, RT 009/004, RT 011/005, RT 010/005, RT 014/003, RT 008/003 hingga RT 010/004.
Selain Keranggan, kekeringan juga tercatat di Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, dengan dua titik. Lokasinya berada di UPTD SDN 02 Kademangan dan RT 006/002.
Sementara itu, satu titik kekeringan tercatat di Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, tepatnya di RT 001/001. Satu titik lainnya berada di Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong, yakni di RT 006/004.
Meluasnya wilayah terdampak membuat kebutuhan air bersih terus meningkat.
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya
BPBD Tangsel hingga 25 Agustus 2026 telah mendistribusikan sebanyak 576.550 liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Total air bersih terdistribusi : 576.550 liter,” katanya.
Dalam proses pendistribusian, BPBD mendapat dukungan armada dari berbagai pihak. Di antaranya Sinar Mas Land, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Tangsel, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel, TNI, Kepolisian, DMC Dompet Dhuafa, BBWSCC, Rumah Zakat, Langkah Amanah, UDD PMI Tangsel dan Pelopor.
Dian menyebut seluruh armada bantuan tersebut dijadwalkan untuk mendukung distribusi air bersih setiap hari ke lokasi-lokasi yang membutuhkan. “Mereka kita jadwalkan perhari nya,” sebutnya.
BPBD Tangsel terus melakukan distribusi air secara berkala sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar warga selama kondisi kekeringan masih berlangsung. Dengan 19 titik yang kini tercatat, penanganan dilakukan dengan memprioritaskan wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. (eko)























