Rabu, 21 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Imbas Penyerangan, Masuk Cluster Australia Harus Tinggalkan KTP

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 23 Jun 2020 11:00 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Imbas Penyerangan, Masuk Cluster Australia Harus Tinggalkan KTP

PENJAGAAN: Aparat Brimob Polda Metro Jaya melakukan penjagaan di pintu masuk Green Lake City Cluster Australia Boulevard, Minggu (21/6) malam. (IRFAN MAULANA/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Kawasan Green Lake City Cluster Australia Boulevard dijaga ketat oleh aparat kepolisian dan petugas keamanan, Senin (22/6). Penjagaan dilakukan pasca insiden penyerbuan yang dilakukan kelompok John Kei terhadap rumah milik pamannya, Nus Kei, di Cluster Australia Boulevard nomor 52, Cipondoh, Kota Tangerang Minggu, (21/6) lalu.

Pantauan Satelit News di lokasi Minggu malam, satu kompi Brimob bersenjata laras panjang dari Polda Metro Jaya menjaga lokasi. Kemudian mereka menyebar di sejumlah lokasi pintu gerbang masuk ke Green Lake City. Sebagian diantaranya berjaga di pintu gerbang Cluster Australia. Nampak juga terdapat petugas kepolisian dari Polsek Cipondoh.

“Mungkin sampai benar-benar aman dijaga ketat,” ujar petugas keamanan Green Lake City, Angga Saputra saat berjaga di Cluster Australia, Minggu (21/6) malam.

Jajaran petugas keamanan Green Lake City, kata Angga, telah mendapat instruksi untuk memperketat penjagaan, terutama kepada tamu yang akan masuk. Lantaran dikhawatirkan bakal terjadi gelombang penyerangan berikutnya.

“Kalau mau masuk harus taruh KTP semuanya,” kata Angga.

Penjagaan juga masih tampak ketat Senin (22/6) siang. Wartawan Satelit News yang hendak mengambil gambar tidak diizinkan masuk ke perumahan. Sedangkan polisi tampak berjaga-jaga di dalam perumahan.

Baca Juga: SIM Keliling Jakarta Senin 19 Oktober, Cek Lokasinya

Angga mengaku tak banyak tahu tentang Nus Kei. Kendati begitu, diakui Angga, Nus Kei kerap bersedekah. Terakhir dia membagikan puluhan ton beras saat hari raya Idul Fitri kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ya memang kalau itu (sedekah) terakhir bagi-bagi beras, puluhan ton kali,” kata Angga.

BeritaTerbaru

HPL Tanah Baduy 5.161 Hektare, Begini Harapan Wakil Bupati Lebak

HPL Tanah Baduy 5.161 Hektare, Begini Harapan Wakil Bupati Lebak

Rabu, 21 Okt 2026 18:40 WIB
Turidi Sebut Gedung DPRD Kota Tangerang Bakal Pindah, Ini Tempatnya

Turidi Sebut Gedung DPRD Kota Tangerang Bakal Pindah, Ini Tempatnya

Rabu, 21 Okt 2026 18:25 WIB
Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Kabupaten Tangerang Tunggu Arahan Pusat

Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Kabupaten Tangerang Tunggu Arahan Pusat

Rabu, 21 Okt 2026 16:35 WIB
Atraksi Terjun Payung Bakal Meriahkan Pembukaan Porprov VII Banten 2026

Atraksi Terjun Payung Bakal Meriahkan Pembukaan Porprov VII Banten 2026

Rabu, 21 Okt 2026 16:30 WIB

Polisi tak butuh waktu lama untuk membongkar kasus penyerangan terhadap rumah Nus Kei. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana dalam konferensi pers kemarin mengatakan penyerangan brutal dilakukan kelompok John Kei kepada kelompok pamannya, Nus Kei. Akibat peristiwa ini, YC (45) seorang anak buah Nus Kei harus tewas serta satu lainnya putus di jari tangan.

Tak berhenti di situ, mereka pun kembali melakukan penyerangan ke rumah Nus Kei di Cluster Australia, Green Lake, Kota Tangerang. Di sana mereka tak menemukan buruannya.

Saat peristiwa, di dalam rumah tersebut hanya ada istri dan kedua anak Nus Kei. Beruntung mereka berhasil menyelamatkan diri sebelum kelompok John Kei mendobrak masuk ke dalam rumah.  Istri dan anak Nus Kei selamat karena kabur ke lantai atas. Kemudian mereka menyeberang ke rumah sebelah.

Mendapati tak ada target di rumahnya, kelompok John Kei melakukan pengerusakan isi rumah. Mulai dari pintu, ruang tamu dan kamar. Kerusakan juga menimpa 2 unit mobil milik Nus Kei, serta 1 unit mobil milik tetangganya. Setelah itu, mereka pergi meninggalkan lokasi.

Baca Juga: SIM Keliling Jakarta Kamis 15 Oktober, Cek di Sini Lokasinya

Kapolda menambahkan penyerangan yang dilakukan John Kei bermotifkan masalah keluarga. John Kei merasa dikhianati oleh Nus Kei karena hasil penjualan tanah dianggap tidak sesuai kesepakatan awal. Berawal alasan tersebut, John Kei memutuskan untuk menyerang kelompok Nus Kei.

“Motif ini bisa dikatakan sesama keluarga dilandasi permasalahan pribadi antara John Kei dan Nus Kei terkait adanya ketidakpuasan pembagian uang hasil penjualan tanah,” kata Nana.

John Kei dan Nus Kei tidak menemui titik terang terkait masalah tanah tersebut. Hingga akhirnya terjadi saling ancam oleh keduanya melalui telepon genggam, dan berujung penyerangan pada Minggu (22/6). Kelompok John Kei menyasar targetnya secara acak dengan sasaran utama Nus Kei.

“Ada perintah dari John Kei kepada anggotanya. Indikator permufakatan jahatnya ada rencana pembunuhan terhadap NK (Nus Kei) dan EDR,” kata Nana.

Dalam permufakatan jahat tersebut, John Kei juga telah membagi tugas masing-masing anggotanya. Ada yang berperan sebagai eksekutor dan ada pula yang melakukan pengamanan saat beraksi.

“Sampai saat ini para pelaku 30 orang masih dalam pemeriksaan pendalaman peran masing-masing pelaku,” jelas Nana.

Akibat perbuatannya, John Kei dijerat pasal berlapis. di antaranya Pasal 88 KUHP tentang permufakatan jahat, Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, Pasal 170 KUHP tentang pengerusakaan, dan Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951. Dia terancam hukuman maksimal pidana mati.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menyatakan Nus Kei telah diperiksa terkait insiden tersebut. Nus Kei dimintai keterangan untuk menggali insiden penyerangan yang terjadi di Green Lake City, maupun di Duri Kosambi, Jakarta Barat. Keterangan Nus Kei dan saksi-saksi lain inilah yang kemudian mengungkap bahwa John Kei ada di balik penyerangan tersebut. Hal ini pula yang mengantarkan polisi untuk melakukan penangkapan di markas John Kei di wilayah Bekasi pada Minggu (21/6) malamnya. (irfan/jpg/gatot)

Tags: cipondohcluster australiajohn keipenyeranganpolda metro jayapolres metro tangerang kota
Share2TweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Temui Ketua DPRD, Kajari Kota Tangerang Sampaikan Sumbatan Pembangunan
Headline

Temui Ketua DPRD, Kajari Kota Tangerang Sampaikan Sumbatan Pembangunan

Rabu, 21 Okt 2026 16:15 WIB
JPO Depan SDN Cikokol 1 Tangerang Direvitalisasi Akhir Tahun Ini
Kota Tangerang

JPO Depan SDN Cikokol 1 Tangerang Direvitalisasi Akhir Tahun Ini

Rabu, 21 Okt 2026 14:33 WIB
Cegah Ordal, Disnaker Kota Tangerang Gelar Rekrutmen Terbuka untuk Pencaker
Kota Tangerang

Cegah Ordal, Disnaker Kota Tangerang Gelar Rekrutmen Terbuka untuk Pencaker

Rabu, 21 Okt 2026 13:55 WIB
Bupati Tangerang Dorong UMKM Naik Kelas, Tak Cukup Hanya Modal
Headline

Bupati Tangerang Dorong UMKM Naik Kelas, Tak Cukup Hanya Modal

Rabu, 21 Okt 2026 13:52 WIB
KECELAKAAN LALU LINTAS -- Sebuah kendaraan elf yang membawa rombongan peserta manasik haji dari TK Nurul Bahari, Desa Sidakmukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, mengalami kecelakaan lalu lintas di depan SPBU Saketi, Rabu (21/10/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Kendaraan Rombongan Manasik Haji TK Nurul Bahari Sukaresmi Pandeglang Kecelakaan

Rabu, 21 Okt 2026 13:40 WIB
Dua Mantan Kapolda Banten Berturut-turut Jadi Kapolri, Andra Soni Turut Bangga
Banten Region

Pemprov Banten Usulkan Perubahan OPD, Jumlah Dinas dan Badan Bertambah

Rabu, 21 Okt 2026 11:15 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

Sachrudin: Bersih Jangan Hanya Jelang Penilaian Adipura

Sachrudin: Bersih Jangan Hanya Jelang Penilaian Adipura

Senin, 19 Okt 2026 14:17 WIB
Menerka Masa Depan Cristiano Ronaldo Sang Legenda Kembali ke Timnas Portugal atau Pensiun

Menerka Masa Depan Cristiano Ronaldo: Sang Legenda Kembali ke Timnas Portugal atau Pensiun?

Minggu, 18 Okt 2026 22:58 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

Layanan SIM Keliling Tangsel Rabu 21 Oktober 2026, Cek Lokasinya

Rabu, 21 Okt 2026 07:50 WIB
Aktivitas Pembakaran Sampah di Ciledug Dipadamkan Trantib

Aktivitas Pembakaran Sampah di Ciledug Dipadamkan Trantib

Kamis, 15 Okt 2026 14:36 WIB
Anggota Komisi I DPRD Banten, Anton Haerul Samsi. (ISTIMEWA)

Soal Kepastian Gaji P3K, Pemprov Diminta Bersurat ke Pusat

Kamis, 15 Okt 2026 12:44 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.