SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Cuaca buruk yang terjadi dua hari terakhir, menyebabkan 9 rumah warga di 6 Kecamatan di Pandeglang mengalami kerusakan. Penyebabnya, selain karena dihantam angin kencang, juga akibat tertimpa poho besar.
Informasi yang berhasil didapat, di Kecamatan Bojong ada satu rumah mengalami rusak ringan, satu rumah di Kecamatan Mekarjaya, satu rumah di Kecamatan Mandalawangi, satu rumah di Kecamatan Labuan, satu rumah di Kecamatan Pulosari, dan empat rumah di Desa Pasir Loa, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang.
Ketua Forum Kampung Siaga Bencana (KSB) Kabupaten Pandeglang, Madsira mengatakan, kesembilan rumah yang terkena dampak bencana itu, akibat cuaca buruk yang terjadi selama dua hari, Sabtu dan Minggu (28-29/2024).
Pihaknya, kata dia, segera ke lokasi kejadian, untuk membantu melakukan evakuasi dan memberikan bantuan kepada korban bencana, melalui lumbung sosial.
Selain itu, pihaknya juga segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang, untuk penanganan lebih lanjut.
“Setelah di laporkan, Dinsos bersama relawan KSB gerak cepat mendatangi rumah korban bencana alam, langsung memberikan bantuan respon cepat, tentunya ini atas perintah Ibu Bupati agar cepat dalam melakukan penanganan serta memberikan bantuan terhadap korban bencana,” kata pria yang akrab disapa Beni ini, Senin (30/9/2024).
Baca Juga: Babinsa Koramil 0101/Pandeglang Monitoring Penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk 965 KPM
Beni mengingatkan kepada masyarakat dan relawan, agar tetap waspada. Oleh karena, selama pergantian musim dari kemarau ke musim penghujan, biasa terjadi cuaca ekstrem yang bisa menyebabkan bencana alam atau angin puting beliung.
“Jadi yang perlu di waspadai ketiak dari musim kemarau masuk ke pergantian musim penghujan yang harus di waspadai adalah hujan yang di sertai angin kencang, kemudian angin puting beliung dan sambaran petir, relawan KSB harus siaga dan terus memberikan edukasi ke masyarakat,” tambahnya.
“Kepada rekan relawan KSB yang ada di Kecamatan agar selalu waspada dan siaga, dan terus memberikan pemahaman kepada masyarakat agar dapat mengetahui terkait pengurangan resiko bencana seperti apa, adapun bantuan respon cepat yang di salurkan pada korban, yaitu berupa paket sembako, paket sandang, tenda gulung, kasur lantai dan karpet gulung,” sambungnya.
Kepala Seksi (Kasi) Bencana Dinsos Kabupaten Pandeglang, Iik Ihkromi mengatakan, pihaknya selalu merespon cepat dan segera memberikan bantuan untuk korban bencana alam.
Bantuan itu, berupa paket sembako dan lainnya, sebagai upaya membantu sedikit meringankan beban korban bencana alam.
“Biarpun bantuan ini memang tidak seberapa, namun bukti perhatian kepada masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam, kami juga punyaa relawan KSB di beberapa Kecamatan sehingga pemerintah sangat terbantu dengan adanya relawan karena cepat sekali laporannya,” tuturnya.
Baca Juga: SPPG Kolelet Picung Pandeglang Serap Produk UMKM dan Petani Lokal
“Kami langsung turun ke lokasi rumah korban bencana alam, untuk memberikan bantuan respon cepat dari Pemkab Pandeglang. Kalau di Kecamatan ada lumbung sosial dan bantuan tersebut diberikan langsung oleh relawan KSB, salah satunya di Kecamatan Pulosari,” tutupnya. (adib)
























