SATELITNEWS.COM, SURABAYA–Persebaya akan menjamu Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo, malam ini Jumat (27/9). Bajul Ijo ingin membalas kekalahan dari Dewa United musim lalu.
Musim lalu, Persebaya Surabaya takluk 0-3 di kandang sendiri, Gelora Bung Tomo. Itu jadi kekalahan kandang terbesar Persebaya sejak promosi ke Liga 1 pada musim 2018.
”Saya sudah mempelajari laga sebelumnya. Itu adalah laga yang hasilnya tidak pernah saya lupakan. Dari hasil laga itulah, saya mengubah tim menjadi lebih kuat. Dan kami sudah siap menghadapi Dewa United,” kata Munster dalam sesi konferensi pers, Kamis (26/9).
Skuad Green Force sudah jauh berbeda ketimbang musim lalu. Mereka diperkuat pemain anyar yang tengah on fire. Sebut saja Malik Risaldi, Flavio Silva, Francisco Rivera, hingga Slavko Damjanovic.
Ditambah lagi, performa Green Force tengah menanjak. Mereka belum terkalahkan dalam enam laga. Meraih lima kemenangan dan satu hasil imbang. Kebetulan, tiga kemenangan di antaranya diraih di kandang. Meski begitu, Munster ogah meremehkan.
”Terlepas dari hasil laga sebelumnya, Dewa United adalah tim bagus. Mereka adalah salah satu tim terkuat di Liga 1 yang dipoles pelatih berpengalaman. Kami harus fokus,” kata pelatih asal Irlandia Utara itu.
Di lain kubu Dewa United datang dengan kondisi tidak ideal. Mereka tidak bisa memainkan Feby Eka Putra dan Ricky Kambuaya. Keduanya menepi akibat akumulasi kartu.
Meski tanpa Kambuaya, kapten Persebaya Bruno Moreira ogah terkecoh. Sebab, Dewa United masih punya banyak pemain berkualitas. Sebut saja Alexis Messidoro, Egy Maulana Vikri, hingga Taisei Marukawa.
”Dewa United adalah tim yang kuat. Tapi, kami juga diperkuat banyak pemain hebat. Melawan siapa pun, kami akan bermain untuk meraih kemenangan,” tegas pemain asal Brasil itu.
Melawan tuan rumah yang tampil full team membuat Dewa United khawatir. Sang pelatih, Jan Olde Riekerink, sampai tidak berani sesumbar.
”Apalagi, Persebaya musim ini berbeda dengan musim lalu. Mereka sudah banyak berkembang. Di lini depan, mereka punya Bruno, Flavio, dan Malik yang ganas seperti hiu. Lalu, lini tengah mereka kuat seperti buaya. Itu kombinasi yang berbahaya,” kata pelatih asal Belanda tersebut.
Dia juga tahu Persebaya tengah dalam tren bagus. Tapi, Jan Olde sudah tahu cara menghadapi Green Force.
”Mereka memang sudah menang lima kali, tapi mereka hanya menang dengan selisih satu gol di laga terakhir. Saya sudah tahu kelemahan mereka. Mudah-mudahan kami bisa mengeksploitasi itu untuk membuat kejutan,” tegasnya. (jpc)