SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Seorang wanita berinisial CMA melompat dari balkon Apartemen Casa De Parco di Desa Sampora, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (3/11) lalu. Perempuan berusia 25 tahun itu diduga melompat dari lantai 30 apartemen tersebut.
Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya membenarkan peristiwa tersebut. Kata dia, insiden itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Pihak kepolisian pun telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
“Benar pada Minggu 3 November 2024 sekitar 21.00 WIB kami dari Polsek Cisauk telah mendatangi TKP adanya korban meninggal dunia di sebuah apartemen di Desa Sampora Cisauk, Kabupaten Tangerang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (4/11).
Kata Dhady, saat ini jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta, untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Setelah dilakukan proseses identifikasi korban berinisial CMA berjenis kelamin wanita umur sekitar 25 tahun. Jenazah korban kami bawa Rumah Sakit Polri Kramat Jati,” sambung Dhady.
Dhady menyampaikan, saat ini pihaknya masih dilakukan penyelidikan atas tewasnya wanita tersebut. Diduga kuat bahwa yang bersangkutan dengan sengaja mengakhiri hidupnya atau bunuh diri.
Baca Juga: Tergiur Gaji Rp9 Juta, Tiga Remaja Perempuan Asal Tangsel Jadi Korban TPPO di Jawa Timur
“Dugaan sementara orang jatuh dari apartemen dari lantai 30,” katanya.
Akibatnya, tubuh CMA yang jatuh dari ketinggian 30 meter membuat hancur pada sejumlah bagian. Kata Dhady diantaranya kaki kanan terputus mulai dari pangkal paha.
“Kaki kanan terputus dari pangkal paha, muka utuh hanya hanya bagian kepala belakang remuk. Kasus ini masih dalam lidik,” pungkasnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary menambahkan kejadian itu bermula saat IM yang bekerja sebagai housekeeping aplikasi Travelio atau perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyewaan apartemen menerima pesanan dari korban pada pukul 18.15 WIB. Ketika itu, mereka bertemu untuk mengecek di Tower Gardena lantai 30. Saksi IM dan korban menuju ke unit di lantai 30 tersebut.
“Setelah selesai pengecekan unit, saksi IM meninggalkan korban kurang lebih pukul 19.50 WIB. Pada pukul 21.00 WIB, petugas keamanan mendengar suara seperti benda jatuh,” ujarnya.
Atas dasar itu, petugas keamanan apartemen, WK dan BS, mendatangi lokasi kejadian. Ternyata mereka menemukan mayat peremupuan.
Baca Juga: Bayi Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Depan Klinik Amalia Pondok Aren
“Saksi 1 yang sedang bertugas sebagai security diajak melihat ke arahnya TKP tersebut. Dan saksi 2 melihat potongan kaki sebelah,” ucapnya. Selanjutnya korban dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, guna dilakukan visum et repertum. (eko)
























