Jumat, 12 Juni 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Imbas Penyerangan, Masuk Cluster Australia Harus Tinggalkan KTP

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 23 Jun 2020 11:00 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Imbas Penyerangan, Masuk Cluster Australia Harus Tinggalkan KTP

PENJAGAAN: Aparat Brimob Polda Metro Jaya melakukan penjagaan di pintu masuk Green Lake City Cluster Australia Boulevard, Minggu (21/6) malam. (IRFAN MAULANA/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Kawasan Green Lake City Cluster Australia Boulevard dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan petugas keamanan, Senin (22/6). Penjagaan dilakukan pasca insiden penyerbuan yang dilakukan kelompok John Kei terhadap rumah milik pamannya, Nus Kei, di Cluster Australia Boulevard nomor 52, Cipondoh, Kota Tangerang Minggu, (21/6) lalu.

Pantauan Satelit News di lokasi Minggu malam, satu kompi Brimob bersenjata laras panjang dari Polda Metro Jaya menjaga lokasi. Kemudian mereka menyebar di sejumlah lokasi pintu gerbang masuk ke Green Lake City. Sebagian diantaranya berjaga di pintu gerbang Cluster Australia. Nampak juga terdapat petugas kepolisian dari Polsek Cipondoh.

“Mungkin sampai benar-benar aman dijaga ketat,” ujar petugas keamanan Green Lake City, Angga Saputra saat berjaga di Cluster Australia, Minggu (21/6) malam.

Jajaran petugas keamanan Green Lake City, kata Angga, telah mendapat instruksi untuk memperketat penjagaan, terutama kepada tamu yang akan masuk. Lantaran dikhawatirkan bakal terjadi gelombang penyerangan berikutnya.

“Kalau mau masuk harus taruh KTP semuanya,” kata Angga.

Penjagaan juga masih tampak ketat Senin (22/6) siang. Wartawan Satelit News yang hendak mengambil gambar tidak diizinkan masuk ke perumahan. Sedangkan polisi tampak berjaga-jaga di dalam perumahan.

Baca Juga: 13 Pemuda Ditangkap Usai Bacok Pelajar di Cibodas Kota Tangerang

Angga mengaku tak banyak tahu tentang Nus Kei. Kendati begitu, diakui Angga, Nus Kei kerap bersedekah. Terakhir dia membagikan puluhan ton beras saat hari raya Idul Fitri kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ya memang kalau itu (sedekah) terakhir bagi-bagi beras, puluhan ton kali,” kata Angga.

BeritaTerbaru

Jelang Pensiun, Sekdis Kominfo Kota Tangerang Hibahkan Seragam Dinas

Jelang Pensiun, Sekdis Kominfo Kota Tangerang Hibahkan Seragam Dinas

Kamis, 11 Jun 2026 15:29 WIB
Hapus Kesenjangan Kualitas Sekolah Negeri dan Swasta, Ini Langkah Disdik Kota Tangerang

Hapus Kesenjangan Kualitas Sekolah Negeri dan Swasta, Ini Langkah Disdik Kota Tangerang

Kamis, 11 Jun 2026 15:01 WIB
IMG_20260611_123453

13 Pemuda Ditangkap Usai Bacok Pelajar di Cibodas Kota Tangerang

Kamis, 11 Jun 2026 12:38 WIB
Demo Tuntut Usut Dugaan Korupsi BGN dan Evaluasi Total MBG di Kota Tangerang

Demo Tuntut Usut Dugaan Korupsi BGN dan Evaluasi Total MBG di Kota Tangerang

Rabu, 10 Jun 2026 20:35 WIB

Polisi tak butuh waktu lama untuk membongkar kasus penyerangan terhadap rumah Nus Kei. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana dalam konferensi pers kemarin mengatakan penyerangan brutal dilakukan kelompok John Kei kepada kelompok pamannya, Nus Kei. Akibat peristiwa ini, YC (45) seorang anak buah Nus Kei harus tewas serta satu lainnya putus di jari tangan.

Tak berhenti di situ, mereka pun kembali melakukan penyerangan ke rumah Nus Kei di Cluster Australia, Green Lake, Kota Tangerang. Di sana mereka tak menemukan buruannya.

Saat peristiwa, di dalam rumah tersebut hanya ada istri dan kedua anak Nus Kei. Beruntung mereka berhasil menyelamatkan diri sebelum kelompok John Kei mendobrak masuk ke dalam rumah.  Istri dan anak Nus Kei selamat karena kabur ke lantai atas. Kemudian mereka menyeberang ke rumah sebelah.

Mendapati tak ada target di rumahnya, kelompok John Kei melakukan pengerusakan isi rumah. Mulai dari pintu, ruang tamu dan kamar. Kerusakan juga menimpa 2 unit mobil milik Nus Kei, serta 1 unit mobil milik tetangganya. Setelah itu, mereka pergi meninggalkan lokasi.

Baca Juga: Pelaku Masih Buron, Keluarga Korban Kekerasan Seksual di Cipondoh Minta Bantuan Masyarakat

Kapolda menambahkan penyerangan yang dilakukan John Kei bermotifkan masalah keluarga. John Kei merasa dikhianati oleh Nus Kei karena hasil penjualan tanah dianggap tidak sesuai kesepakatan awal. Berawal alasan tersebut, John Kei memutuskan untuk menyerang kelompok Nus Kei.

“Motif ini bisa dikatakan sesama keluarga dilandasi permasalahan pribadi antara John Kei dan Nus Kei terkait adanya ketidakpuasan pembagian uang hasil penjualan tanah,” kata Nana.

John Kei dan Nus Kei tidak menemui titik terang terkait masalah tanah tersebut. Hingga akhirnya terjadi saling ancam oleh keduanya melalui telepon genggam, dan berujung penyerangan pada Minggu (22/6). Kelompok John Kei menyasar targetnya secara acak dengan sasaran utama Nus Kei.

“Ada perintah dari John Kei kepada anggotanya. Indikator permufakatan jahatnya ada rencana pembunuhan terhadap NK (Nus Kei) dan EDR,” kata Nana.

Dalam permufakatan jahat tersebut, John Kei juga telah membagi tugas masing-masing anggotanya. Ada yang berperan sebagai eksekutor dan ada pula yang melakukan pengamanan saat beraksi.

“Sampai saat ini para pelaku 30 orang masih dalam pemeriksaan pendalaman peran masing-masing pelaku,” jelas Nana.

Baca Juga: Pria di Kota Tangerang Disekap dan Diikat Berjam-Jam Karena Utang, Pelaku Ayah-Anak

Akibat perbuatannya, John Kei dijerat pasal berlapis. di antaranya Pasal 88 KUHP tentang permufakatan jahat, Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, Pasal 170 KUHP tentang pengerusakaan, dan Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951. Dia terancam hukuman maksimal pidana mati.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menyatakan Nus Kei telah diperiksa terkait insiden tersebut. Nus Kei dimintai keterangan untuk menggali insiden penyerangan yang terjadi di Green Lake City, maupun di Duri Kosambi, Jakarta Barat. Keterangan Nus Kei dan saksi-saksi lain inilah yang kemudian mengungkap bahwa John Kei ada di balik penyerangan tersebut. Hal ini pula yang mengantarkan polisi untuk melakukan penangkapan di markas John Kei di wilayah Bekasi pada Minggu (21/6) malamnya. (irfan/jpg/gatot)

Tags: cipondohcluster australiajohn keipenyeranganpolda metro jayapolres metro tangerang kota
Share2TweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Ajang “Pesona PGSD” UMT Jadi Ajang Pengembangan Kreativitas Calon Guru SD
Edukasi

Event “Pesona PGSD” UMT Jadi Ajang Pengembangan Kreativitas Calon Guru SD

Rabu, 10 Jun 2026 19:21 WIB
Kenaikan HET Belum Diumumkan, Harga MinyaKita di Lebak Sudah Rp 21 Ribu/Liter
Banten Region

Kenaikan HET Belum Diumumkan, Harga MinyaKita di Lebak Sudah Rp 21 Ribu/Liter

Rabu, 10 Jun 2026 18:51 WIB
Imbas Anggaran Tersendat, Operasional 62 SPPG di Kabupaten Tangerang Distop Sementara
Headline

Imbas Anggaran Tersendat, Operasional 62 SPPG di Kabupaten Tangerang Distop Sementara

Rabu, 10 Jun 2026 17:49 WIB
Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag Digugat Kader Muhammadiyah ke MK
Kota Tangerang

Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag Digugat Kader Muhammadiyah ke MK

Rabu, 10 Jun 2026 17:45 WIB
Tangsel Ajukan Hibah 13 Bus Sekolah Gratis ke Kementerian Perhubungan
Kota Tangsel

Tangsel Ajukan Hibah 13 Bus Sekolah Gratis ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 10 Jun 2026 17:31 WIB
Pelaku Masih Buron, Keluarga Korban Kekerasan Seksual di Cipondoh Minta Bantuan Masyarakat
Headline

Pelaku Masih Buron, Keluarga Korban Kekerasan Seksual di Cipondoh Minta Bantuan Masyarakat

Rabu, 10 Jun 2026 17:14 WIB
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang
Dinkes Tangsel Selamat Idul Adha
DAMKAR Tangsel Selamat Idul Adha
BKPSDM Tangsel Selamat Idul Adha
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Sebanyak 22.867 Masyarakat Rentan Kota Tangerang Tercover BPJS Ketenagakerjaan

Sebanyak 22.867 Masyarakat Rentan Kota Tangerang Tercover BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 10 Jun 2026 14:08 WIB
Berkas Perkara Lengkap, Kasus Pelanggaran Konsumen Richard Lee di Limpahkan ke Pengadilan

Berkas Perkara Lengkap, Kasus Pelanggaran Konsumen Richard Lee di Limpahkan ke Pengadilan

Senin, 8 Jun 2026 12:57 WIB
PT Wahana Makmur Sejati Dukung UMJ Membumi 2026 Lewat Penanaman 650 Bibit Pohon

PT Wahana Makmur Sejati Dukung UMJ Membumi 2026 Lewat Penanaman 650 Bibit Pohon

Rabu, 10 Jun 2026 20:41 WIB
Ganda Putra Amankan Tempat di Partai Final Indonesia Open 2026

Ganda Putra Amankan Tempat di Partai Final Indonesia Open 2026

Sabtu, 6 Jun 2026 06:56 WIB
Pasien asal Kabupaten Serang, yang sedang dirawat di RS Kota Bekasi. (ISTIMEWA)

RSDP Dan Dinkes Kabupaten Serang Bantu Pasien Yang Tak Miliki Biaya

Minggu, 7 Jun 2026 16:14 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.