SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Manchester United vs Liverpool di perempatfinal Piala FA berjalan sengit. Bertanding selama 120 menit, Setan Merah menang 4-3 dan maju ke semifinal.
Bermain di Old Trafford, Manchester, Inggris, Minggu (17/3/2024), MU sempat unggul sejak menit ke-10. Scott McTominay bisa membawa tuan rumah memimpin 1-0.
Liverpool baru membalas jelang istirahat. Setelah Alexis Mac Allister menyamakan skor, Mohamed Salah membawa tim tamu unggul 2-1 saat jeda.
Di babak kedua, MU kemudian bisa menyamakan skor menjadi 2-2 di menit ke-88. Antony menjadi penyelamat Setan Merah lewat golnya. Skor bertahan sampai 90 menit, dan laga dilanjutkan ke masa tambahan waktu.
Di babak tambahan itu, Liverpool sempat unggul lewat Harvey Elliott. Namun, MU bisa membalas lewat dua gol Marcus Rashford dan Amad Diallo. MU menang 4-3 dan maju ke semifinal. MU akan bergabung dengan Coventry City, Chelsea, dan Manchester City. Semifinal Piala FA 2023/2024 akan digelar pada 20 April mendatang.
Kapten MU, Bruno Fernandes, kembali menegaskan bahwa tim asuhan Erik ten Hag ingin memenangi Piala FA dan terus mengejar finis keempat di klasemen Liga Inggris 2023/2024. “Musim ini tidak ada di level yang kami inginkan, tapi kami ingin lebih baik. Kami selalu bilang bahwa tujuan kami adalah bisa meraih posisi empat besar dan mencoba untuk memenangi Piala FA. Kami akan melakukan segala cara untuk mencapai tujuan itu,” kata Bruno Fernandes di ITV.
“Piala FA adalah trofi besar untuk klub ini,” kata pemain nomor punggung 8 di Man United itu menambahkan.
Manajer Erik ten Hag memuji performa Setan Merah, yang ia sebut terbaik di musim ini. “Ketika hal semacam ini (menang dramatis) terjadi di laga Manchester United versus Liverpool, salah satu laga sepak bola terbaik di dunia, menurut saya ini bersejarah,” ujar Ten Hag, dikutip situs resmi klub.
“Saya pikir 35 menit pertama adalah performa terbaik tim di musim ini. Kami bermain amat baik, baik saat menguasai bola ataupun tidak. Lalu terjadilah 10 menit terakhir. Juga setelah turun minum, kami jadi menurun, dan kalian lihat Liverpool adalah tim hebat.”
“Mereka mengambil alih tapi akhirnya kami mengubah gaya, sistem kami, dan dari situ kami mengambil inisiatif, kami percaya pada sistem, dan kami bisa menciptakan peluang dan mencetak gol.”
Ten Hag menyadari timnya sering kali tampil buruk dan berujung kekalahan, namun ia juga tahu timnya mampu belajar dan bangkit meraih kemenangan seperti di laga ini.
Liverpool harus kandas di Perempatfinal Piala FA. Lagi-lagi Manchester United jadi momok si Merah di ajang ini. Dari 15 kali pertemuan, MU menyingkirkan Liverpool sebanyak 11 kali di ajang ini, termasuk tiga tahun lalu di Babak Ketiga Piala FA dengan skor 2-3 di Old Trafford.
“Mood hari ini, jika Anda melihat laga ini secara keseluruhan bukan sebagai fans MU atau Liverpool, maka ini laga yang menarik. Dan seperti itulah harusnya. Saya senang dengan itu, tapi tidak dengan hasilnya,” ujar manajer Liverpool Juergen Klopp seperti dikutip situs resmi klub.
Ada kekhawatiran kekalahan dari Manchester United akan mempengaruhi mental Liverpool di sisa musim ini. Juergen Klopp tidak sependapat. “Tidak dong, wow, masa karena Anda kalah di perempatfinal Piala FA maka mental kami akan drop. Jika seperti itu maka akan sangat sulit. Kami sudah lama bermain sepakbola dan kekalahan itu hal yang biasa. Kita semua sering gagal dalam hidup, tanpa kita sadari – toh kita biasa saja dengan itu. Sayangnya sejak kecil kita terbiasa dengan kekalahan,” ujar Klopp di situs resmi klub.
“Reaksi apa yang saya harapkan? Tidak ada, mereka kini gabung dengan timnas masing-masing dan saya harap mereka bisa kembali tanpa cedera, barulah kita pikirkan soal Brighton.” (dm)