SATELITNEWS.COM, LEBAK–Dinas Peternakan dsn Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lebak berupaya menjaga agar hewan milik peternak terbebas dari penyakit muluk dan kukuk (PMK). Salah satunya mengintensifkan penyuntikan vaksinasi terhadap hewan.
“Ya (vaksinasi hewan) dalam rangka pencegahan penyakit mulut dan kuku dan penyakit Lumpy Skin Disease (LSD). Maka secara memantau dan melakukan vaksinasi terhadap hewan milik peternak,” kata Kepala Disnakeswan Lebak, Rahmat Yuniar kepada SatelitNews.Com, Selasa (12/12/2023).
Rahmat mengungkapkan, penyuntikan vaksinasi PMK & LSD pada ternak Ruminansia (Sapi & Kerbau) di Kecamatan Rangkasbitung dan sekitarnya merupakan pemberian antigen untuk merangsang sistem kebal menghasilkan antibodi khusus terhadap penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan protozoa. “Tujuan dari vaksinasi intinya untuk memberikan kekebalan (antibodi) pada ternak sehingga dapat melawan antigen atau mikro-organisme penyebab penyakit,” jelas Rahmat.
PMK, kata Rahmat merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengan angka kesakitan 100 persen yang ditandai dengan adanya pembentukan vesikel/lepuh dan erosi di mulut, lidah, gusi, nostril, puting, dan di kulit sekitar kuku dengan angka kematian tinggi pada hewan rentan muda/anakan.
Sementara, penyakit LSD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang ternak sapi dan kerbau. Gejala yang ditimbulkan antara lain; demam dengan suhu 40-41°C, nafsu makan berkurang, kulit berbenjol sampai dengan berkeropeng, dan kadang berakhir dengan kematian.
“Upaya pencegahan yang dapat dilakukan antara lain: peningkatan biosecurty (desinfeksi, deinsetisidasi, fumigasi), pengendalian vektor, peningkatan pengawasan lalu lintas ternak, dan vaksinasi. Semoga dengan vaksinasi ini ternak masyarakat terlindung dari PMK dan LSD,” tuturnya.
Baca Juga: Disnakeswan Lebak Awasi Lalu Lintas Hewan Kurban dari Luar Daerah
Selain pemberian vaksinasi terhadap hewan ternak, Rahmat juga mengimbau kepada petani ternak agar selalu aktif dalam membersihkan kandang agar selalu bersih. “Jadi selain pemberian vaksin, peternak aktif dalam menjaga kandang hewan dari kotoran, penyakit PMK bisa di minimalisir,” tandasnya.
Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak, Rully Sugiharto Wibowo menyambut baik upaya yang dilakukan Disnakeswan Lebak dalam mencegah penyakit PMK. Ia pun berharap dengan kegiatan tersebut, petumbuhan hewan milik petani terbebas dari penyakit. “Kalau hewannya sehat jelas akan memberikan dampak positif bagi penjualan. Selain itu juga memberikan rasa aman bagi konsumen,” pungkasnya.(mulyana)
