SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Manchester City membuka Liga Inggris 2024/2024 dengan tiga poin. Melawat ke markas Chelsea, sang juara bertahan itu menang 2-0.
Pada pertandingan pekan pertama di Stamford Bridge, Minggu (18/8) malam WIB, City mencetak gol di masing-masing babak dari Erling Haaland dan Mateo Kovacic.
City dengan kemenangan ini sementara di posisi keempat klasemen Liga Inggris. Sementara, Chelsea harus kalah di laga debut Enzo Maresca sebagai manajer.
Sedangkan bagi Erling Haaland, ini adalah gol ke-64 di Premier League sejak debutnya pada 2022. Dia unggul jauh dari Mohamed Salah yang mencetak 38 gol dalam kurun waktu sama.
Haaland seperti tak ingin memberikan napas untuk para pesaingnya. Terlebih di tempat yang sama tahun lalu, Haaland gagal membawa City menang sekalipun bikin dua gol.
Bahkan Haaland sejatinya punya kesempatan emas mencetak hat-trick di laga itu andaikan sepakannya dalam situasi satu lawan satu dengan Sanchez tidak dibendung.
“Anda ingat gak sih musim lalu, Sanchez membuat penyelamatan hebat dari peluang saya, karena dia selalu berdiri di garis. Itulah mengapa saya lebih lama menahan bola,” ujar Haaland di situs resmi klub.
“Lalu, dia buru-buru keluar dari sarangnya dan saya tahu harus berbuat apa. Saya rasa itu gol yang sangat bagus. Saya ingat penyelamatannya musim lalu, itu benar-benar membuat saya penasaran sampai sekarang. Itulah mengapa saya tidak langsung menendang. Gol sempurna dan bagus.”
Kemenangan ini ternyata bikin Pep Guardiola selaku manajer terkejut. Sebab, Guardiola tak menyangka City bisa menang di markas Chelsea, yang musim lalu menyulitkan mereka.
Chelsea dua kali mencuri poin dari City dengan skor 4-4 dan 1-1. Sementara itu di laga yang tuntas barusan, Chelsea beberapa kali membahayakan gawang Ederson terutama di babak kedua.
“Saya sama sekali tidak menyangka (City menang). Saya tahu apa yang para pemain ini bisa lakukan, tapi di hari pertama dan masih banyak pemain yang minim latihan. Musim lalu kami tidak bisa menang di Stamford Bridge, jadi ini kabar bagus,” ujar Guardiola di BBC Sport.
“Kabar buruknya adalah kami masih punya 65, 70 laga lagi. Tapi menang di laga awal bagus untuk kepercayaan diri.”
“Kami coba mempersiapkan diri untuk laga ini, 2-3 hari untuk laga ini, tapi kami mampu mengatasi kekurangan yang ada dengan komitmen. Semua tampil dalam performa terbaik dan itu sudah cukup.”
Meski kalah, Enzo Maresca sebagai manajer melihat sisi positif dari hasil negatif timnya. Menurutnya para pemain sudah tampil dalam performa terbaiknya. Terbukti mereka membuat 10 attempts sepanjang 90 menit, cuma selisih satu dari percobaan City. Hanya saja Chelsea memang kurang klinis di depan gawang karena cuma tiga yang tepat sasaran berbanding lima milik City.
“Saya rasa kami tampil sangat baik sepanjang laga. Kami mirip-mirip lah, jika bukan lebih baik dari lawan. Performa kami oke, tapi sayangnya tidak bisa memaksimalkan kesempatan yang ada. Mungkin perbedaan besarnya ada di kotak penalti. Saya cukup puas dengan performa,” ujar Maresca di ESPN.
“Yang penting untuk saya adalah membuat banyak peluang. Kami tidak bikin gol tapi membuat banyak peluang. Gol pertama mereka nyaris offside, kami hampir bikin gol, hal-hal seperti ini mengubah hasil tapi secara umum performa kami oke. Kami menghadapi juara bertahan hari ini. Kami akan terus berkembang dan menang,” sambungnya.
“Dalam penciptaan peluang, kami sama kok. Soal penguasaan bola juga. Kami tidak suka kalah. Kami hanya perlu mempertahankannya,” pungkas dia. (dm)