Kamis, 22 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Benarkah Cokelat Bisa Picu Timbulnya Jerawat?

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 7 Okt 2024 17:26 WIB
Rubrik Life Style, Ragam
Benarkah Cokelat Bisa Picu Timbulnya Jerawat?

ILUSTRASI Cokelat. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Sejak lama, cokelat dan beberapa makanan manis lainnya kerap dianggap sebagai penyebab jerawat. Namun, tampaknya anggapan itu salah.

Pada akhir 1960-an, beberapa studi menganalisis hubungan antara cokelat dan jerawat. Hasilnya, tak ada kaitan antara keduanya. Namun, analisis tersebut hanya melibatkan 65 orang. Studi itu pun dikritik banyak pihak karena berbagai kekurangan pada sistem penelitiannya.

Studi teranyar mengindikasikan bahwa memang ada hubungan antara jerawat dan pola makan. Studi itu berfokus pada pola makan Barat, yang tinggi lemak, gula, dan produk susu.

Namun, jerawat yang lebih parah dan berulang pada remaja dan orang dewasa kebanyakan terjadi karena faktor genetik, kata Beibei Du-Harpur, seorang ahli dermatologi dan pengajar klinis di Kings College London. Menurut dia, gen manusia menentukan ukuran kelenjar sebasea yang memproduksi minyak.
Produksi minyak ini berpengaruh pada pembentukan jerawat.

Kasus jerawat pada orang dewasa meningkat dalam beberapa tahun belakangan, terutama pada perempuan, tapi tak ada alasan pasti mengapa fenomena ini terjadi. Namun, beberapa faktor lingkungan dalam kehidupan sehari-hari dapat membawa pengaruh.

“Secara umum, gaya hidup kita tidak baik untuk tubuh manusia, dan mungkin jerawat merupakan manifestasi dari itu semua,” ujar Du-Harpur, seperti dikutip BBC 6 Oktober 2024.

Baca Juga: BPOM Temukan Tiga Produk Pangan Berformalin di Pasar Serpong

Dalam satu studi, peneliti berpendapat bahwa jerawat semakin parah akibat gaya hidup modern, termasuk pola makan Barat yang tinggi gula dan lemak.

Pemicu jerawat itu sendiri mencakup stres, tubuh tengah melawan infeksi, atau sedang PMS, ucap Zainab Laftah, seorang konsultan dermatologi di Rumah Sakit St Thomas di London sekaligus juru bicara Yayasan Kulit Inggris.

BeritaTerbaru

Perjuangan Total Sarwendah demi Hak Asuh Anak

Perjuangan Total Sarwendah demi Hak Asuh Anak

Kamis, 22 Okt 2026 15:14 WIB
Gokil! Agnez Mo Siap Adu Akting Bareng Aktor Legendaris Nicolas Cage!

Gokil! Agnez Mo Siap Adu Akting Bareng Aktor Legendaris Nicolas Cage!

Kamis, 22 Okt 2026 15:11 WIB
H. Wasit Aulawi

Hari Santri Nasional 2026: Santri Kabupaten Serang, Pewaris Syaikh Nawawi al-Bantani dan Pemimpin Masa Depan Indonesia

Rabu, 21 Okt 2026 16:44 WIB
Makin Sengit! Ruben Onsu Tambah 18 Bukti Surat untuk Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah

Makin Sengit! Ruben Onsu Tambah 18 Bukti Surat untuk Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah

Rabu, 21 Okt 2026 15:58 WIB

Sekitar sembilan dari sepuluh pasien Laftah kerap bertanya kepada sang dokter mengenai makanan yang harus dihindari agar jerawat tak datang lagi. Cokelat adalah salah satu makanan yang paling sering ditanyakan. “Memang ada salah kaprah, tapi ada sedikit fakta juga,” ucap Laftah.

Faktor utama jerawat memang genetik, tapi komponen tertentu dalam pola makan seseorang juga dapat memicu inflamasi, kata Laftah. Sebagian orang memiliki respons kuat terhadap sejumlah kelompok makanan, seperti produk susu. Namun, penumbuhan jerawat akibat produk susu sebenarnya sangat jarang.

Sejumlah peneliti juga sudah berupaya mencari tahu kandungan apa dalam cokelat yang berdampak pada jerawat. Sejauh ini, berbagai studi belum dapat memberikan kesimpulan. Kalau pun ada, kaitannya relatif kecil.

Satu studi pada 2011 meneliti tentang pengaruh makanan dengan kandungan 100% cokelat hitam, yang berarti tak ada gula di dalamnya, terhadap penumbuhan jerawat. Riset itu menunjukkan konsumsi cokelat hitam bisa terkait dengan kemunculan jerawat. Namun, riset itu hanya melibatkan 10 peserta, dan tak ada kelompok kontrol di dalamnya.

Baca Juga: BPOM Mengaku Hadapi Tekanan Berlapis

Lebih jauh, salah satu kaitan antara jerawat dan pola makan dapat dilihat dari indeks glikemik (GI) pada makanan. GI sendiri merupakan indikator seberapa cepat suatu makanan dapat meningkatkan level gula darah dalam tubuh.

Beberapa studi menunjukkan kaitan antara gejala jerawat dan makanan-makanan dengan GI tinggi, seperti buah, roti, dan pasta. Makanan dengan GI tinggi dapat memperparah jerawat, kata Laftah, karena bisa meningkatkan level insulin di dalam tubuh.

Jumlah insulin ini dapat meningkatkan inflamasi, yang berarti memicu produksi minyak pada wajah. Minyak itu kemudian dapat menyumbat pori-pori, hingga berakhir pada jerawat. Namun, cokelat sendiri memiliki GI yang rendah hingga sedang.

Beberapa studi lainnya menunjukkan kaitan antara jerawat dan menyantap makanan tinggi lemak dan gula. Salah satu riset terbesar mengenai kaitan tersebut diterbitkan pada 2020 lalu.

Riset itu membandingkan jerawat dan pola makan lebih dari 24 ribu orang. Para periset mengidentifikasi bahwa pola makan Barat kemungkinan berperan besar terhadap pembentukan jerawat.

Satu studi lainnya juga menemukan bahwa tak ada jerawat di tengah masyarakat yang tinggal di kepulauan Kitavan di Papua Nugini. Warga di sana tak berjerawat karena mengonsumsi makanan yang rendah GI. Meski demikian, para peneliti sudah menyesuaikan sejumlah faktor, yang kemungkinan dapat berpengaruh pada hasil akhir riset tersebut.

Studi populasi semacam ini memang dikenal tak bisa dengan konkret membuktikan hubungan sebab-akibat secara langsung. Namun, para ilmuwan juga sudah mendalami hubungan lainnya yang bisa mengaitkan antara jerawat dan pola makan Barat.

“Jerawat merupakan sindrom metabolisme kulit. Banyak kaitan antara jerawat dan penyakit-penyakit Barat lainnya, seperti diabetes dan obesitas,” tutur Bodo Melnik, profestor dermatologi dan pengajar di Universitas Osnabruck, Jerman.

Dalam sebuah makalah pada 2015, dia mengatakan bahwa karbohidrat olahan (yang biasanya tinggi GI), susu, serta lemak jenuh dan lemak trans dapat memicu jerawat. Itu terjadi karena pola makan tinggi GI memicu “respons berbahaya” terhadap folikel (tempat tumbuh rambut pada kulit), yang pada akhirnya meningkatkan produksi minyak.

Jadi, apakah cokelat menyebabkan jerawat?

Cokelat tidak mengandung banyak lemak jenuh, tapi bisa memiliki banyak gula. Seberapa besar pengaruhnya tidak hanya bergantung pada pola makan secara keseluruhan, tapi juga tipe cokelat yang disantap. Kian gelap cokelat, semakin rendah kadar gulanya.

Di sisi lain, ada pula kemungkinan manfaat memakan cokelat hitam terhadap kesehatan kulit. Beberapa studi mengindikasikan cokelat hitam mengurangi stres oksidatif di dalam kulit, yang dapat berkontribusi pada inflamasi.

Stres oksidatif sendiri merupakan kondisi ketika radikal bebas dan antioksidan di dalam tubuh tidak seimbang. Meski demikian, efek pengurangan stres oksidatif ini lebih berpengaruh untuk mengurangi tanda-tanda penuaan ketimbang mengurangi risiko jerawat.

“Memakan cokelat hitam membawa sejumlah manfaat bagi kulit karena mengandung flavonoid,” kata Laftah.

Menurut Laftah, beberapa jenis flavonoid merupakan antioksidan yang kuat, yang memegang peran krusial dalam melepaskan radikal bebas dalam kulit, yang dapat memicu penuaan kulit.

Yang terpenting, pola makan tertentu, seperti yang tinggi kalori dan rendah nutrisi, memang mungkin dapat berpengaruh pada inflamasi ringan dalam tubuh. Namun, inflamasi itu dapat berubah menjadi jerawat jika seseorang secara genetik memang rentan terhadap jerawat, kata Du-Harpur.

Secara umum, makanan yang baik untuk kesehatan, seperti buah, sayuran, dan makanan kaya anti-oksidan lainnya, tentu baik untuk kulit. “Tubuh bekerja secara terkoordinasi, jadi segala sesuatu yang baik untuk hati dan otak, tentu baik pula untuk kulit,” katanya. (bbc)

Tags: COKELATjerawatmakanan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Pesona Cinta Laura di Victoria’s Secret 2026 LA: Anggun, Seksi, dan Berkelas
Life Style

Pesona Cinta Laura di Victoria’s Secret 2026 LA: Anggun, Seksi, dan Berkelas

Rabu, 21 Okt 2026 12:25 WIB
Reza Rahadian Ungkap Kesedihannya Soal Karhutla, Singgung Status Bencana Nasional
Life Style

Reza Rahadian Ungkap Kesedihannya Soal Karhutla, Singgung Status Bencana Nasional

Rabu, 21 Okt 2026 12:02 WIB
Tampil Berhijab di Banda Aceh, Penampilan Mahalini Jadi Sorotan
Life Style

Tampil Berhijab di Banda Aceh, Penampilan Mahalini Jadi Sorotan

Rabu, 21 Okt 2026 11:48 WIB
Bantu UMKM Naik Kelas, Advokat Muda Siti Edah Jubedah Fasilitasi Perlindungan Hukum di Tangerang
Ragam

Bantu UMKM Naik Kelas, Advokat Muda Siti Edah Jubedah Fasilitasi Perlindungan Hukum di Tangerang

Rabu, 21 Okt 2026 11:43 WIB
Acha Septriasa: Pernikahan Tidak Cukup Hanya Modal Cinta
Life Style

Acha Septriasa: Pernikahan Tidak Cukup Hanya Modal Cinta

Rabu, 21 Okt 2026 11:39 WIB
Pengacara Kondang Kamarudin Simanjuntak Meninggal Dunia
Life Style

Kabar Duka: Pengacara Kondang Kamarudin Simanjuntak Meninggal Dunia

Senin, 19 Okt 2026 13:06 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

BANTUAN AIR BERSIH -- Sejumlah warga Desa Idaman, Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang, mendapat bantuan air bersih, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (ISTIMEWA)

Soal Krisis Air Bersih di Pandeglang, LIPP Banten Desak Pemerintah Tak “Gagap”

Senin, 19 Okt 2026 16:13 WIB
BERKABUT : Kondisi perairan Selat Sunda, berkabut sejak beberapa hari lalu. Saat ini, asap karhutla mulai masuk ke beberapa wilayah di Banten. (ISTIMEWA)

Asap Karhutla Masuk Banten, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Senin, 19 Okt 2026 15:01 WIB
Temui Ketua DPRD, Kajari Kota Tangerang Sampaikan Sumbatan Pembangunan

Temui Ketua DPRD, Kajari Kota Tangerang Sampaikan Sumbatan Pembangunan

Rabu, 21 Okt 2026 16:15 WIB
Buka BO Akbar RAPI 2026, Bupati Tangerang Dorong Kolaborasi Kedaruratan

Buka BO Akbar RAPI 2026, Bupati Tangerang Dorong Kolaborasi Kedaruratan

Senin, 19 Okt 2026 07:58 WIB
MENYEBRANGKAN ANAK SEKOLAH : Kapolda Banten Irjenpol Hendra Kurniawan, menyebrangkan anak sekolah dalam kegiatan Gatur pagi di SDN Banjarsari 2. (ISTIMEWA)

Laksanakan Gatur Pagi, Kapolda Banten: Keselamatan Anak Harus jadi Perhatian

Senin, 19 Okt 2026 14:08 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.