Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Imbas Penyerangan, Masuk Cluster Australia Harus Tinggalkan KTP

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 23 Jun 2020 11:00 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Imbas Penyerangan, Masuk Cluster Australia Harus Tinggalkan KTP

PENJAGAAN: Aparat Brimob Polda Metro Jaya melakukan penjagaan di pintu masuk Green Lake City Cluster Australia Boulevard, Minggu (21/6) malam. (IRFAN MAULANA/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Kawasan Green Lake City Cluster Australia Boulevard dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan petugas keamanan, Senin (22/6). Penjagaan dilakukan pasca insiden penyerbuan yang dilakukan kelompok John Kei terhadap rumah milik pamannya, Nus Kei, di Cluster Australia Boulevard nomor 52, Cipondoh, Kota Tangerang Minggu, (21/6) lalu.

Pantauan Satelit News di lokasi Minggu malam, satu kompi Brimob bersenjata laras panjang dari Polda Metro Jaya menjaga lokasi. Kemudian mereka menyebar di sejumlah lokasi pintu gerbang masuk ke Green Lake City. Sebagian diantaranya berjaga di pintu gerbang Cluster Australia. Nampak juga terdapat petugas kepolisian dari Polsek Cipondoh.

“Mungkin sampai benar-benar aman dijaga ketat,” ujar petugas keamanan Green Lake City, Angga Saputra saat berjaga di Cluster Australia, Minggu (21/6) malam.

Jajaran petugas keamanan Green Lake City, kata Angga, telah mendapat instruksi untuk memperketat penjagaan, terutama kepada tamu yang akan masuk. Lantaran dikhawatirkan bakal terjadi gelombang penyerangan berikutnya.

“Kalau mau masuk harus taruh KTP semuanya,” kata Angga.

Penjagaan juga masih tampak ketat Senin (22/6) siang. Wartawan Satelit News yang hendak mengambil gambar tidak diizinkan masuk ke perumahan. Sedangkan polisi tampak berjaga-jaga di dalam perumahan.

Baca Juga: SIM Keliling Jakarta Kamis 3 September, Cek di Sini Lokasinya

Angga mengaku tak banyak tahu tentang Nus Kei. Kendati begitu, diakui Angga, Nus Kei kerap bersedekah. Terakhir dia membagikan puluhan ton beras saat hari raya Idul Fitri kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ya memang kalau itu (sedekah) terakhir bagi-bagi beras, puluhan ton kali,” kata Angga.

BeritaTerbaru

28 Tim Sepakbola Kecamatan Berebut Piala Bupati Tangerang

Sabtu, 5 Sep 2026 20:04 WIB

Bobol Gawang PSIM Lebih Dulu, Persita Harus Puas Bawa Satu Poin

Sabtu, 5 Sep 2026 19:54 WIB
Erupsi Gunung Anak Krakatau Hasilkan Lava Air Mancur

Erupsi Gunung Anak Krakatau Hasilkan Lava Air Mancur

Sabtu, 5 Sep 2026 08:42 WIB
80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti

80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti

Sabtu, 5 Sep 2026 08:04 WIB

Polisi tak butuh waktu lama untuk membongkar kasus penyerangan terhadap rumah Nus Kei. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana dalam konferensi pers kemarin mengatakan penyerangan brutal dilakukan kelompok John Kei kepada kelompok pamannya, Nus Kei. Akibat peristiwa ini, YC (45) seorang anak buah Nus Kei harus tewas serta satu lainnya putus di jari tangan.

Tak berhenti di situ, mereka pun kembali melakukan penyerangan ke rumah Nus Kei di Cluster Australia, Green Lake, Kota Tangerang. Di sana mereka tak menemukan buruannya.

Saat peristiwa, di dalam rumah tersebut hanya ada istri dan kedua anak Nus Kei. Beruntung mereka berhasil menyelamatkan diri sebelum kelompok John Kei mendobrak masuk ke dalam rumah.  Istri dan anak Nus Kei selamat karena kabur ke lantai atas. Kemudian mereka menyeberang ke rumah sebelah.

Mendapati tak ada target di rumahnya, kelompok John Kei melakukan pengerusakan isi rumah. Mulai dari pintu, ruang tamu dan kamar. Kerusakan juga menimpa 2 unit mobil milik Nus Kei, serta 1 unit mobil milik tetangganya. Setelah itu, mereka pergi meninggalkan lokasi.

Baca Juga: Pria Marah-marah di Pasar Induk Tangerang, Ternyata Bawa 1.110 Pil Hexymer-Tramadol

Kapolda menambahkan penyerangan yang dilakukan John Kei bermotifkan masalah keluarga. John Kei merasa dikhianati oleh Nus Kei karena hasil penjualan tanah dianggap tidak sesuai kesepakatan awal. Berawal alasan tersebut, John Kei memutuskan untuk menyerang kelompok Nus Kei.

“Motif ini bisa dikatakan sesama keluarga dilandasi permasalahan pribadi antara John Kei dan Nus Kei terkait adanya ketidakpuasan pembagian uang hasil penjualan tanah,” kata Nana.

John Kei dan Nus Kei tidak menemui titik terang terkait masalah tanah tersebut. Hingga akhirnya terjadi saling ancam oleh keduanya melalui telepon genggam, dan berujung penyerangan pada Minggu (22/6). Kelompok John Kei menyasar targetnya secara acak dengan sasaran utama Nus Kei.

“Ada perintah dari John Kei kepada anggotanya. Indikator permufakatan jahatnya ada rencana pembunuhan terhadap NK (Nus Kei) dan EDR,” kata Nana.

Dalam permufakatan jahat tersebut, John Kei juga telah membagi tugas masing-masing anggotanya. Ada yang berperan sebagai eksekutor dan ada pula yang melakukan pengamanan saat beraksi.

“Sampai saat ini para pelaku 30 orang masih dalam pemeriksaan pendalaman peran masing-masing pelaku,” jelas Nana.

Akibat perbuatannya, John Kei dijerat pasal berlapis. di antaranya Pasal 88 KUHP tentang permufakatan jahat, Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, Pasal 170 KUHP tentang pengerusakaan, dan Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951. Dia terancam hukuman maksimal pidana mati.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menyatakan Nus Kei telah diperiksa terkait insiden tersebut. Nus Kei dimintai keterangan untuk menggali insiden penyerangan yang terjadi di Green Lake City, maupun di Duri Kosambi, Jakarta Barat. Keterangan Nus Kei dan saksi-saksi lain inilah yang kemudian mengungkap bahwa John Kei ada di balik penyerangan tersebut. Hal ini pula yang mengantarkan polisi untuk melakukan penangkapan di markas John Kei di wilayah Bekasi pada Minggu (21/6) malamnya. (irfan/jpg/gatot)

Tags: cipondohcluster australiajohn keipenyeranganpolda metro jayapolres metro tangerang kota
Share2TweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki
Headline

Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Sabtu, 5 Sep 2026 07:57 WIB
PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Dalam Kondisi Terbaik
Bola & Sport

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Dalam Kondisi Terbaik

Sabtu, 5 Sep 2026 07:43 WIB
Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama
Headline

Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama

Sabtu, 5 Sep 2026 07:32 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya
Kota Tangsel

Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:21 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Kota Tangerang

SIM Keliling Kota Tangerang Sabtu 5 September, Ada di Dua Lokasi

Sabtu, 5 Sep 2026 07:19 WIB
Layanan SIM Keliling Jakarta Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Kota Tangsel

SIM Keliling Jakarta Sabtu 5 September, Cek di Sini Lokasinya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:18 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Buron Pencuri Rumah Kosong Diciduk di Kota Tangerang

Buron Pencuri Rumah Kosong Diciduk di Kota Tangerang

Minggu, 30 Agu 2026 18:03 WIB

Bupati Pandeglang Dukung Kerja Sama Pelatihan Vokasi dengan BBPVP Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 12:08 WIB
Dirreskrimsus Polda Banten Kombes Pol Yudhis Wibisana. (ISTIMEWA)

Diduga Korupsi Kredit Rp9,4 Miliar, Pegawai Bank BJB Banten Diamankan ke Mapolda

Kamis, 3 Sep 2026 17:19 WIB
Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle

Kepuasan pada Pemerintah Anjlok, 51,9 Persen Responden Minta Reshuffle

Senin, 31 Agu 2026 17:31 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Kamis 3 September, Cek Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:37 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.