SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Luis Diaz jadi pahlawan yang menyelamatkan Liverpool di kandang Luton Town. Dalam gol tersebut, tersemat harapan untuk kebebasan ayah tercinta.
Liverpool melawat ke Kenilworth Road Stadium, Minggu (5/11/2023) malam WIB, untuk menghadapi tim promosi Luton. Tampil dominan sejak menit awal, Liverpool justru kesulitan menciptakan gol.
Ada total 24 attempts dibuat sepanjang 90 menit, dengan enam mengarah ke gawang. Yang ada gawang mereka malah bobol pada menit ke-80 karena gol Tahith Chong.
Liverpool yang nyaris frustrasi untuk menciptakan gol akhirnya diselamatkan Diaz, lewat sundulannya meneruskan umpan silang Harvey Elliott pada menit ke-95! Skor 1-1 menutup laga itu.
Usai bikin gol, Diaz langsung mengangkat setengah jersey dan menyampaikan sebuah pesan di kaus dalamnya bertuliskan ‘Libertad Para Papa’ yang bisa diartikan ‘Bebaskan Ayahku’.
Seperti diketahui, Diaz memang lagi didera masalah internal yang berat setelah penculikan kedua orangtuanya yang didalangi Gerilyawan Kolombia pekan lalu.
Ibunya, Cilenis Marulanda dan ayahnya, Luis Manuel Diaz, diculik sekelompok bersenjata saat berkendara di La Guajira, Kolombia, Sabtu (29/10/2023) lalu.
Hingga saat ini baru Cilenis yang dibebaskan, sementara Luis Manuel masih ditahan sehingga membuat Diaz dan keluarga menjadi tidak tenang.
Diaz pun absen di dua laga sebelum ini, yakni menghadapi Nottingham Forest dan Bournemouth. Kabar terbaru menyebut penculik memang ingin membebaskan ayah Diaz dan Pemerintah
Kolombia masih terus bernegosiasi. Maka wajar jika Diaz menagih janji penculik lewat selebrasi golnya tersebut.
Diaz juga menegaskan hal tersebut setelah laga. Ia kini hanya bisa pasrah setelah usahanya untuk mencari sang ayah dalam beberapa hari terakhir belum berbuah hasil. “Setiap detik, setiap menit, kecemasan kami bertambah,” kata Díaz dikutip dari BBC.
“Ibu saya, saudara laki-laki saya dan saya putus asa, cemas dan tidak ada kata-kata untuk menggambarkan apa yang kami rasakan. Penderitaan ini hanya akan berakhir ketika kami membawanya pulang bersama kami.”
“Saya mohon agar mereka segera membebaskannya, menghormati integritasnya dan mengakhiri penantian yang menyakitkan ini. Atas nama cinta dan kasih sayang, kami meminta mereka mempertimbangkan kembali tindakan mereka dan mengizinkan kami mendapatkannya kembali,” jelasnya. (dm)