SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan menerbitkan kebijakan baru bagi para aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki asisten rumah tangga (ART) dan sopir. Para ASN diwajibkan untuk mengasuransikan ART dan sopirnya melalui BPJS Ketenagakerjaan.
“Saya akan menerbitkan kebijakan baru kita mulai tahun 2024 ini untuk seluruh ASN tenaga kerja yang mensuport mereka, sopir, asisten rumah tangga, tukang kebun, atau siapa saja yang mereka yang ada di rumah itu dimasukkan dicover BPJS ketenagakerjaan oleh si ASN yang bersangkutan,” ujar Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, Rabu (28/2).
Menurut Benyamin, asisten rumah tangga, tenaga kerja sopir dan tukang kebun memiliki beban kerja berat namun minim dalam perlindungan keselamatan kerja dan kesehatan.
“Dari dasar itu, saya akan mengeluarkan instruksi supaya ASN bisa mengasuransikan pekerjanya untuk dibayarkan, minimal untuk asuransi kematian dan asuransi kecelakaan kerjanya,” katanya.
Benyamin menuturkan, pihaknya pun akan menginstruksikan ASN agar membayarkan premi asuransi BPJS. Meskipun program baru, dirinya menargetkan secara keseluruhan nantinya mencapai 20 ribu yang bisa masuk dalam asuransi tersebut.
“Saya akan mengeluarkan instruksi kepada mereka supaya bisa mengasuransikan mereka dibayarkan, tidal mahal ko, minimal untuk asuransi kematian dan asuransi kecelakaan kerja. Target saya mudah mudahan adalah 20 ribu yang bisa masuk dalam asuransi ini,” ucapnya.
Baca Juga: Pria Tewas Tersetrum di Pamulang, Damkar Tangsel Bongkar Plafon untuk Evakuasi Korban
Kata Benyamin, program itu akan menyasar para ASN terlebih dahulu. Nantinya, kata dia, tidak menutup kemungkinan bakal diberlakukan kepada Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS).
“Saya akan mulai dari ASN dulu, tapi nanti kalau program ini direspon baik saya akan lanjutkan kepada karyawan lainnya, apakah status P3K apakah TKS, dan sebagainya. Sepanjang kriteria para tenaga supporting ini mendapatkan upah dari mereka. Nanti semua kita akan dimintakan untuk dicover. Ini program baru yang sekarang akan saya presentasikan di Provinsi Banten,” pungkasnya. (eko)
