SATELITNEWS,COM, LEBAK—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak secara masif melakukan imbauan kepada warga agar mewaspadai bencana akibat cuaca buruk yang saat ini masih menyelemuti Bumi Multatuli. Hal itu dilakukan guna mengurangi risiko bencana.
“Melalui relawan BPBD yang tersebar di 28 kecamatan di Lebak serta koordinasi dengan pemerintah kecamatan, TNI Polri, kita terus melakukan imbauan secara masif kepada warga agar mewaspadai bencana yang ditimbulkan cuaca buruk,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama, Minggu (7/1/2024).
Febby mengungkapkan, imbauan tersebut dilakukan guna mengurangi risiko bencana yang terjadi. Imbauan yang terus dilakukan, mengingat wilayah Lebak salah satu wilayah di Provinsi Banten yang kerap terjadi bencana pada musim penghujan. “Lebak memiliki wilayah yang dikelilingi sungai yang rentan banjir, perbukitan yang rawan longsor. Tak hanya itu, wilayah Lebak juga salahsatunya wilayah yang kerap dilanda bencana angin puting beliung,” tutur Febby.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kata Febby, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi dari tanggal 3 sampai 10 Januari 2024 mendatang. “Dari 28 kecamatan terdapat 14 kecamatan yang menjadi titik rawan longsor yakni Bayah, Sobang, Lebakgedong. Cigemblong, Bojongmanik, Cibeber, Muncang, Gunungkencana, Cipanas, Cileles, Cimarga, Cikulur, Leuwidamar dan Cilograng,” kata Febby.
Sementara, terdapat 12 kecamatan yakni Kecamatan Cimarga, Kecamatan Leuwidamar, Kecamatan Rangkasbitung, Maja, Curugbitung, Muncang, Wanasalam, Cibadak, Gunungkencana, Cibeber, Panggarangan dan Bayah. Daerah tersebut, kata Febby merupakan jalur angin yang rawan terjadinya angin kencang atau puting beliung. “Jadi selain angin puting beliung, di musim penghujan ini yang juga harus diwaspadai adalah tanah longsor, dan banjir,” terang Febby.
“Kepada warga saya mengimbau untuk mewaspadai akan terjadinya potensi kedua bencana tersebut, dengan tetap berada di dalam rumah dan menghindari pohon besar saat terjadi angin kencang,” ujar Febby. “Warga juga diimbau agar melakukan perawatan saluran irigasi mereka sehingga dapat mencegah banjir,” pesannya.
Baca Juga: El Nino Mengancam, Polres Lebak Siapkan Sumur Bor
Camat Gunungkencana Firman Arif mengaku, pihaknya terus melakukan imbauan kepada warga untuk selalu waspada pada musim penghujan ini. “Kita juga terus melakukan koordinasi juga dengan pemerintah daerah untuk mengetahui kondisi,” imbuhnya. (mulyana)
























