Kamis, 21 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Headline

Fenomena War Takjil

Oleh: Najamuddin Khairur Rijal*

Oleh Deddy Maqsudi
Selasa, 19 Mar 2024 18:52 WIB
Rubrik Headline, Kolom
Fenomena War Takjil

FENOMENA WAR TAKJIL: Najamuddin Khairur Rijal, Dosen Hubungan Internasional Fisip Universitas Muhammadiyah Malang. (DOK PRIBADI)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

BULAN Ramadan selalu menghadirkan momen spesial bagi umat Muslim di seluruh dunia, khususnya di Indonesia. Salah satu yang menarik adalah tradisi berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa. Bahkan memunculkan fenomena baru yang menjadi trending topic di media sosial dan menjadi bahasan netizen, yang disebut dengan War Takjil.

War berarti perang, dalam bahasa Inggris. Dalam konteks ini dimaknai sebagai berburu atau memperebutkan. Apa yang diburu atau diperebutkan? Yaitu Takjil. Mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Takjil berarti mempercepat (buka puasa). Hal ini sesuai dengan akar katanya dalam Bahasa Arab, yakni ‘ajila’ yang berarti menyegerakan. Jadi maksud Takjil sejatinya adalah menyegerakan membatalkan puasa dengan makanan pembuka. Makna ini mengalami reduksi dalam masyarakat Indonesia, yang diasosiasikan sebagai kudapan atau santapan berbuka puasa, bisanya berupa kue atau sejenisnya sebagai makanan pembuka berbuka puasa.

Menariknya, War Takjil yang sedang ramai dibahas netizen adalah antusiasme masyarakat non-Muslim dalam membeli takjil. Meskipun mereka tidak berpuasa, namun kelompok masyarakat inilah yang paling awal menyerbu dagangan takjil. Akibatnya, sebagai lelucon, umat Muslim yang berpuasa seringkali nyaris tidak mendapatkan bagian ketika hendak membeli takjil yang diinginkan sebab telah lebih dahulu diborong oleh kelompok non-Muslim. Di sinilah muncul istilah War Takjil, persaingan atau perebutan takjil antara umat Muslim yang berpuasa dan kelompok non-Muslim yang meramaikan tradisi Ramadan dengan ikut berburu takjil.

Jika memperhatikan perbincangan netizen di berbagai platform media sosial, fenomena War Takjil ini menjadi narasi yang unik dan menarik. Dengan bumbu lelucon, netizen Muslim dan non-Muslim saling berbalas komentar terkait pengalaman persaingan memperoleh takjil. Beberapa unggahan misal menyebut, kelompok non-Muslim telah standby pukul tiga sore untuk berburu takjil di saat umat Muslim yang berpuasa sedang berjuang untuk bertahan. Ada pula unggahan, misalnya,  yang meminta kelompok non-Muslim harusnya bersikap fair dengan memulai (start) War Takjil di waktu yang sama, yakni menjelang pukul lima sore. Lihat saja, aneka ragam unggahan berbalas komentar tentang War Takjil ini unik dan menghibur.

 

Implikasi Positif

BeritaTerbaru

Pemkab Tangerang Larang Pedagang Hewan Kurban Berjualan di Trotoar

Pemkab Tangerang Larang Pedagang Hewan Kurban Berjualan di Trotoar

Selasa, 19 Mei 2026 20:05 WIB
Delapan Desa di Lebak Gelar Pilkades Antar Waktu

Delapan Desa di Lebak Gelar Pilkades Antar Waktu

Selasa, 19 Mei 2026 19:25 WIB
Lakalantas Maut di KM 16,5 Jalan Raya Serang, Pemotor dan Penumpang Meninggal Dunia

Lakalantas Maut di KM 16,5 Jalan Raya Serang, Pemotor dan Penumpang Meninggal Dunia

Selasa, 19 Mei 2026 17:56 WIB
IMG_20260519_164204

Pemkot Tangerang Percepat Bangun Flyover Sudirman

Selasa, 19 Mei 2026 16:44 WIB

War Takjil ini menjadi bukti keharmonisan hubungan lintas agama di Indonesia. Bulan Ramadan sebagai bulan suci umat Islam juga disambut antusias dengan suka cita oleh kelompok non-Muslim. Hal ini menjadi potret hubungan antara pemeluk agama di Indonesia yang guyub, rukun, damai, harmonis, dan saling menghargai.

Hubungan semacam ini perlu dijaga, agar relasi antar umat beragama yang harmonis menjadi khazanah kultural-religius Indonesia. Sekaligus menjadi manifestasi bulan Ramadan sebagai bulan yang menjadi rahmat bagi semesta alam, menjadi bulan yang merekatkan persaudaraan di tengah berbagai perbedaan keyakinan. Bahkan bukti keharmonisan ini harusnya dijaga, bukan hanya pada bulan Ramadan.

War Takjil nyatanya telah menjadi instrumen yang memperkuat toleransi antar umat beragama. Momen di mana masyarakat dari berbagai agama saling menghormati di tengah perbedaan yang ada. Muranya adalah dapat meningkatkan solidaritas dan kebersamaan, saling berbagi dan saling membantu.

Lebih dari itu, dari fenomena ini, sejatinya juga menjadi momentum pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk mempromosikan narasi-narasi toleransi dan kerukunan umat beragama. Hal ini dapat dilakukan melalui dialog antar umat beragama, penguatan moderasi beragama, atau yang paling mudah adalah pemerintah memaksimalkan pemanfaatan beragam platform media sosial untuk mengedukasi publik lewat konten-konten yang mencerahkan, menyejukkan, dan mengedepankan toleransi.  Jangan sampai, War Takjil hanya menjadi tradisi tahunan namun tidak memberi bekas yang mendalam pada prospek hubungan antar umat beragama di Indonesia.

Selain itu, fenomena War Takjil ini memberikan kontribusi positif bagi tumbuhnya geliat ekonomi masyarakat. Data menunjukkan bahwa penjualan takjil mengalami peningkatan signifikan selama Ramadan. Pada tahun 2023, Kementerian Perdagangan memperkirakan nilai transaksi takjil mencapai 28 triliun rupiah. Hal ini menunjukkan bahwa War Takjil tidak hanya menjadi fenomena sosial, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi karena membuka peluang usaha bagi masyarakat, terutama para pelaku UMKM. Sekaligus pada saat yang sama dapat memperkaya kuliner nusantara, karena menghadirkan beragam jajanan tradisional dan kekinian.

 

Tantangan

Namun demikian, di sisi lain, fenomena War Takjil juga membawa tantangan tersendiri. Misalnya, pada beberapa titik di sudut kota mengakibatkan terjadinya kemacetan lalu lintas. Sehingga diperlukan peran para pemangku kepentingan setempat untuk terlibat dalam menata titik-titik War Takjil, sekaligus membutuhkan kesadaran bersama masyarakat untuk tetap mengedepankan kepentingan dan kenyamanan publik.

Selain itu, tantangan lain yang membutuhkan kesadaran bersama adalah meningkatnya sampah plastik. Faktanya, sebagian besar kemasan takjil adalah plastik sekali pakai. Akibatnya, War Takjil ini berkorelasi terhadap meningkatnya volume sampah plastik sekali pakai yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Karena itu, selain perlu kesadaran bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan, diperlukan pula kesadaran bersama untuk memikirkan alternatif kemasan non-plastik dan ramah lingkungan dalam transaksi War Takjil.

Aspek kesehatan juga perlu menjadi perhatian bersama. Edukasi tentang pentingnya makanan sehat dan higienis diperlukan, terutama kepada para pedagang. Agar dalam menyiapkan dagangannya memperhatikan dan mengedepankan kebersihan dan kesehatan makanan dalam rangka mencegah terjadinya dampak kesehatan dari konsumsi takjil, seperti keracunan makanan atau lainnya. Di sini pemerintah punya peran untuk melakukan pengawasan secara berkala dalam rangka memastikan dagangan yang diperjualbelikan dapat dijamin kebersihan, kesehatan, dan tentu juga kehalalannya.

Dengan demikian, dengan fenomena War Takjil ini perlu untuk memaksimalkan dampak positif bagi toleransi dan pertumbuhan ekonomi, serta meminimalkan dampak negatif yang menyertainya. Hal ini membutuhkan sinergitas bersama antara elemen, mulai pemerintah, para pemangku kepentingan, masyarakat lintas agama, dan seluruh masyarakat Indonesia. Mari kita War Takjil. (*)

 

*(Dosen Hubungan Internasional FISIP Universitas Muhammadiyah Malang)

Tags: bulan puasabulan ramadanpuasaramadantakjil
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

RUSAK PARAH : Ruas jalan Cicadas - Pasirpeuteuy - Kaduengan di Kabupaten Pandeglang dibiarkan rusak selama bertahun-tahun. Terkait hal itu, Gubernur Banten Andra Soni memberikan evaluasi negatif terhadap arah pembangunan di Kabupaten Pandeglang. (ISTIMEWA)
Banten Region

Gubernur Andra Minta Pemkab Pandeglang Tak Leha-leha Soal Pembangunan Infrastruktur Jalan

Selasa, 19 Mei 2026 16:43 WIB
MELAKUKAN PEMERIKSAAN : Petugas gabungan dari Diskan Banten dan instansi terkait melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban disalah satu lapak pedagang. (ISTIMEWA)
Banten Region

Diskan Banten Sarankan Hewan Kurban Yang Terkena Penyakit Tidak Diperjual Belikan

Selasa, 19 Mei 2026 16:32 WIB
KPK Imbau Pemda Setop Beri Dana Hibah ke Instansi Vertikal, Ini Respons Wakil Wali kota Tangerang
Headline

KPK Imbau Pemda Setop Beri Dana Hibah ke Instansi Vertikal, Ini Respons Wakil Wali kota Tangerang

Selasa, 19 Mei 2026 13:54 WIB
IMG-20260519-WA0005
Headline

Panjul, Sapi Berbobot 1 Ton Milik Presiden Prabowo Dikurbankan di Tangsel

Selasa, 19 Mei 2026 12:13 WIB
Parkir Liar Taman Elektrik Kota Tangerang Dikeluhkan, Pemkot Didorong Lakukan Operasi Gabungan
Headline

Parkir Liar Taman Elektrik Kota Tangerang Dikeluhkan, Pemkot Didorong Lakukan Operasi Gabungan

Selasa, 19 Mei 2026 09:15 WIB
Warga Cipeucang Keberatan Harga Pembebasan Lahan untuk PSEL Tangsel
Headline

Warga Cipeucang Keberatan Harga Pembebasan Lahan untuk PSEL Tangsel

Selasa, 19 Mei 2026 09:08 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Dua Kloter Jemaah Haji Lebak Diberangkatkan, Ini Pesan Wabup Amir

Dua Kloter Jemaah Haji Lebak Diberangkatkan, Ini Pesan Wabup Amir

Minggu, 17 Mei 2026 14:24 WIB
MEMBERIKAN KETERANGAN : Sekda Banten Deden Apriandhi, memberikan keterangan terkait rencana perubahan tarif pajak MBLB. (ISTIMEWA)

Tingkatkan PAD, Pemprov Banten Kaji Kenaikan Pajak MBLB

Minggu, 17 Mei 2026 14:29 WIB
Dibantu Dinsos dan Baznas Tangsel, Tunggakan Biaya RS Korban Penusukan Akhirnya Lunas

Dibantu Dinsos dan Baznas Tangsel, Tunggakan Biaya RS Korban Penusukan Akhirnya Lunas

Selasa, 19 Mei 2026 06:45 WIB
Bournemouth vs Manchester City, Memburu Target Besar

Bournemouth vs Manchester City, Memburu Target Besar

Senin, 18 Mei 2026 16:51 WIB
PMI Tanam 25 Ribu Bibit Mangrove untuk Lindungi Pesisir Buru Selatan

PMI Tanam 25 Ribu Bibit Mangrove untuk Lindungi Pesisir Buru Selatan

Selasa, 19 Mei 2026 20:54 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.