Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Tips Melawan Paparan Mikroplastik

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 18 Sep 2024 17:04 WIB
Rubrik Life Style, Ragam
Tips Melawan Paparan Mikroplastik

ILUSTRASI Mikroplastik. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, JAKARTA–Mikroplastik merupakan partikel plastik yang berukuran sangat kecil yang tersebar luas di lingkungan dan bisa masuk ke tubuh manusia. Partikel plastik ini berukuran kurang dari 5 mm. Dapat ditemukan dimana saja di laut, tanah, bahkan makanan yang kita konsumsi.

Limbah plastik mengalami proses penguraian oleh lingkungan, termasuk dari sinar matahari. Proses ini membuat plastik menjadi rapuh dan pecah. Meski tidak terurai sepenuhnya, materi ini akan berubah menjadi potongan-potongan kecil yang disebut mikroplastik.

Selain berasal dari penguraian plastik besar, mikroplastik juga sengaja dibuat oleh manusia, misalnya sebagai bahan abrasif untuk prosedur sandblasting hingga butiran mikro (microbeads) dalam pembersih wajah.

Menurut United Nations Environment Programme dari noaa.gov, Mikroplastik pada dasarnya sudah muncul semenjak lima puluh tahun lalu di dalam produk perawatan tubuh. Dihasilkan dari pembuatan serta pemakaian beberapa produk yang berbahan plastik.

Penelitian telah menghubungkan polutan ini dengan berbagai penyakit seperti jantung, gangguan paru-paru, dan masalah kesehatan yang lebih mengkhawatirkan. Menyerang sistem pencernaan, bahkan sampai gangguan hormonal.

Berikut ini tips untuk mengurangi paparan mikroplastik:

Baca Juga: BPOM Temukan Tiga Produk Pangan Berformalin di Pasar Serpong

 

Kurangi Plastik Sekali Pakai

Mikroplastik umumnya berasal dari limbah plastik. Oleh sebab itu, Anda lebih baik menghindari penggunaan plastik sekali pakai, seperti sedotan, gelas, dan alat makan.
Untuk mengurangi paparan materi ini ke makanan, Anda juga bisa menggunakan wadah makanan alternatif selain plastik. Cobalah untuk menggunakan wadah makanan dan peralatan makan dari bahan yang lebih aman, seperti kaca atau stainless steel.

BeritaTerbaru

Ruben Onsu Tak Hadiri Sidang Gugatan Hak Asuh Anak, Begini Alasannya

Ruben Onsu Tak Hadiri Sidang Gugatan Hak Asuh Anak, Begini Alasannya

Rabu, 2 Sep 2026 19:40 WIB
Ibunda Berpulang, Deddy Corbuzier Disebut Sangat Tegar

Ibunda Berpulang, Deddy Corbuzier Disebut Sangat Tegar

Kamis, 27 Agu 2026 18:33 WIB
Ketika Ilmu Hukum, Religi, dan Alumni Bersatu dalam Pengajian Dhuha Bersama Mama Dedeh

Geliat Inspiratif di SMK Pustek Serpong: Ketika Ilmu Hukum, Religi, dan Alumni Bersatu dalam Pengajian Dhuha Bersama Mama Dedeh

Kamis, 27 Agu 2026 14:01 WIB
Jadi Srikandi, Raisa Andriana Tampil Dalam Pagelaran Sabang Merauke 2026

Jadi Srikandi, Raisa Andriana Tampil Dalam Pagelaran Sabang Merauke 2026

Kamis, 27 Agu 2026 13:14 WIB

 

Gunakan Produk Berbahan Alami

Pilih produk yang menggunakan bahan-bahan alami sebagai pengganti plastik. Banyak produk yang lebih ramah lingkunga. Misalnya, pilih sabun batang alami tanpa kemasan plastik, sikat gigi dari bambu, atau pilih kantong belanja kain daripada plastik sekali pakai.

 

Batasi Konsumsi Makanan Laut

Konsentrasi mikroplastik paling tinggi umumnya ditemukan pada makanan laut, terlebih kerang. Sebuah studi dalam jurnal Current Opinion In Food Science (2021) memperkirakan, orang yang rutin makan kerang dapat mengonsumsi 2.602–16.288 partikel mikroplastik setiap tahun.

Baca Juga: BPOM Mengaku Hadapi Tekanan Berlapis

 

Konsumsi Makanan Segar

Mengonsumsi makanan segar membantu Anda mengurangi bahaya mikroplastik dari makanan. Sebaliknya, kebiasaan sering mengonsumsi makanan olahan dalam kemasan plastik dan kaleng membuat tubuh lebih mudah terpapar mikroplastik, seperti BPA dan flatat.
Tidak hanya itu, rendahnya zat gizi dan bahaya mikroplastik dari makanan olahan juga dapat meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes dan penyakit jantung.

 

Botol Kaca Atau Stainless Steel

Ketimbang botol plastik, Anda bisa beralih menggunakan botol air minum berbahan kaca atau stainless steel untuk mengurangi bahaya mikroplastik.
Hindari pula kebiasaan minum air dari botol plastik yang hangat. Ini karena panas bisa memicu perpindahan mikroplastik dari kemasan ke dalam air. Apabila Anda ingin minum air dalam kemasan botol maupun galon, selalu perhatikan penyimpanannya. Sebisa mungkin, simpanlah air kemasan di tempat yang jauh dari sinar matahari.

 

Rutin Membersihkan Rumah

Mikroplastik dan nanoplastik dapat ditemukan di mana saja, termasuk debu dalam rumah Anda. Untuk mengurangi risikonya, Anda perlu rutin membersihkan rumah terutama pada area yang rawan debu, seperti bagian atas dan kolong furnitur, jendela, ventilasi, dan pot tanaman. Anda juga bisa menggunakan air purifier dengan filter HEPA (high efficiency particulate air) yang membantu menyaring partikel nanoplastik dari udara.(jpg/bbs)

Tags: makananmikroplastikplastik
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Plot Twist! Irish Bella Hamil, Haldy Sabri yang Ngidam
Life Style

Plot Twist! Irish Bella Hamil, Haldy Sabri yang Ngidam

Kamis, 27 Agu 2026 12:20 WIB
Bukan Cendol Biasa, Cindua Winata Punya Dua Jenis Cendol dan Ampiang Ketan dari Payakumbuh
Bisnis

Bukan Cendol Biasa, Cindua Winata Punya Dua Jenis Cendol dan Ampiang Ketan dari Payakumbuh

Sabtu, 22 Agu 2026 09:47 WIB
Nasi Telur Barendo di FKS 2026 Pakai Campuran Telur Ayam dan Bebek, Ada Topping Mercon hingga Kulit Crispy
Bisnis

Nasi Telur Barendo di FKS 2026 Pakai Campuran Telur Ayam dan Bebek, Ada Topping Mercon hingga Kulit Crispy

Sabtu, 22 Agu 2026 09:34 WIB
Lamang Tapai Uni Dewi di FKS 2026, Kuliner Payakumbuh Turun-Temurun yang Bikin Pengunjung Ketagihan
Bisnis

Lamang Tapai Uni Dewi di FKS 2026, Kuliner Minang Turun-Temurun yang Bikin Pengunjung Ketagihan

Sabtu, 22 Agu 2026 09:24 WIB
Teh Talua Malimpah Mak Datuak, Minuman Tradisional Minang yang Kini Digandrungi Anak Muda
Bisnis

Teh Talua Malimpah Mak Datuak, Minuman Tradisional Minang yang Kini Digandrungi Anak Muda

Sabtu, 22 Agu 2026 09:14 WIB
Sate dan Soto Piaman Laweh Hadir di FKS 14 SMS, Bawa Resep Warisan Keluarga Sejak 1985
Bisnis

Sate dan Soto Piaman Laweh Hadir di FKS 14 SMS, Bawa Resep Warisan Keluarga Sejak 1985

Sabtu, 22 Agu 2026 09:02 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

2 Bulan Berlalu, Nama Sekda Lebak Definitif Tak Kunjung Diumumkan

2 Bulan Berlalu, Nama Sekda Lebak Definitif Tak Kunjung Diumumkan

Rabu, 2 Sep 2026 16:07 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Kamis 3 September, Cek Lokasinya

Kamis, 3 Sep 2026 07:37 WIB
Perubahan APBD 2026: Pemkot Tangsel Tambah Anggaran Pendidikan, Kesehatan hingga Infrastruktur

Perubahan APBD 2026: Pemkot Tangsel Tambah Anggaran Pendidikan, Kesehatan hingga Infrastruktur

Kamis, 3 Sep 2026 13:36 WIB

Bupati Pandeglang Dukung Kerja Sama Pelatihan Vokasi dengan BBPVP Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 12:08 WIB
Menyerupai Simbol LGBT, Warna Pelangi Jembatan di Lebak Dipersoalkan Ormas FPI

Menyerupai Simbol LGBT, Warna Pelangi Jembatan di Lebak Dipersoalkan Ormas FPI

Selasa, 1 Sep 2026 19:00 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.