SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Tokoh Perempuan Pemerhati Pendidikan sekaligus Calon Wakil Bupati (Cawabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah, mengingatkan peran dan fungsi mahasiswa sebagai agen perubahan.
Hal itu disampaikan Intan, saat menjadi narasumber dalam Diskusi Publik bertajuk “Peran dan Fungsi Mahasiswa Kesehatan Dalam Menunjang Pembngunan Daerah”, di Aula STIKes Faathir Husada, Rabu (15/9/2024).
“Mahasiswa-mahasiswi tentunya memiliki peran yang sangat penting untuk menciptakan kemajuan daerah dan negara. Karena, adik-adik mahasiswa-mahasiswi ini merupakan agen perubahan, dengan berkontribusi pada penelitian dan inovasinya,” kata Intan Nurul Hikmah dalam acara diskusi publik, Rabu (25/9).
Menurut Intan, langkah-langkah yang dilakukan mahasiswa-mahasiswi STIKes Faathir Husada ini, tentunya sangat positif, dengan menggelar diskusi publik seperti ini. Karena, dengan adanya dialog, para mahasiswa, wakil rakyat, dan tokoh bisa bertukar pikiran untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu sosial, lingkungan, khususnya tentang kesehatan bagi para mahasiswa STIKes Faathir Husada ini.
“Dengan menggelar diskusi publik ini, tentunya kita semua, khusunya mahasiswa-mahasiswi Faathir Husada dapat menjadi agen penyadaran bagi masyarakat, apalagi soal kesehatan,” katanya.
Kata Intan, Kabupaten Tangerang saat ini masih membutuhkan peran bidan ataupun tenaga kesehatan, untuk membantu pemerintah yang saat ini masih berusaha untuk menekan anak-anak yang mengalami stunting.
Baca Juga: Paramount Land Dukung Gemilang KORPRI Night Run 2026, Diikuti 6.700 Peserta
“Ada 2,9 persen anak di Kabupaten Tangerang masih mengalami stunting, yang harus ditangani oleh Pemerintah Daerah. Peran mahasiswa STIKes sangat penting dalam pembangunan Kabupaten Tangerang, terutama dalam bidang kesehatan,” kata Intan.
Kabupaten Tangerang yang memiliki wilayah yang sangat luas, dengan jumlah penduduk 3,4 juta jiwa ini, tentunya masih membutuhkan banyak tenaga kesehatan atau yang bekerja dibidang kesehatan untuk membantu pemerintah.
Maka dari itu, Intan berharap agar mahasiswa-mahasiswi STIKes Faathir Husada, dapat membantu masyarakat dan pemerintah di setiap kecamatan atau puskesmas dalam praktiknya.
“Adanya STIKES, tentu dapat dimaksimalkan oleh Pemerintah Daerah, untuk membantu mensosialisasikan gizi seimbang, tetapi juga pola hidup sehat. Mencegah stunting dapat dilakukan sejak masa kehamilan termasuk asupan gizinya,” ujar Intan.
Diakhir kata, Intan Nurul Hikmah berpesan kepada seluruh mahasiswa-mahasiswi di Kabupaten Tangerang, khususnya yang menjalankan studi pendidikan di STIKes Faathir Husada ini, untuk menjadi mahasiswa yang membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Jadilah mahasiswa yang berdaya, bukan menjadi mahasiswa yang diperdaya,” tandasnya.
Baca Juga: 3 Pelajar Ditangkap Buntut Kematian 2 Remaja di Alam Sutera
Anggota DPRD Provinsi Banten, Wawan Suhada menambahkan, bahwa mahasiswa dan mahasiswi merupakan kaum intelektual yang tinggal dengan berbagai lapisan masyarakat. Sehingga, mahasiswa ataupun mahasiswi memiliki peran, untuk melakukan analisa berbagai keadaan yang ada ditengah-tengah masyarakat. Serta membantu memberikan solusi kepada pemerintah.
“Maka dari itu, peran adik-adik ini sangat penting, untuk perkembangan daerah Kabupaten Tangerang khususnya,” tukasnya.
Wawan juga mengatakan, bahwa mahasiswa merupakan anak muda yang memiliki idealisme tinggi. Sehingga, dapat berperan sebagai kontrolnya pemerintah dalam mengambil kebijakan untuk masyarakat, khusunya di Kabupaten Tangerang.
“Maka dari itu, mari bersama-sama kita bangun Kabupaten Tangerang, dan Provinsi Banten untuk menjadi lebih maju lagi,” tukasnya.
Di tempat yang sama, Presiden Mahasiswa STIKes Faathir Husada, Siti Musfia Nurul menambahkan, diskusi publik yang dilakukan mahasiswa dan mahasiswi dengan anggota DPRD Provinsi Banten Wawan Suhada dan Tokoh Perempuan Pemerhati Pendidikan Kabupaten Tangerang, Intan Nurul Hikmah sangatlah bermanfaat serta positif. Karena, banyak nilai-nilai dan ilmu yang didapat oleh para mahasiswa-mahasiswi di STIKes Faathir Husada.
“Iya,.tentunya sangat bermanfaat. Karena kita mendapat banyak ilmu dari para narasumber, yang tentunya sudah lebih dulu menjadi agen perubahan. Dirinya berharap, kedepan semua mahasiswa-mahasiswi dapat menjalankan poin-poini yang telah disampaikan oleh para pembicara,” tukasnya. (alfian/aditya)





















