SATELITNEWS.COM, SETU—Komisi lV DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bakal mengevaluasi revitalisasi dan pembangunan drainase serta turap yang dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis Kota Tangsel.
Evaluasi dilakukan lantaran masih ditemukan genangan air akibat kejadian hujan deras.
Ketua Komisi lV DPRD Tangsel Muhamad Azis mengatakan, dari hasil rapat koordinasi bersama dinas teknis beberapa waktu lalu, ada puluhan titik rawan banjir di Kota Tangsel yang dilakukan pemetaan untuk dilakukan penanganan secara serius.
Menurutnya, pembangunan untuk memanimalisir terjadinya banjir seperti pembangunan tandon air, pelebaran saluran drainase, pembangunan turap dan sebagainya semuanya telah dianggarkan.
“Kita sudah menghitung, hitungan manusia. Tapi kita lupa sama hitung-hitungan Tuhan. Banjir bukan hanya di Tangsel, tapi merata di beberapa wilayah. Bogor dan Jakarta pun sama, karena memang curah hujannya luar biasa deras,” ujarnya, Senin (4/12).
Menurutnya, langkah prefentif yang perlu dilakukan terjadinya banjir adalah dengan mengevakuasi warga terdampak banjir berikut aset-aset milik warga.
“Yang penting evakuasi warganya dulu biar aman, kemudian aset-aset mereka juga harus diselamatkan,” jelasnya.
Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya
Diakui Azis, kurangnya resapan air di Kota Tangsel juga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir. Apalagi, Tangsel yang dahulunya banyak daerah resapannya, perlahan berubah menjadi kawasan permukiman.
“Jadi dilematis buat kita semua. Tapi yang perlu dilakukan saat ini, adalah solusi untuk antisipasi terjadinya hujan deras lagi, penanganan banjirnya bagaimana,” terang Azis.
Azis menjelaskan, evaluasi tak hanya dilakukan kepada OPD teknis yang menangani persoalan banjir saja. Akan tetapi, evaluasi dilakukan kepada dinas lain yang masih berkaitan dengan penanganan bencana banjir di Kota Tangsel.
“Ini kan urusannya menyangkut dengan kemanusiaan, apakah memang curah hujannya yang luar biasa atau memang ada kendala teknis terhadap pembangunan drainase dan turap tersebut. Solusinya nanti kita cari bersama, makanya kinerja dinas-dinas itu kita evaluasi,” pungkasnya. (dra/bnn)
























