SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Munculnya keluhan warga Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, terkait persoalan kekurangan pasokan air bersih, mendapat perhatian Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta. Dia berjanji, akan segera mencarikan solusi untuk persoalan tersebut.
Fahmi mengaku, dalam waktu dekat dirinya akan menyampaikan persoalan tersebut kepada dinas terkait, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) atau Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP).
“Iya, akan segera kita koordinasikan dengan Dinas PUPR atau Dinas Perkin (DPKPP,red). Karena kita kan harus tahu dulu, bagaimana nanti dinas terkait menyikapi keluhan itu, ya secepatnya kita koordinasikan,” kata Fahmi, Rabu (29/5/2024).
Fahmi mengatakan, persoalan tersebut bisa segera diselesaikan oleh Pemkab Pandeglang, dengan menggunakan anggaran Perubahan APBD 2024, atau dimasukan dalam program prioritas pembangunan di tahun 2025 mendatang. Untuk jelasnya, kata dia, akan dibahas terlebih dahulu bersama instansi terkait.
“Ya belum tentu di tahun 2025 juga, kan bisa kita menggunakan anggaran perubahan, kalau bisa. Kalaupun tidak bisa, ya pasti kita masukan dalam program prioritas di tahun depan. Tetapi yang jelas, persoalan itu akan kita usahakan agar segera terselesaikan,” tambahnya.
Fahmi mengatakan, selain menggunakan APBD, pihaknya juga akan mencoba alternatif lain, apabila anggaran yang dimiliki tidak memungkinkan, seperti mengajukan bantuan kepada Pemprov Banten atau menggunakan sumber dana lainnya.
Baca Juga: Kontingen Atlet Pandeglang Targetkan 20 Emas di Porprov VII Banten
“Kalau memang ada yang bisa digunakan diluar anggaran APBD, ya tentunya itu boleh saja. Sambil kita mengupayakan dari APBD, kita juga akan mencari alternatif lainnya supaya persoalan di Desa Koranji itu bisa segera terselesaikan,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, empat Kampung di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, membutuhkan perhatian Pemkab Pandeglang. Hal itu karena, wilayah tersebut kerap mengalami krisis air bersih setiap tahunnya.
Sekretaris Camat (Sekmat) Cadasari, Eka Rahma Wijaya mengakui, ada beberapa kampung diwilayahnya yang kerap mengalami krisis air bersih. Oleh karena, keempat kampung itu berada di daerah perbukitan sehingga pasokan air bersih cepat habis.
“Ada empat kampung yang selalu krisis air bersih. Yaitu Kampung Koranji, Kampung Kaduhejo, Kampung Kadungaleng, dan Kampung Koprah, semuanya ada di Desa Koranji. Karena memang adanya diatas bukit, di kaki gunung karang,” katanya, Selasa (28/5/2024).
Eka mengatakan, persoalan tersebut selalu menjadi keluhan masyarakat setempat dan belum mendapatkan solusi sampai saat ini. Akibat hal itu, banyak warga yang harus pergi atau membeli air untuk mencukupi kebutuhannya.
“Banyak yang ngeluh kalau selalu krisis air bersih, masyarakat juga selalu menanyakan apakah bisa dibantu solusinya bagaimana? Karena setiap tahunnya masyarakat pasti selalu mengalami krisis air bersih,” tuturnya.
Baca Juga: Hendak Mencari Ikan, Warga Cigeulis Pandeglang Malah Diterkam Buaya di Muara Ci Camara
Eka mengaku, pihaknya sudah sering mengusulkan bantuan kepada Pemkab Pandeglang melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan hingga kabupaten. Akan tetapi, sampai saat ini belum ada tindak lanjut untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Disampaikan sudah, kita usulkan bahwa masyarakat ini butuh bantuan pembangunan sumur bor, kalau pun enggak bisa, ya bisalah selang atau pipa buat ngalirin air dari gunung ke rumah-rumah warga,” imbuhnya. (adib)

















