SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Liverpool meraih poin penuh kala menjamu Chelsea dalam lanjutan Premier League. Pasukan Juergen Klopp itu menang 4-1 atas The Blues.
Duel Liverpool vs Chelsea dalam lanjutan Premier League digelar di Anfield, Kamis (1/2/2024) dini hari WIB. Tuan rumah menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol.
Pada babak kedua, Chelsea sempat memperkecil ketertinggalan lewat Christopher Nkunku. Sementara Liverpool juga bikin dua gol tambahan untuk memantapkan kemenangan.
Berkat hasil ini, Liverpool masih nyaman di puncak klasemen Liga Inggris dengan 51 poin dari 22 pertandingan. Sementara Chelsea ada di urutan ke-10 dengan 31 poin.
Manajer Liverpool Juergen Klopp memuji penampilan timnya usai menggelontorkan empat gol ke gawang Chelsea. Klopp menilai Liverpool seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak.
Liverpool bisa saja menang dengan skor lebih besar andai penalti Darwin Nunez di akhir babak pertama tidak gagal. Tendangan striker Uruguay itu membentur tiang gawang.
Liverpool tampil dengan pressing tinggi di pertandingan ini. Diogo Jota dkk. tercatat melepaskan 28 tembakan di sepanjang pertandingan, 13 di antaranya on target. “Saya kira Anda tidak bisa tampil luar biasa kalau individunya tidak bekerja sama. Startnya brilian, kami benar-benar menekan mereka,” ujar Klopp kepada BBC Match of the Day.
“Mereka mencoba menemukan (Cole) Palmer dan kami kesulitan ketika pressing-nya tidak benar. Kami luar biasa, itu tadi pertandingan yang top.”
“Kami bisa saja dan seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Anda tidak bisa mencetak lima, enam gol melawan Chelsea kalau Anda tidak luar biasa,” kata klopp.
Dalam laga tersebut, Darwin Nunez apes banget di laga Liverpool vs Chelsea. Gagal penalti, termasuk empat kali tembakannya kena tiang. Juergen Klopp tidak mempermasalahkannya. “Dia benar-benar kecewa dengan dirinya sendiri. Itu sulit baginya, lalu sundulannya juga kena tiang,” buka Klopp kepada BBC.
Namun, Juergen Klopp mengaku dirinya tidak mempermasalahkan performa Nunez. Toh meski frustrasi sepanjang laga, Nunez akhirnya bisa memberikan kontribusinya. “Walau sedikit kurang beruntung, Nunez tampil luar biasa. Jadi, semuanya baik-baik saja, kok,” tutupnya.
Di sisi lain, manajer Chelsea Mauricio Pochettino mengakui timnya memang kalah segalanya. Sepanjang pertandingan, Chelsea banyak ditekan oleh Liverpool. Raheem Sterling dkk. tercatat cuma melepaskan empat tembakan.
Angka tersebut sangat jauh jika dibandingkan dengan Liverpool. Pasukan Juergen Klopp itu melepaskan 28 tembakan di sepanjang laga, 13 di antaranya on target. “Saya kira Liverpool lebih baik daripada kami, mereka pantas dapat tiga poin,” ujar Pochettino kepada BBC Match of the Day.
“Kami tidak cukup bagus, saya kira untuk banyak alasan dan ada terlalu banyak yang harus dikatakan, mereka lebih baik daripada kami.”
“Jelas banget mereka lebih baik daripada kami. Kami kalah di setiap duel. Setiap kami kali dapat bola setelah satu atau dua sentuhan kami kehilangan bola,” kata Pochettino menambahkan.
Mauricio Pochettino berharap Chelsea bisa mengambil pelajaran dari kekalahan ini untuk kembali menghadapi Liverpool di final Carabao Cup di Stadion Wembley, Minggu (25/2/2024) malam WIB. Chelsea harus tampil beda dibandingkan saat di Anfield.
“Setelah 90 menit dalam permainan ini, Anda harus bilang kerja bagus ke Liverpool. Sekarang kami harus mendekati final melawan mereka dengan cara berbeda dan kami harus bersaing dengan cara berbeda ketimbang hari ini,” ujar Pochettino di situs resmi klub.
“Pertandingan akan di Wembley dan tentu ini akan berbeda di tempat netral, yang tentu saja selalu berbeda. Itulah perasaan yang para pemain rasakan sekarang dan itu bagus karena jika kami bersaing dengan cara yang sama seperti hari ini, tentu hasilnya akan sama.”
“Kalau kami tidak membaik, ini akan sulit. Bagi kami ini soal belajar dari permainan seperti ini. Kami bermain melawan tim yang ada di puncak dan selalu bersaing untuk trofi besar,” katanya. (dm)