SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Etihad Stadium tak lagi angker untuk tamu yang berkunjung menghadapi Manchester City di Liga Inggris. The Citizens tiga kali beruntun gagal menang di kandang.
Manchester City tertahan 2-2 saat menjamu Crystal Palace di Etihad Stadium pada laga lanjutan Liga Inggris, Sabtu (16/12/2023). Man City sebenarnya mampu unggul dua gol lebih dulu lewat Jack Grealish di menit ke-23 dan Rico Lewis di menit ke-54.
Palace memperkecil ketinggalan dari Jean-Philippe Mateta pada menit ke-76. Kemenangan Man City yang sudah di depan mata buyar usai Michael Olise mengeksekusi penalti menjadi gol di menit ke-90+5.
Hasil ini melanjutkan catatan kurang apik The Citizens dalam beberapa laga terakhir. Manchester Biru hanya sekali menang dalam enam laga terakhir.
The Citizens juga tiga kali secara beruntun gagal menang di Etihad Stadium. Selain Palace, mereka sebelumnya juga ditahan imbang di oleh Tottenham Hotspur 3-3 serta Liverpool 1-1.
Etihad Stadium tampaknya mulai tak angker untuk para tamunya. Padahal pada musim lalu, Man City begitu digdaya di kandang pada Liga Inggris.
Man City yang meraih juara Liga Inggris musim lalu hanya dua kali kehilangan poin di kandang. Hal itu terjadi saat pasukan Pep Guardiola kalah 1-2 dari Brentford dan imbang 1-1 dengan Everton.
Banyak pekerja rumah yang dipikirkan Guardiola untuk memperbaiki performa Man City. Pasalnya akibat rentetan hasil buruk ini, mereka kini tertahan di peringkat keempat dengan 34 poin. Mereka tertinggal tiga angka dari Arsenal di puncak klasemen.
Manajer City Pep Guardiola gusar dengan timnya usai ditahan Crystal Palace 2-2. Guardiola mengatakan, hasil seri pantas buat Man City karena bermain dengan ceroboh. “Pada akhirnya, sabar dan jangan sampai terkena transisi, dan jangan kebobolan seperti yang sudah kami lakukan dalam jenis-jenis pertandingan seperti ini,” kata manajer Man City ini dilansir M.E.N.
“Namun, tentu saja pada aksi pertama mereka lari dan mencetak sebuah gol dan di menit terakhir kami memberi mereka [sebuah penalti]. Di kotak penalti itu anda harus hati-hati dan kami tidak. Kami memang tidak pantas menang.”
“Ini bukan nasib apes, ini memang pantas didapatkan. Kami kehilangan dua poin. Ketika anda memberikan penalti ini, anda memang pantas mendapatkannya,” sembur mantan pembesut Barcelona dan Bayern Munich ini.
“Anda melihat ‘kan peluang-peluang yang kami ciptakan, dan kebobolannya hampir sama di sepanjang musim ini kecuali saat melawan Chelsea — tapi kami tidak mampu menutup permainan. Rasanya seperti itu,” lugas Guardiola usai Manchester City ditahan Crystal Palace.
Selain itu, Pep juga sebut karena timnya nggak tenang. “Ini bukan pertama kali kami mendapat hasil seperti ini,” ujarnya dilansir dari BBC.
“Kami harusnya bisa lebih tenang di dalam kotak penalti. Jadinya kami dihukum oleh lawan, karena kesalahan kami sendiri,” tambahnya.
Sementara pemain City Rico Lewis mengatakan, hasil ini karena kesalahan Man City sendiri. “Sungguh disayangkan tapi kami harus melihat pada diri sendiri dan melihat pada keputusan-keputusan individual, dan kemudian melihat kepada diri sendiri sebagai sebuah tim,” ungkap Lewis kepada BBC Sport usai pertandingan.
“Kami tidak bisa menyalahkan orang lain. Kami hanya bisa menyalahkan diri sendiri,” sambung pemain berusia 19 tahun ini. (dm)