SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Real Madrid kalah telak dalam El Clasico di lanjutan LaLiga. Bermain di kandang sendiri, Madrid dibantai Barcelona dengan skor 0-4.
Kemenangan ini membuat Barcelona melebarkan jarak dengan Madrid di klasemen Liga Spanyol. Jarak antara kedua tim kini menjadi enam poin. Tim arahan Hansi Flick itu makin nyaman di puncak klasemen dengan 30 poin dari 11 laga. Sementara itu, Madrid masih tertahan di urutan kedua dengan 24 poin.
Ancelotti mengakui hasil ini membuat Madrid terluka. Meski demikian, Ancelotti berharap Vinicius Junior dkk. tidak berlama-lama larut dalam kekecewaan.
“Pertandingan yang seimbang sebenarnya, sampai mereka mencetak gol pertama. Kami main dengan intensitas di babak pertama tapi kurang akurasi. Kami punya peluang untuk unggul tapi mereka mencetak dua gol, yang menguras energi kami. Itulah ketika pertandingan yang berbeda dimulai,” ujar Ancelotti seperti dilansir Reuters.
“Kami terluka, ini momen yang berat, tapi saya ingin berterima kasih kepada fans atas dukungannya. Kami tidak boleh menyerah, karena tidak ada yang perlu disingkirkan.”
“Kami harus melupakan 30 menit terakhir. Musim masih sangat panjang, kami tidak boleh menyerah. Kami harus belajar dari ini. Ini waktunya bagkit. Tim bisa lebih baik dan kami akan melakukannya.”
Ancelotti lantas mengungkit memori manis dari musim 2021/2022. Madrid juga sempat kalah 0-4 dari Barcelona di Santiago Bernabeu pada Maret 2022, tapi kemudian menjuarai LaLiga dan Liga Champions di akhir musim. “Hasil tidak mencerminkan apa yang terjadi. Mereka pantas menang, tapi tadi pertandingan yang ketat sampai gol pertama,” ujar Ancelotti seperti dilansir Football Espana. “Kami harus belajar dari ini. Kritik ke diri sendiri itu penting. Tapi tidak ada yang sia-sia, babak pertama kami bagus.”
“Kali terakhir kami kalah 4-0 di kandang dari Barcelona, kami juara LaLiga dan Liga Champions. Kami tidak akan berhenti berjuang,” katanya.
Sementara itu, bek Barcelona, Inigo Martinez mengaku Los Blancos sempat membuat Blaugrana kesusahan di awal laga. Los Blancos sebetulnya sempat mencetak gol di menit ke-30 lewat Kylian Mbappe.. Gol itu kemudian dianulir karena berbau offside setelah ditinjau lewat VAR.
“15-20 menit pertama terasa sulit bagi kami karena Madrid menekan. Madrid bagus dalam serangan baliknya,” kata Inigo Martinez, yang dikutip dari AS.
Ini menjadi start yang sip untuk Barcelona, mengingat musim lalu tampil tak konsisten. Inigo merasa musim lalu seperti roller coaster. “Saya pikir ada beberapa pertandingan tahun lalu yang tidak berjalan sesuai keinginan atau seperti roller coaster. Kami sekarang sangat menikmati diri sendiri,” ujar Inigo. (dm)