SATELITNEWS.COM, LEBAK—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak secara masif melakukan imbauan kepada warga agar mewaspadai segala potensi bencana pada musim hujan yang mulai terjadi di Bumi Multatuli. Hal itu dilakukan guna mengurangi risiko bencana.
“Melalui relawan BPBD yang tersebar di 28 kecamatan di Lebak serta koordinasi dengan pemerintah kecamatan, TNI Polri, kita terus melakukan imbauan secara masif kepada warga agar mewaspadai bencana yang ditimbulkan musim penghujan ini,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama, Senin (4/11/2024).
Febby mengungkapkan, imbauan tersebut dilakukan guna mengurangi risiko bencana. Imbauan terus dilakukan mengingat Lebak merupakan salah satu wilayah di Provinsi Banten yang kerap terjadi bencana pada musim penghujan.
Hujan yang kerap terjadi di sore gari dengan intensitas tinggi yang dibarengi dengan angin kencang serta petir patut diwaspadai. Berdasarkan analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kata Febby, bulan November 2024 ini sudah masuk musim penghujan. Oleh karenanya, Febby meminta warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat hujan turun dengan tidak berteduh di bawah pohon, memainkan telepon genggam maupun lainnya yang bisa kontrasi dengan bencana tersebut.
“Lebak memiliki wilayah yang dikelilingi sungai yang rentan banjir, perbukitan yang rawan longsor. Tak hanya itu, wilayah Lebak juga salahsatunya wilayah yang kerap dilanda bencana angin puting beliung,” tutur Febby. “Dari 28 kecamatan terdapat 14 kecamatan yang menjadi titik rawan longsor yakni Bayah, Sobang, Lebakgedong. Cigemblong, Bojongmanik, Cibeber, Muncang, Gunungkencana, Cipanas, Cileles, Cimarga, Cikulur, Leuwidamar dan Cilograng,” kata Febby.
Sementara, terdapat 12 kecamatan yakni Kecamatan Cimarga, Kecamatan Leuwidamar, Kecamatan Rangkasbitung, Maja, Curugbitung, Muncang, Wanasalam, Cibadak, Gunungkencana, Cibeber, Panggarangan dan Bayah. Daerah tersebut, kata Febby merupakan jalur angin yang rawan terjadinya angin kencang atau puting beliung. Jadi selain angin puting beliung, di musim penghujan ini yang juga harus diwaspadai adalah tanah longsor, dan banjir.
“Kepada warga saya mengimbau untuk mewaspadai akan terjadinya potensi kedua bencana tersebut, dengan tetap berada di dalam rumah dan menghindari pohon besar saat terjadi angin kencang,” ujar Febby. “Warga juga diimbau agar melakukan perawatan saluran irigasi mereka sehingga dapat mencegah banjir,” pesannya. (mulyana)