SATELITNEW.COM, LEBAK– Dua orang penambang yakni Rohdi (24) dan Irwan dilaporkan hilang tertimbun longsor di Galian Batubara di Blok Cigalugur, Desa Pamubukan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Basarnas Banten yang menangani pencarian korban hingga saat ini Selasa (30/4/2024) belum membuahkan hasil.
Informasi yang dihimpun, dua orang penambang batu bara tertimbun di dalam galian terjadi pada 27 April 2024 lalu, saat itu korban pertama Rohdi (24) akan mengambil alat yang tertinggal di dalam galian tambang sekitar pukul 13.00 WIB. Namun selang satu jam korban tidak kunjung keluar dari dalam galian. Irwan kemudian berinisiatif melihat korban, namun lagi-lagi Irwan tak kunjung kembali ke tempat awalnyam
“Jadi berdasarkan informasi yang kita terima, karena kedua korban tak kunjung keluar dari dalam galian, sekitar pukul 16.00 WIB rekan kedua korban kemudian menyusul ke tambang dan menemukan motor dengan kunci motor yang masih tergantung dan sendal kedua korban di mulut tambang,” kata Kepala Basarnas Banten Hairoe Amir, Selasa (30/4/2024).
Rekan korban ini, Heiroe yang tidak menyebutkan identitas mengaku sempat melihat tangan korban dan berusaha turun ke galian tambang untuk membantu mengeluar kan korban dari puing longsor.
“Saat melihat tangan salah satu korban dan melempar tambang namun korban tidak merespon, rekan korban ini berusaha mendekati dan menggapai tangan korban untuk menarik korban. Namun rekan korban ini tidak kuat karena tubuh korban sudah tertimbun longsoran dinding tambang,” tuturnya.
“Setelah mendapat laporan adanya dugaan penambang batu bara yang tertimbun longsor di dalam galian, pada tanggal 28 April 2024. Tim Rescue Kantor
Pencarian dan Pertolongan Banten dan Unit Siaga SAR Lebak diberangkatkan untuk melakukan evakuasi terhadap kedua korban. Namun, hingga hari ketiga ini belum membuahkan hasil,” terangnya.
Baca Juga: Pemotor Tewas Terlindas di Depan Taman Kota 1 Serpong
Pencarian yang terus dilakukan dengan SOP serta dibantu alat berat yang dipinjam dari salah satu perusahan di kecamatan bayah, Hairoe menyebut dengan menggunakan alat berat tim mencoba dengan melakukan penggalian di area tambang dengan kedalaman 10 meter dan pengerukan horizontal sejauh 5-6 meter.
“Pencarian akan terus dilanjutkan dan semoga kedua korban bisa segera ditemukan,” ujannya.(mulyana)
























