SATELITNEWS.COM, LEBAK—Gempa dengan Magnitudo (M) 5,9 terjadi Kabupaten Lebak, Rabu (3/1/2024) pagi sekitar pukul 07.53 WIB. Selain membuat panik warga, gempa yang berpusat di kedalaman 72 Km arah barat daya dari Bayah tersebut berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak membuat 6 rumah dilaporkan mengalami kerusakan.
Kepala Pelaksana BPBD Lebak Febby Rizki Pratama mengatakan, usai gempa, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan relawan maupun ke pemerintah di masing-masing kecamatan. Langkah-langkah lainnya saat ini terus dilakukan. Salah satunya terus melakukan mitigasi bencana kepada warga. “Data sementara berdasarkan laporan pasca gempa, terdapat 6 rumah tiga di Kecamatan Malingping, 1 Cirinten Cijaku 1, dan 1 di Kecamatan Lebak Gedong. Untuk korban jiwa tidak ada,” kata Febby.
Gempa itu kata Febby terasa hingga di 28 kecamatan di Kabupaten Lebak. Namun yang paling merasakan yang sangat jelas hingga warga berhamburan keluar rumah itu di tiga kecamatan, yakni kecamatan Bayah, Cibeber dan Panggarangan. “Sejauh ini warga di tiga kecamatan tersebut sudah berkativitas seperti biasa dan tidak ada korban jiwa. Namun demikian, warga tetap diimbau untuk selalu waspada khawatir terjadi gempa susulan,” tuturnya.
“BPBD terus melakukan koordinasi dengan semua relawan maupun pemerintahan di masing-masing kecamatan, guna memastikan dampak gempa tersebut,” timpalnya. Andi, salah seorang warga Rangkasbitung, mengaku merasakan getaran gempa hingga beberapa menit. Namun, gempa yang terjadi di pagi hari itu di wilayahnya tidak ada korban jiwa mapuj rumah yang rusak. “Infonya gempa berpusat di Bayah. Mungkin di sekitar Bayah yang paling getarannya terasa banget dan mungkin ada rumah rusak juga,”tandasnya. (mulyana)
























