SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Klaim Cris Indra Wijaya yang mengatakan bahwa dirinya akan berdampingan dengan Mad Romli sebagai bakal calon wakil Bupati Tangerang menuai reaksi Ketua DPC PDIP Kabupaten Tangerang, Irvansyah Asmat.
Irvansyah menyatakan klaim tersebut sebagai sesuai hal yang biasa terjadi.
“Kami (PDIP) siap bergandengan tangan dengan siapapun, yang memiliki visi misi sama dan komitmen membangun Tangerang. Namun kami juga tidak mau mendahului, karena pada akhirnya keputusan final ada di DPP partai masing-masing, ” kata Ketua DPC PDIP Kabupaten Tangerang, Irvansyah Asmat kepada Satelit News, Jumat (26/7) siang.
Lanjut Irvansyah, sejatinya Pilkada adalah pemilu lokal, karena akan memilih pemimpin daerah. Maka dari itu, kepentingan lokalnya akan sangat kuat, namun demikian tidak bisa dipungkiri bahwa ada pula kepentingan propinsi dan nasional di dalam Pilkada Kabupaten Tangerang.
“Wajar jika dalam menentukan pasangan calon ada banyak kepentingan di dalamnya. Jadi biasa saja, ” tukas Irvansyah.
Menurut Irvansyah, di Kabupaten Tangerang ini tidak ada satupun Partai Politik yang bisa maju sendiri untuk mengusung paslon. Sehingga, setiap parpol harus berkoalisi untuk memenuhi ketentuan 20 % kursi atau setara 11 kursi di DPRD Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: BKSAP DPR Minta Kabupaten Tangerang Seimbangkan Investasi dan Pelestarian Lingkungan
“Tentu masing-masing partai akan berhitung betul kekuatan, baik logistik, ataupun kekuatan mesin partainya. Logistik yang kuat tanpa ada mesin partai yang solid, tentu akan sulit juga untuk menang, ” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, Cris Indra Wijaya (CIW) politisi partai Nasdem mengklaim akan melakukan deklarasikan diri bersama Mad Romli sebagai pasangan bakal calon Bupati Tangerang dan bakal calon Wakil Bupati Tangerang.
“Insya Allah, Agustus akan dilakukan deklarasi, ” kata Cris Indra Wijaya. (alfian)
