SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Gudang logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, hingga saat ini masih kosong.
Hal itu terjadi, akibat tidak dialokasikannya anggaran pembelian logistik di tahun 2024 ini.
Sekretaris BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Nana Mulyana mengakui instansinya belum mendapatkan anggaran pembelian logistik. Hal itu terjadi, karena kondisi kas daerah yang tidak memungkinkan, sehingga alokasi anggaran yang biasa diterima sudah tidak ada.
“Logistik kita sedang kosong, karena memang anggarannya juga enggak ada, jadi ya seperti sekarang ini. Tetapi kita sedang mengajukan bantuan, agar TAPD bisa memberikan dana kebencanaan,” kata Nana, Jumat (31/5/2024).
Nana mengaku, meski pihaknya tidak memiliki anggaran untuk membeli logistik, namun masih ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk penanganan kebencanaan. Misalnya, kata dia, mengajukan bantuan kepada Pemprov Banten atau Pemerintah Pusat.
“Sekarang, kita sedang mengajukan bantuan ke Pemprov Banten, mudah-mudahan, usulan kita bisa diterima dan bantuan logistik bisa segera diberikan. Kalau ada bencana, kita hanya bisa memberikan bantuan mie rebus saja,” tandasnya.
Baca Juga: Krisis Air Bersih Mulai Melanda, KSB Banten Sebut 3 Kabupaten Terdampak Paling Besar
Nana juga mengaku, tidak adanya dana tersebut berdampak terhadap penanganan kebencanaan, dan pemberian bantuan kepada korban bencana.
Meski demikian, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, karena kondisi keuangan Pemerintah Daerah yang sangat terbatas.
“Ya mau bagaimana lagi, karena memang anggarannya enggak ada, jadi ya mau enggak mau kita gunakan yang ada saja, sambil kita mengajukan bantuan kepada yang lain,” imbuhnya. (adib)
























