SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Spanyol berhasil menjadi juara Piala Eropa 2024. La Furia Roja mengalahkan The Three Lions 2-1 di final.
Spanyol vs Inggris berlangsung di Olympiastadion, Berlin, Senin (15/7/2024) dini hari WIB. Kedua tim bermain imbang tanpa gol di babak pertama.
Tim Matador membuka keunggulan 1-0 lebih dulu di menit ke-47 lewat Nico Williams. Inggris kemudian menyamakan skor menjadi 1-1 di menit ke-73 melalui Cole Palmer.
Gol kemenangan Spanyol datang di menit ke-86. Mikel Oyarzabal yang mencatatkan namanya di papan skor.
Ini menjadi gelar keempat untuk Spanyol di Piala Eropa. Inggris masih nihil setelah dua edisi beruntun mampu ke final.
Sementara kekalahan itu membuat Inggris mengulangi hasil serupa tiga tahun lalu. Pada 2021, Harry Kane dkk juga kalah di final Euro 2020 dari Italia, lewat adu penalti.
Menurut catatan Opta, Timnas Inggris menjadi negara Eropa pertama yang gagal juara meski back to back ke final Euro. sebelumnya, beberapa negara berhasil revans dari kekalahan.
Jerman Barat bisa menjadi juara pada Euro 1980, usai menjadi runner up pada 1976. Jerman kemudian mengulanginya pada edisi 1996, saat mengangkat trofi setelah kalah di 1992.
Pada 2012, Spanyol bahkan menjadi tim pertama yang bisa mempertahankan gelarnya. Setelah juara di 2008, Tim Matador mempertahankan gelarnya empat tahun berselang.
Hasil ini juga membuat puasa trofi Timnas Inggris masih berlanjut. Sejak juara Piala Dunia 1966, belum ada trofi kejuaraan utama dimenangkan Tiga Singa.
Tidak cuma menahbiskan diri sebagai tim terbaik di Eropa, Spanyol juga menjuarai dengan gaya berkat 15 gol dan kebobolan empat gol. Itu merupakan rekor di Euro.
Selain itu Spanyol juga menorehkan tujuh kemenangan beruntun yang belum pernah dicapai sebelumnya. Oleh karenanya, wajar apabila Spanyol keluar sebagai juara dan mengklaim sebagai yang terbaik di dunia.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente senang dengan keberhasilan Spanyol juara Euro 2024. Sebab, ini membuktikan kepantasan La Furia Roja menjadi tim terbaik dunia.
“Saya senang sekali. Melihat fans, melihat para pemain. Tim sejati, juara Eropa. Saya bilang kepada mereka bahwa saya bangga dan kini lebih bangga lagi. Saya bisa pastikan tim seperti apa kami. Bagi saya, mereka tim terbaik di dunia dan saya pastikan itu,” ujar De La Fuente seperti dilansir Reuters.
Di sisi lain, pelatih Inggris Gareth Southgate mengucapkan selamat kepada Spanyol. “Selamat kepada Spanyol. Saya pikir mereka adalah tim terbaik di turnamen dan mereka adalah tim yang lebih baik malam ini. Masalah terbesar kami adalah kami tidak memanfaatkan bola dengan cukup baik. Kami sebenarnya bertahan dengan sangat baik di babak pertama sebagai sebuah tim, tetapi ketika kami menguasai bola, kami tidak bisa cukup sering mengatasi tekanan mereka,” kata Southgate di situs resmi Euro 2024.
“Di babak kedua, ketika Anda mulai merasa lelah karena tidak menguasai bola dengan baik, itu menjadi terlalu berlebihan dan saya pikir, pada akhirnya, itulah mengapa mereka memiliki peluang yang mereka hasilkan,” ungkapnya.
Di sisi lain, bagi Jude Bellingham, kekalahan ini terasa menyakitkan. Apalagi Inggris kebobolan gol di menit-menit akhir. “Kalah dengan cara seperti itu sangat kejam,” ujar Bellingham seperti dilansir Daily Mail.
“Kami mungkin tidak menampilkan permainan terbaik, tapi jelas ada beberapa momen bagus dan kami merasa seperti kami bisa kembali ke pertandingan dan kemudian dapat pukulan dari gol menit-menit akhir… ini memilukan.”
“Kami semua ingin bikin sejarah dan membuat orang-orang Inggris bangga dan kami tidak pernah berhasil melakukannya, kami tidak cukup memberi hasil,” katanya. (dm)