SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Penemuan mayat pria di dalam toren air membuat geger warga Gang Samid Sian RT 003 RW 001, Kelurahan Pondok Aren, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin (27/5/2024) malam.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Trisno, pemilik rumah. Trisno mengatakan, saat itu dirinya hendak menguras penampungan air tersebut. Pasalnya, air yang mengalir ke tiga rumah menimbulkan aroma tidak sedap dan berwarna keruh cenderung merah.
“Awal mula curiga air bau, berbusa, yang pasti bau banget. Tempat saya keruh berbusa bau banget, warna merah. Saya ke atas toren, saya puter karena saya curiga,” ujarnya saat ditemui, Senin malam.
Trisno menyampaikan, dirinya sangat terkejut saat melihat mayat manusia ada di dalam penampungan air tersebut. Pasalnya, ia hanya menduga air yang bau disebabkan adanya bangkai binatang. Namun, Trisno mengaku tidak mengetahui pasti identitas mayat tersebut.
“Segede bangkai, saya langsung turun bukan bangkai cicak, bangkai orang ada tato keliatan kuping,” katanya.
Kata dia, informasi itu pun dilaporkan ke Mapolsek Pondok Aren. Alhasil, pihak kepolisian bersama dengan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel mengevakuasi jenazah. Evakuasi itu memakan waktu sekitar tiga jam hingga pukul 22.30 WIB.
Baca Juga: Kapolri Gaspol Sikat Narkoba, 232 Orang Diamankan
Sementara, salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menyebutkan, korban dalam toren itu merupakan warga di wilayah tersebut. Dan juga, diduga kuat merupakan seorang buronan kasus narkoba. Kata dia, dugaan itu bukanlah tanpa alasan. Pasalnya, pada Sabtu (25/5) malam sejumlah polisi mendatangi kediaman pria yang diperkirakan berusia 28 tahun.
“Minggu kemarin polisi sempat dateng ke rumahnya digeledah cuma orangnya tidak ada. Usianya masih muda sekitar 28 tahun belum berumah tangga masih bujangan. Emang dia banyak tatonya, jadi warga pada tau,” paparnya.
“Polisi datang malam sekitar setengah 12 geledah rumahnya. Cuma waktu itu ada keluarganya saja. Mungkin polisi mau ngambil dia, mungkin yang lain sudah ketangkep trus disebut nama dia,” lanjut wanita berambut panjang tersebut.
Untuk itu, dirinya kuat menduga pria itu tewas saat sedang mengumpat dari kejaran polisi. “Mungkin dia kejebak mau keluar sudah ketutup sendiri. Ada setrumnya juga kan otomatisnya,” jelasnya. (eko)

















