SATELITNEWS.COM, SERANG--Pegawai Non ASN di lingkungan Pemprov Banten mengeluhkan belum dibayarnya gaji mereka pada bulan Oktober ini. Dan untuk menyambung hidup, berbagai cara dilakukan, salah satunya pinjaman online (Pinjol).
Salah seorang, pegawai Non ASN Pemprov Banten yang enggan disebutkan namanya, Rabu (23/10) mengungkapkan keresahanya. “Saya seminggu yang lalu, terpaksa minjam uang ke Pinjol Rp5 juta, untuk menyambung hidup. Karena dirumah sudah tidak ada beras,” katanya.
Ia menjelaskan, gaji atau honor yang biasa diterimanya setiap tanggal 5 atau 10, namun hingga kini belum ada kejelasan dari tempatnya bekerja.
“Biasanya Non ASN paling telat nerima gaji tanggal 10. Tapi sampai tanggal 19 kemarin belum juga afa tanda-tanda. Makanya saya sepakat sama istri menghubungi Pinjol. Alhamdulillah saya bisa nafas lagi sampai sekarang,” ungkapnya.
Senada diungkapkan pegawai Non ASN lainnya. Ia terpaksa harus berutang di warung Madura untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Bukan saja beras, tapi saya juga ngutang bahan bakar (bensin). Karena kalau tidak ada bensin, saya tidak bisa datang ke kantor. Alhamdulillah pemilik warung Madura itu percaya dan merasa iba. Makanya ketika saya sampaikan mau berhutang, saya dikasih,” ungkapnya.
Baca Juga: Imingi WNI Gaji Tinggi di Luar Negeri, 7.908 Loker Fiktif Ditutup
Sementara itu Non ASN lainnya yang bekerja disalah satu OPD pelayanan mengaku sudah dua pekan terlambat membayar cicilan rumah dan kendaraan.
“Kalau cicilan itu sudah pasti, saya kena denda. Dan kalau mau membayar saya harus bayar juga denda keterlambatannya,” ungkapnya.
Diakuinya, keterlambatan gajinya lantaran belum adanya pencairan disebabkan belum ada tanda tangan dari pejabat se Banten.
“Uangnya seperti tertahan di bagian keuangan pusat. Mungkin ada administrasi belum tuntas,” jelasnya.
Dirinya berharap, ada evaluasi dari Pj Gubernur Banten Al Muktabar dan Pj Selda Banten, Usman Ashidiqi Qohara atas keterlambatan gaji Non ASN.
“Saya sudah banyak janji sama pihak Bank rumah dan kendaraan. Cicilan saya akan dibayar paling lambat sampai Jumat pekan ini,” harapnya.
Baca Juga: Dybala Tetap di AS Roma, Gaji Dipangkas
Pj Sekda Banten, Usman Ashidiqi Qohara dihubungi melalui telpon genggamnya tidak aktif. Pesan singkat yang dikirim hingga berita ini diturunkan belum dibalas.(rus/bnn)
























