SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Chelsea harus bersusah payah menyingkirkan Newcastle United. The Blues lolos ke Semifinal Carabao Cup 2023/2024 lewat adu penalti setelah berimbang 1-1.
Chelsea mendepak Newcastle United di St. James’ Park pada babak perempatfinal, Rabu (20/12/2023) dini hari WIB. Si Biru sebetulnya nyaris terdepak, namun gol Mykhailo Mudryk di injury time mampu memaksakan duel berakhir 1-1 di waktu normal.
Pemenang akhirnya harus dicari lewat adu penalti, setelah tidak ada tambahan 2×15 menit. Chelsea menang 4-2 dalam fase tos-tosan. “Saya pikir itu adalah pertandingan yang sangat bagus. Kami menderita ketika kebobolan, itu adalah kesalahan kami. Saya berkata kepada para pemain untuk selalu percaya sampai akhir. Terkadang dalam sepak bola Anda memerlukan sedikit keberuntungan dan itu datang. Penghargaan untuk para pemain karena mereka luar biasa,” kata Manajer Chelsea Mauricio Pochettino kepada BBC.
Ini adalah hasil manis lainnya bagi Chelsea setelah akhir pekan lalu mengalahkan Sheffield United di Liga Inggris. Chelsea juga seperti menyudahi rangkaian hasil-hasil buruk.
“Kami berbicara sebelum pertandingan bahwa kami merasa positif setelah pertandingan melawan Sheffield United. Untuk mengalahkan Newcastle, Anda dapat melihat para pemain di lapangan dan para penggemar merasa senang.”
“Itu membuat kami benar-benar percaya, tumbuh dan berkembang. Kami melakukannya dengan baik,” Pochettino menegaskan.
Di sisi lain, Manajer Newcastle Eddie Howe menyebut kekalahan ini terasa menyakitkan untuk timnya. Apalagi Newcastle sempat memimpin cukup lama. “Ya, ini sangat menyakitkan. Rasanya sangat mirip dengan akhir pertandingan melawan PSG. Anak-anak sangat berkomitmen, memberi segalanya dan kami unggul cukup lama,” ujar Howe kepada Sky Sports.
“Kami bertahan dengan sangat, sangat baik, tapi kami tidak bisa menuntaskannya. Ketika kami kebobolan, kami kebobolan secara kolektif bukan individual. Saya kira sebagai tim kami bertahan dengan sangat baik hari ini,” katanya.
Sementara itu, bek sayap kanan Newcastle United, Kieran Trippier jalani malam yang kelam dan jadi pesakitan. Gol Chelsea yang dicetak Mudryk berawal dari kesalahannya.
Trippier tak kuasa mengontrol bola ketika bertahan dari umpan lambung. Si kulit bundar malah bergulir bebas dan langsung disepak Mudryk untuk menggetarkan gawang The Magpies.
Tak sampai di situ, petaka Kieran Trippier juga berlanjut di babak adu penalti. Tembakannya melebar.
Manajer Newcastle, Eddie Howe enggan menyalahkan Trippier. Kekalahan timnya adalah kekalahan semua pemain, bukan gegara satu-dua individu. “Trippier punya karakter kuat. Seperti yang telah saya katakan berkai-kali, dia adalah pemain yang membawa level kami naik. Kini, giliran kami untuk mendukungnya dan menjaganya,” tegasnya dilansir dari Daily Mail.
“Dia pemain penting bagi kami dan berpengaruh di ruang ganti. Ada hal-hal biasa terjadi di sepakbola. Saya rasa, kami bermain bagus,” sambungnya.
“Akhirnya, kami selalu bersama-sama. Kekalahan ini adalah kekalahan tim,” tutupnya. (dm)