SATELITNEWS,COM, JAKARTA—Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan tak sempat berkomunikasi banyak dengan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko usai bertemu secara langsung dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/2).
AHY mengatakan dirinya hanya bersalaman dengan Moeldoko. “Oh, enggak ngobrol. Yang penting salaman saja, menyambung silaturahmi,” kata AHY.
Ini kali pertama AHY dan Moeldoko bertemu dalam satu forum, usai sempat berseberangan dalam kisruh wacana kudeta Partai Demokrat. Ini juga sidang Kabinet Paripurna pertama yang diikuti oleh AHY sejak dirinya menjabat sebagai Menteri ATR/BPN.
Mulanya, AHY tampak berbincang dengan Menko Polhukam Hadi Tjahjanto. Tak berselang lama, datang Moeldoko ke arah belakang punggung AHY.
Moeldoko menyalami sejumlah menteri terlebih dahulu, termasuk menyalami Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Lalu, Moeldoko datang ke arah AHY.
Menyadari kehadiran Moeldoko, AHY menengok dan langsung bersalaman. Keduanya menggenggam erat tangan masing-masing. Sesekali genggaman tangan itu diayunkan.
Wartawan yang berada di dalam Istana Negara meminta AHY dan Moeldoko menghadap ke awak media untuk dipotret.
“Pak Moel, Mas AHY,” teriak awak media.
Sontak hal ini juga menjadi perhatian menteri-menteri lain. Seperti Hadi Tjanjanto yang tampak tersenyum sekaligus bertepuk tangan. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani melihat ke arah AHY dan Moeldoko. Menteri BUMN Erick Thohir juga sempat menengok sebentar.
Presiden Jokowi mengunggah foto Moeldoko dan AHY bersalaman tersebut, melalui akun resmi Instagram. Jokowi tidak memberikan komentar khusus. Dia mengunggah potret itu dengan tiga gambar lain dalam unggahan sama. Foto lain yang diunggah Presiden adalah foto dia sedang memberi arahan dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang dikerubungi koleganya.
AHY juga mengungkapkan dalam pertemuan tadi tidak ada ucapan selamat dari Moeldoko usai dirinya diangkat menjadi menteri Kabinet Indonesia Maju.
Ketua Umum Partai Demokrat itu juga belum mengetahui apakah akan ada pertemuan khusus dengan Moeldoko ke depan. Saat ini, AHY hanya ingin fokus menyelesaikan tugas sebagai Menteri ATR/Kepala BPN.
“Enggak ada, enggak ada. Kami belum ada rencana ke sana. Saya tadi hanya fokus pada agenda utama dari rapat kabinet paripurna ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Moeldoko menyebut momen salaman tersebut merupakan hal yang biasa. “Namanya juga satu rekan kabinet, ini biasa,” ujar Moeldoko selepas sidang kabinet.
Moeldoko mengklaim kisruh partai Demokrat dengan dirinya beberapa waktu lalu tidak mempengaruhi hubungan antara dirinya dengan AHY. Dia menyebut mereka sudah berkomunikasi dengan baik, sehingga menurutnya tidak ada lagi kecanggungan dalam pertemuan mereka.
Moeldoko memastikan ‘masa lalu’ mereka tidak mempengaruhi hubungan kerja ke depan. “Hubungan kerja tetap nggak ada alasan. Kita berbicara efektivitas pemerintahan,” kata Moeldoko.
Dia juga membuka peluang untuk mengundang AHY ke kantor KSP. “Tidak ada (kecanggungan. Kalau ada rapat di KSP pasti kita undang,” ujarnya.
Hubungan Moeldoko dengan AHY kembali menjadi sorotan publik setelah reshuffle kabinet. Pasalnya, selama ini dua tokoh itu berseberangan di Partai Demokrat.
Moeldoko sempat mengkudeta AHY lewat Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat. AHY ditunjuk sebagai ketua umum oleh kader-kader yang kecewa atas kepemimpinan AHY.
Moeldoko pun tidak hadir di pelantikan AHY pekan lalu. Ia beralasan sedang di luar negeri untuk menjalankan tugas negara.(bbs/san)