SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Manchester City terhindar dari kekalahan saat menjamu Chelsea pada pekan ke-25 Premier League. Duel berakhir sama kuat 1-1.
Man City vs Chelsea tersaji di Etihad Stadium, Minggu (18/2/2024) dini hari WIB. Tim tamu unggul 1-0 di babak pertama via gol Raheem Sterling. Tim tuan rumah baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-83 melalui gol Rodri. Skor 1-1 menjadi hasil akhir pertandingan.
Hasil ini membuat Man City tertahan di urutan ketiga dengan 53 poin. Chelsea tak beranjak dari posisi sepuluh dengan 35 poin.
Man City tampil dominan sepanjang 2×45 menit. The Citizens mencatatkan 31 shots (5 on target), 699 operan, dan 71 penguasaan bola berbanding 9 tembakan (6 on target), 301 passes, dan 29 persen ball possession milik Chelsea.
Hasil seri ini ditanggapi negatif Rodri. Gelandang 27 tahun itu terutama kecewa dengan sektor belakang timnya hingga mesti kecolongan gol Sterling. “Saya pikir kami tidak tampil bagus di babak pertama. Kami kembali kebobolan dengan mudah. Saya ras kami harus bertahan lebih baik. Mereka hampir tidak menciptakan apa pun di babak pertama,” kata Rodri usai laga Man City vs Chelsea kepada Sky Sports.
“Kami tahu tentang counter attack dan pemain cepat mereka, tapi kami harus mempertahankan serangan balik dengan lebih baik. Dari sana, selalu lebih sulit untuk bangkit,” sambungnya.
“Ini soal bertahan lebih baik. Kami mencoba di babak kedua. [Kami punya lebih] semangat, kami menginginkan bola dan ingin mengambil risiko. Kami agak takut dengan serangan balik [di babak pertama]. Kami mestinya berani,” demikian kata Rodri.
Sepanjang babak pertama, City yang tampil dominan memang melepaskan 14 attempts berbanding tiga milik Chelsea. Tapi, dari 14 attempts itu, cuma dua yang mengarah ke gawang. Sementara Chelsea justru mampu menciptakan gol dari total tiga tembakan on target yang dibuat. Adalah Raheem Sterling yang membawa Chelsea unggul pada menit ke-42.
Masuk di babak kedua, City menaikkan intensitas serangan untuk bisa menyamakan skor. Tapi, Chelsea lagi-lagi bisa bertahan dengan baik dan malah beberapa kali hampir menggandakan skor.
Hasil yang dimaklumi oleh manajer Pep Guardiola karena City bermain buruk di babak pertama. “Pertandingannya bagus. Kami lebih bagus di babak kedua ketimbang babak pertama. Kami tidak bermain dengan ritme yang baik di babak pertama dan kami memperbaiki semuanya di baba kedua, performa yang sangat bagus tapi kami tidak bisa menang,” ujar Guardiola kepada BBC Radio 5Live.
“Kami bermain bagus dan mempunyai banyak peluang. Harusnya bisa jadi gol karena banyak peluang emas, tapi ya terima sajalah. Untuk menghadapi tim dengan level seperti itu, Anda harus bermain bagus selama 94 menit, tidak cuma sebabak.”
Di sisi lain, manajer Chelsea, Mauricio Pochettino, puas dengan hasil yang didapat timnya di markas Man City. Menurutnya ini bisa mendongkrak moral tim dalam laga penting berikutnya melawan Liverpool di final Carabao Cup. “Saya sangat senang. Saya bilang ke para pemain bahwa saya merasa sangat bangga.
Dalam tiga pertandingan terakhir kami mulai menciptakan semangat yang sangat baik,” kata Pochettino, dilansir dari BBC.
“Itulah yang kami inginkan untuk membangun tim kami. Hari ini adalah kesempatan yang sangat bagus untuk menunjukkan bahwa kami akan mencapai tujuan yang kami inginkan,” dia menambahkan.
“Babak pertama benar-benar bagus. Kami hanya kebobolan satu peluang – melawan tim seperti Manchester City yang, bagi saya, adalah tim terbaik di dunia,” sambungnya.
“Di babak kedua mereka memaksa Anda bermain lebih dalam, namun kami menciptakan peluang untuk mencetak gol kedua dan segalanya bisa saja berbeda. Penting bagi para pemain menyadari bahwa sepakbola benar-benar kompetitif dan untuk mencapai level yang kami inginkan, kami perlu menderita.”
“Sekarang kami memiliki pertandingan yang sangat bagus melawan Liverpool [di final Carabao Cup]. Yang paling penting adalah tetap percaya. Sekarang kami harus pulih dan mempersiapkan pertandingan sebaik mungkin,” demikian kata Mauricio Pochettino. (dm)