SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Sebanyak 132 bangunan rumah rusak akibat terjangan puting beliung di Kecamatan Pasar Kemis dan Sukadiri, Senin (27/11). Sedangkan 362 kepala keluarga di Kecamatan Tigaraksa, Solear dan Cisoka terendam banjir setinggi 20 cm hingga 70 cm.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangeranng, Ujat Sudrajat mengatakan hujan deras disertai angin kencang merusak 132 bangunan rumah, ponpes dan mushola di Pasar Kemis dan Sukadiri. Ujat merinci, bangunan yang mengalami kerusakan akibat puting beliung berdasarkan wilayah diantaranya 16 rumah di Sindang Sari, Kecamatan Pasar Kemis, 22 rumah dan 1 ponpes di Desa Mekar Kondang, Kecamatan Sukadiri, 76 rumah dan 1 mushola di Desa Kosambi, Kecamatan Sukadiri, dan 16 rumah dan 1 majelis talim di Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri.
“Saat ini ada 129 bangunan rumah, 1 ponpes, 1 majelis talim dan 1 mushola rusak diterjang puting beliung, ” katanya.
Menurut Ujat, saat ini pihaknya telah menerjunkan petugas Damkar dan BPBD untuk melakukan evakuasi penghuni rumah yang terdampak puting beliung. Dia juga mengatakan, jumlah rumah yang hancur bisa bertambah karena saat ini masih dalam proses pendataan.
“Untuk data yang terdampak puting beliungnya sewaktu-waktu bisa berubah atau bertambah,” katanya.
Ujat menambahkan hujan deras juga menyebabkan seumlah wilayah mengalami banjir yang cukup tinggi.
Baca Juga: Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga
“Yang banjir di Perumahan Sudirman, Perumahan Puri Permai, Perumahan Puri Tigaraksa, Kampung Pinang, dan Taman Cisoka Indah, ” kata Ujat, Senin (27/11).
Menurut Ujat, banjir yang melanda tiga kecamatan tersebut merupakan banjir lewat saja. Pasalnya, selang 1 jam air sudah mulai surut dan kembali normal. Maka dari itu, pihaknya hanya menerjunkan 2 perahu karet untuk siaga apabila ada warga yang diperlukan untuk evakuasi.
“Air sudah cepat surut. Saat ini baru 2 perahu yang diterjunkan untuk evakuasi, ” katanya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menambahkan agar seluruh ASN dan seluruh perangkat, baik tingkat Kecamatan, Kelurahan, ataupun Desa untuk selalu siap siaga dalam mengantisipasi bencana alam di musim penghujan ini. Dia juga mengaku telah memerintahkan BPBD dan Dinsos untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam, banjir dan puting beliung.
“Saya mengingatkan agar masyarakat bersama Camat untuk melakukan gotong royong lingkungan untuk mengantisipasi banjir di wilayahnya masing-masing,” tandasnya. (alfian)
























