SATELITNEWS.COM, LEBAK—Rumah permanen milik seorang PNS guru, di Kampung Rajawana, Desa Ciginggang, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, Selasa (30/7/2024) terbakar. Dugaan sementara api dari arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Rumah tersebut milik PNS guru bernama Lisnawati. Saat kejadian rumah diketahui dalam kondisi kosong lantaran pemilik rumah sedang bertugas. Sementara anak-anaknya pergi bersekolah. Api pertama kali dilihat oleh warga, api pertama kali muncul di kursi rumah dekat instalasi listrik. Tiba-tiba api menjalar ke ruangan yang lain.
Petugas yang tiba di lokasi dengan satu unit mobil pemadam kebakaran dibantu, TNI – Polri dan warga setempat berhasil memadamkan api sehingga tidak menjalar ke rumah warga lainnya. Camat Gunungkencana, Firman Arif Hidayat saat dihubungi melalui telepon selulernya oleh SatelitNews.Com membenarkan peristiwa tersebut. Kata Firman kebakaran yang menimpa rumah milik PNS guru tersebut dalam kondisi kosong.
“Berdasarkan informasi api berasal dari korsleting listrik akibat cas handphone yang menyambung diinstalasi, dan sempat ada suara letusan juga dari sumber itu,” kata Firman. “Alhamdulilah tidak ada korban jiwa, karena saat kejadian rumah ditinggal bekerja dan anak-anaknya sekolah. Api tidak berselang lama juga berhasil dipadamkan dan langsung dilakukan pendinginan oleh petugas Damkar,” timpal Firman.
Firman menyebut akibat kebakaran yang nyaris meratakan rumah milik korban. Barang berharga, di antaranya satu unit motor besar, dan handhpone terbakar. Firman belum bisa memastikan berapa total kerugian pasca kebakaran itu. “Motor Vixion ya, handphone itu terbakar. Untuk kerugian ditaksi Rp 50 sampai Rp100 juta lah,” ujar Firman.
Firman yang langsung ke lokasi dan melihat langsung kondisi rumah menyebut kebakaran cukup besar. Sehingga, ia pun berencana mengusulkan bantuan ke pemerintah daerah untuk menanggulangi pasca kejadian. “Iya bantuan akan diusulkan, karena dampak kerugiannya cukup besar juga. Ya kita usulkan,” tandasnya.
“Kita mengimbau kepada warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, dan kebakaran yang diduga akibat casan handphone ini harus menjadi cerminan agar kejadian ini tidak terulang di kemudian hari,” imbuhnya.(mulyana)