SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, terus berupaya mematangkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan industri di Kecamatan Cibitung dan Cikeusik. Tindakan itu dilakukan, agar pembangunan di dua kecamatan tersebut bisa merata.
Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang Tanto Warsono Arban mengatakan, pematangan RDTR di dua kecamatan sebagai kawasan atau zona industri itu penting untuk dilakukan, sebagai upaya mendongkrak perekonomian masyarakat.
“RDTR mempunyai peran penting, dalam pertumbuhan ekonomi nasional dan ekonomi daerah,” kata Tanto, Senin (22/1/2024).
Tanto mengatakan, RDTR harus bisa diselesaikan dalam waktu dekat, agar proses investasi di kawasan industri dapat berjalan dengan baik. Soalnya, selama ini baru ditetapkan lima kecamatan sebagai kawasan industri, namun belum ditetapkan secara terperinci.
“RDTR memiliki peran penting, salah satunya adalah mempermudah proses perizinan berusaha serta memberikan kepastian hukum kepada para investor, yang ingin berinvestasi di Kabupaten Pandeglang,” tambahnya.
Tanto juga mengatakan, apabila RDTR kawasan Cibitung dan Cikeusik diterbitkan, diyakini bisa mendongkrak pemerataan pertumbuhan ekonomi, serta akan memberikan dampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Pandeglang.
“Kami akan terus berupaya untuk segera menyelesaikan RDTR Kawasan Cibitung dan Cikeusik, karena kedua wilayah tersebut merupakan salah satu wilayah yang masuk kawasan industri yang akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujarnya.
Kepala Bidang (Kabid) Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang, Eni Tri Setiawati mengatakan Pemerintah Kabupaten Pandeglang menargetkan RDTR Kawasan Cibitung dan Cikeusik secepatnya bisa selesai.
“Proses tahapan RDTR kawasan Cibitung – Cikeusik, sampai dengan saat ini adalah lintas sektor (Linsek). Setelah tahapan ini selesai tiga puluh hari kalender, kedepan harus segera ditetapkan Peraturan Bupatinya, apabila sudah ada Perbup, kawasan RDTR Cibitung – Cikeusik akan segera diterbitkan,” imbuhnya. (mg4)
























